Kalau Tak Mau di Bui, KPK Imbau Kepala Daerah Hindari Tujuh Perbuatan Ini

Pekanbaru, detikriau.org – Direktur Koordinasi Supervisi I KPK RI, Brigjen Didik Agung Widjanarko meminta kepala daerah di Provinsi Riau untuk menghindari tujuh bentuk tindak pidana korupsi.

Ia menerangkan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 JO UU Nomor 20 Tahun 2001, korupsi dirumuskan ke dalam 30 bentuk namun secara umum tindak pidana korupsi tersebut dapat dikelompokkan dalam tujuh bentuk.

“Mohon hindari tujuh bentuk tindak pidana korupsi ini,” katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) program pemberantasan korupsi terintegrasi Kepala Daerah se-Provinsi Riau bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (3/3/2021) kemaren.

Didik menyebutkan, tujuh bentuk tindak pidana tersebut yaitu menyebabkan kerugian keuangan negara. Maksudnya yaitu melakukan tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, menyalahgunakan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri dan merugikan keuangan negara.

Selanjutnya gratifikasi, dimana pejabat penyelenggara negara menerima gratifikasi terkait jabatanya dan berlawanan dengan kewajibannya serta tidak melaporkan kepada KPK dalam waktu 30 hari sejak gratifikasi diterima.

Poin ketiga adalah penggelapan dalam jabatan, yakni pejabat penyelenggara negara melakukan penggelapan uang, memalsukan dokumen pemeriksaan administrasi, membantu membiarkan atau diri sendiri merusak bukti.

Bentuk korupsi yang keempat adalah benturan kepentingan dalam pengadaan, yaitu pejabat penyelenggara negara dengan sengaja baik langsung atau tidak langsung turut serta dalam pengadaan barang yang diurusnya dalam suatu instansi atau perusahaan.

Kelima, tindak pidana korupsi yang harus dihindari adalah perbuatan curang. Tindakan curang oleh pemborong ahli bangunan, pengawas proyek, rekanan TNI/Polri yang merugikan.

Berikutnya pemerasan, dimana pejabat penyelenggara negara melakukan upaya memeras pihak terkait untuk memberikan sesuatu. Serta yang terakhir suap menyuap, upaya suap menyuap dari/kepada pejabat penyelenggara negara karena jabatannya terkait kewenangannya.

“Jangan sampai kita berakhir di penjara. Syukuri apa yang kita miliki adalah nikmat yang luar biasa, kalau kita tidak syukur kita akan tamak rakus,” ungkapnya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan ada beberapa indikasi korupsi yang terjadi saat ini, seperti memiliki mata uang asing dalam jumlah besar, memiliki barang mewah seperti jam, mobil perhiasan dan memiliki banyak rekening bank atas nama orang lain. Selain itu, memiliki aset bernilai tinggi atas nama sendiri atau orang lain, baik itu berupa tanah, rumah, apartemen, ruko dan lain sebagainya.

“Hal-hal tersebut diatas yang tidak sesuai dengan kewajaran,” ungkapnya.

MCR/detikriau

Himpun Aspirasi Masyarakat di Kecamatan dan Desa, Bupati Adil Ikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur

“Bupati Adil Janji Jalan STB-Kepau Baru dan Tj. Sari-Teluk Buntal Tuntas di Tahun 2022”

Meranti, detikriau.org – Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH, membuka sekaligus mengikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur (3T) Tahun 2022, bertempat di Aula Kantor Camat. Dalam kegiatan menjaring aspirasi masyarakat di Kecamatan dan Desa diwilayah Kecamatan 3T itu, Bupati berjanji akan menuntaskan pembangunan Jalan penghubung antar Desa di Wilayah 3 T di tahun 2022, Kamis (4/3/2021).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, Legislator H. Hatta, Pandumaan Siregar, Boby Hariadi, Ketua MUI Kiyai Syaifullah Yusuf Imron, Kepala Bappda Meranti Mardiansyah, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsudin SH MH, Kadiskes Meranti Dr. Misri Hasanto, Plt. Kadisduk Capil Meranti Tujiarto, Kadis Perikanan Meranti Heldi, Kadisnaker Trans, Kepala BKD Meranti Alizar, Camat Tebing Tinggi Timur Wan Fahriarmi, Kapolsek, Danramil, Kasatpol PP Meranti yang diwakili Piskot Ginting, Ketua LAM Imam Basrah, Kades Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, Tokoh Masyarakat/Agama/Pemuda dan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kep. Meranti H.M Adil menjelaskan, sesuai Permendagri No. 86 Tahun 2017, Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Daerah dengan cara menjaring aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang lebih baik dan lebih berpihak kepada Kepentingan Masyarakat.

Untuk itu melalui pelaksanaan musrenbang RKPD itu, Bupati H.M Adil, mengharapkan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas yang diselaraskan dengan rencana pembangunan yang  ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, sehingga cita-cita mulia pembangunan dalam upaya mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tercapai.

Selanjutnya dalam forum tersebut, Bupati memaparkan  kondisi real Meranti saat ini, angka kemiskinan Kabupaten Kepulauan Meranti berkisar 25,28 persen dan menjadi daerah termiskin di Provinsi Riau. Tingkat rata-rata lama sekolah masyarakat Meranti masih rendah hanya sampai Kelas 1 SMP. Selanjutnya, angka pertumbuhan ekonomi juga relatif masih rendah, hanya berkisar di angka 1,15%. Tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi dan di atas rata-rata Provinsi Riau, yaitu di angka 7,94%. 

Kondisi itu mempengaruhi menurunnya daya beli masyarakat, transportasi orang dan barang yang masih mahal, Akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan belum memadai, anjloknya harga-harga komoditi lokal, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ekonomi belum optimal, serta ancaman abrasi pantai, banjir, kebakaran hutan dan lahan. 

Kondisi ini menurut Bupati diperparah dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang semakin menurun. Namun begitu ia akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan itu dengan menjalankan Visi dan Misi yang dijabarkan dalam 7 program strategis.

Bupati Adil berjanji anggaran APBD Meranti yang saat ini berkisar 1 T akan dipergunakan sesuai dengan skala prioritas agar tidak ada lagi masyarakat Meranti yang kurang gizi, dan tidak sekolah karena tak punya biaya.

Adapun Visi dan Misi tersebut adalah “Menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti Maju, Cerdas, dan Bermartabat di Provinsi Riau Indonesia” 

Kemudian sesuai dengan 7 program strategis yang ingin dicapai, khususnya dibidang pembangunan infrastuktur penghubung Bupati H.M Adil berjanji akan menuntaskan pembangunan jalan penghubung Sungai Tohor Barat-Kepau Baru sepanjang 6 KM dan Tanjung Sari-Teluk Buntal ditahun 2022 mendatang.

“Sudah waktunya masyarakat Tebing Tinggi Timur merdeka, Tahun 2022 kita akan tuntaskan pembangunan Jalan penghubung Lukun-Tj. Gadai,” ujarnya.

Kemudian, bidang pemertaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dihadapan para Kades dan tokoh masyarakat, Bupati H.M Adil, akan mengupayakan tiap Desa memiliki lulusan Sarjana S1 50 orang, 5 orang S2 dan Lulusan Dokter.

“Untuk mewujudkannya kita akan menganggarkan dana 12.5 Miliar/Tahun, jika jumlah sarjana banyak, akan meningkatkan kualitas SDM daerah yang akan mendorong terwujudnya Smart City,” jelas Bupati.

Selain itu dalam mewujudkan Smart City, Bupati H.M Adil juga akan menjalankan pelayanan berbasis IT yang terintegrasi, untuk itu ia berharap seluruh Aparatur Pemerintah harus menguasai IT. 

“Dengan IT semua dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, jika tidak kita kuasai maka akan ketinggalan,” ucapnya.

Program strategis selanjutnya adalah dengan mencetak ribuan usahawan baru melalui program ternak Sapi, Kambing dan Ayam. Selain itu juga akan melatih pemuda-pemudi Meranti di BLK agar memiliki keahlian dan mampu mendirikan UMKM dalam upaya menekan angka pengangguran.

Bupati H.M Adil mengaku bukan hanya akan membantu bea siswa untuk pendidikan S1 dan S2, tapi juga akan membantu menyediakan baju dan peralatan belajar bagi anak-anak warga kurang  mampu. 

“Dengan begitu saat musim penerimaan murid baru Bapak/Ibu tidak perlu lagi mikirkan baju dan peralatan sekolah, kita akan bantu,” ucap Bupati.

Sementara dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Bupati Adil akan mengupayakan pembangunan gedung baru RSUD Meranti dengan kapasitas 100 kamar, hal ini dilakukan agar setiap warga Meranti yang sakit dan butuh layanan rawat inap dapat tertampung. 

“Dengan begitu orang Meranti tidak perlu lagi berobat keluar, disamping menyediakan fasilitas kesehatan kita akan menerapkan konsep ketuk pintu layani dengan hati,”jelasnya lagi.

Selanjutnya untuk mewujudkan Visi dan Misi serta program strategis tersebut, diakui Bupati pemerintah daerah tidak mampu bekerja sendiri. Agar berhasip dibutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak, agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terlaksana sesuai target yang diinginkan. 

“Kita mohon juga dukungan dari Legislatif dan juga masyarakat demi suksesnya agenda pembangunan yang sudah direncanakan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga disampaikan Pokok-Pokok Fikiran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipaparkan oleh Legislator Pandumaan Siregar dan H. Hatta. Seperti dibidang peningkatan Infrastukur dasar sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dalam upaya mempermudah aksesbilitas.

Pandumaan mengusulkan kepada Bupati untuk penuntasan pembangunan Infrastruktur jalan Sungai Tohor Barat-Kepau Baru sepanjang 6 KM lebih, Tj. Sari-Teluk Buntal.

“Kita berharap pembangunan jalan ini menjadi skala prioritas di Kec. Tebing Tinggi Timur,”ujar Pandumaan.

Selain jalan Anggota DPRD Meranti Dapil 2 tersebut jug mengusulkan penuntasan Jaringan Listrik untuk meningkatkan Elektrifkasi di Kecamatan 3 T, Pembangunan Gedung Sekolah SDN 07 di Desa Nerlang yang dinilai sudah sangat memprihatinkan, dan yang tak kalah penting adalah penyediaan air bersih melalui Program Pamsimas, serta Penanggulangan Karlahut.

Legislator Meranti H. Hatta berjanji siap mendukung program-program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari DPRD akan mensuport penuh Visi dan Misi Bupati-Wakil Bupati dalam menggesa pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap H. Hatta.

H. Khalid Ali dalam penyampaian pokok fikiran dewan mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu padu dalam mendukung semua program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Meranti yang baru. Dengan meninggalkan segala perbedaan yang seat terjadi disaat Pilkada lalu.

Sekedar informasi Camat Tebing Tinggi Timur Wan Fahriarmi juga berkesempatan menyampaikan berbagai program prioritas RKPD Kecamatan yang diselaraskan dengan Visi dan Misi Bupati, iapun berharap usulan program ini dapat terealisasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adapun Prioritas Kecamatan Tebing Tinggi Timur meliputi : 

1. Pembangunan Pustaka Kecamatan.

2. Pembangunan Rumah Dinas Camat.

3. Jalan Menuju Pelabuhan Kecamatan

4. Pembangunan Turap Pelabuhan Kecamatan.

5. Jaringan Wifi.

6. Pembangunan Gedung Sekolah SDN 07 Desa Nerlang. 

Sekedar informasi, selain membuka dan mengikuti kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Bupati H.M Adil, juga berkesempatan meninjau Centra Sagu Sungai Tohor dan mengunjungi Pondok Pesantren Baburrohmah Binaan Kiyai Syaifullah. Dalam kunjungannya di Pesantren Baburrohmah Bupati H.M Adil berjanji akan mengupayakan pembangunan Masjid dan ruang kelas Pesantren yang dapat dipergunakan sebagai tempat ibadah dan belajar para santri. (Humas Pemkab. Meranti/eko).

Polisi Ringkus 3 Pelaku Aksi Begal di Perairan GAS Awal Februari Lalu. 3 Pelaku Lainnya Masin Buron

Tembilahan, detikriau.org –  Polres Inhil berhasil menangkap tiga pelaku begal yang beraksi diperairan Palongan, Desa Kuala Gaung, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) pada jumat, 5 Februari 2021 yang lalu. Dua orang diantaranya bertindak sebagai eksekutor dan satu orang lainnya penyedia senjata api.

Keterangan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat keseriusan Kapolres Indragiri Hilir bersama tim gabungan.

“Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan  di speedboat  tujuan Tembilahan- Batang tumu tersebut berjumlah enam orang, empat orang sebagai Pelaku Utama dan dua ikut serta. Sampai saat ini tiga pelaku sudah diamankan sedangkan empat pelaku lainya dalam pengejaran,” Disampaikan AKP Indra, kamis (4/3/21)

Dijelaskan Indra, setengah bulan sebelum kejadian,  H, tersangka mempunyai niat ingin melakukan perampokan  terhadap H. Aziz. Tersangka memantau H Aziz yang selalu mengambil uang ke Tembilahan dalam jumlah nominal cukup besar.

“Sesudah memastikan H. Aziz betul membawa uang banyak, Herman kemudian mengajak kedua temannya RB dan YD untuk bersama – sama melakukan perampokan.” ditambahkan Indra

Dalam aksi perampokan terhadap speedboat DH tersebut, uang tunai milik H Aziz sebesar Rp175juta dirampas berikut satu unit telepon selular. Tidak hanya H Aziz, penumpang lainnya juga mengalami kerugian, yakni, H Budiansyah Rp 40 juta berikut dua unit Handphone, Sutrisno Rp3 juta dan 4,5 mayam emas, Said Rp1,3 juta dan satu unit handphone.

“Total kerugian korban dalam aksi perampokan itu mencapat Rp237 juta.” Akhiri AKP Indra./dro

Pilkades Serentak Inhil 2021, Sekda Imbau Seluruh Camat untuk Bersikap Netral

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Drs. H Afrizal MP meminta kepada seluruh Camat untuk bersikap netral menjelang dan selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021.

Jika didapati adanya laporan penjabat Camat tidak mengindahkan imbauan ini dan terlibat dalam politik praktis dengan berpihak kesalah satu bakal calon, Sekda tegaskan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda Afrizal ketika dikonfirmasi wartawan terkait temuan di lapangan adanya dugaan oknum Camat di Inhil yang terkesan mendukung ke salah seorang Kepala Desa (Kades) yang bakal ikut bertarung di Pilkades 12 Oktober mendatang.

“Silahkan membuat laporan jika ada Camat yang tidak netral dan terlibat politik praktis. Semua Camat akan kita ingatkan kembali untuk mensukseskan Pilkades mendatang. Sehingga pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai harapan,” Ujar Afrizal

Sebelumnya, beredar rekaman suara dari salah seorang oknum Camat di Inhil dalam pidato sambutan disebuah kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj pada hari pertama di bulan maret 2021 yang lalu dengan terang menyampaikan dukungan dan bahkan terkesan jelas mengajak warga untuk memilih salah satu bakal calon kades.

Sikap dari pernyataan oknum Camat ini tentu saja menjadikan banyak Tanya ditengah masyarakat./dro

PMD Inhil Gelar Vaksinasi Covid-19

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan program vaksinasi Covid-19, Rabu (3//3/2021). Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh seluruh jajaran Dinas PMD Kabupaten Inhil.

Menurut Kepala Dinas PMD Kabupaten Inhil, Budi N Pamungkas, vaksinasi yang dilaksanakan di Dinas PMD Kabupaten Inhil merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kita membuktikan Dinas PMD itu siap divaksin. Kita menyambut baik program pemerintah, kita mendukung,” ungkap Budi usai mengikuti vaksin di Kantor Dinas PMD Kabupaten Inhil, Tembilahan.

Budi mengungkapkan, vaksinasi dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam interaksi. Apalagi, saat ini, Dinas PMD lebih banyak kontak dengan desa-desa untuk mempersiapkan ajang Pemilihan Kepala Desa Serentak.

“Kita banyak proses, ketemu banyak orang dari desa yang datang, dengan divaksin percaya diri anggota sendiri dapat tumbuh lagi,” jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan kepada Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi bagi para tenaga pendamping desa se-Kabupaten Inhil. Namun, untuk itu masih melihat ketersediaan cadangan vaksin oleh Dinas Kesehatan.

“Kita percayakan Dinas Kesehatan, mereia yang memutuskan. Kalau nanti sudah semua instansi pemerintah daerah, tahap kedua untuk masyarakat dimulai dari pendamping, kita siap,” tutur Budi.

Budi mengapresiasi Dinas Kesehatan selaku pelaksana teknis vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksin yang diawali dengan pimpinan instasi, menurut Budi adalah langkah yang tepat untuk menjadi motivasi bagi seluruh jajaran.

“Ada 2 yang jadi alasan tidak mau divaksin. Pertama, takut efek. Kedua, takut jarum suntik. Kalau takut jarum suntik, cuma kita sendiri, tapi keluarga kan senang. ‘Korbankan’ diri kita sendiri, rasa takut itu,” terang Budi seraya mengaku tidak merasakan efek negatif atau menakutkan seperti kabar yang beredar.

ADVERTORIAL

5 Ha Lahan di Teluk Belengkong Terbakar, upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Tembilahan, detikriau.org – Lahan seluas lebih kurang 5 Hektar di Desa Sumber Jaya, kecamatan Teluk Belengkong, kabupaten Inhil terbakar, Rabu (03/03/2021).

Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan dari Babinsa dan Personil Koramil 06/Kateman yang bertugas di wilayah tersebut. Saat ini seluruh Babinsa Koramil 06/Katemen terus berupaya memadamkan  api bersama aparat terkait agar tidak meluas dan menyebar ketempat lain.  Kegiatan pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar masih tetap berlangsung

“Perkiraan lahan terbakar 5 hektar, kini api belum padam dan masih mengeluarkan asap. Kita sedang melakukan pemadaman,” ungkap Babinsa Koramil 06/Kateman dilokasi.

Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Apdes, dan masyarakat hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.

Empat unit mesin air, selang 14 gulung, parang, cangkul dan ember digunakan dalam upaya pemadaman.

Tanah gambut dengan ketebalan sekira 3 meter dengan kondisi kering menjadi faktor penghambat dalam upaya pemadaman karena diketahui sekam gambut  masih membara dibawah tanah dan berpotensi menimbulkan api berulang.

“Belum lagi angin kencang dan berubah arah, cuaca yang terik, sumber air yang jauh, dan lokasi yang jauh dari Koramil membuat tim sedikit kesulitan melakukan upaya pemadaman. Namun hingga kini, api sudah mulai bisa diatasi,” tuturnya.

Hingga kini, pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib./*/dro

Tingkatkan Kepercayaan Diri, Dinas PMD Inhil Lakukakan Vaksinasi Covid-19

“Galery Foto”

Indragiri Hilir, detikriau.org – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan program vaksinasi Covid-19, Rabu (3//3/2021). Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh seluruh jajaran Dinas PMD Kabupaten Inhil.

Menurut Kepala Dinas PMD Kabupaten Inhil, Budi N Pamungkas, vaksinasi yang dilaksanakan di Dinas PMD Kabupaten Inhil merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Kita membuktikan Dinas PMD itu siap divaksin. Kita menyambut baik program pemerintah, kita mendukung,” ungkap Budi usai mengikuti vaksin di Kantor Dinas PMD Kabupaten Inhil, Tembilahan.

MDPJ 2020, Kinerja BUMDes Sumber Kencana Diapresiasi

“Galery Foto”

Keritang, detikriau.org – Camat Keritang Rudy Fahmi.T. S.STP sampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BUMDesa Sumber Kencana atas pencapaian yang sudah diraih. Keberadaan BUMDesa kedepannya juga diharapkan Camat akan dapat berperan menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.

“Selamat dan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh pengurus BUMDesa Sumber Kencana” tutur Camat keritang saat membuka kegiatan Musyawarah Desa Pertanggungjawaban Tahunan (MDPT) BUMDesa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Senin (1/3)

“Dengan unit usaha yang ada, selain memberikan kontribusi bagi desa, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terlebih membuka peluang kerja bagi masyarakat desa” harap Camat.

Dalam kesempatan itu, sehubungan dengan memasukinya musim kemarau, Camat  juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari membakar lahan.

“Sekarang kita sudah memasuki musim panas, oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menjadikan peluang untuk membakar lahan, mari sama-sama kita jaga agar tidak ada lagi kebakaran hutan/lahan di daerah kita” Pungkas camat

Sebelum menyampaikan sambuatannya Rudy Fahmi berkesempatan melakukan penyerahan santunan kepada anak yatim dari laba BUM Desa.

Dalam laporan pertanggung jawaban yang disampaikan Fathul Ulum Selaku Direktur BUMDesa Sumber Kencana Tahun 2020, yang kemudian estapet kepemimpinannya dilanjutkan oleh Wisnu Topan menyampaikan bahwa BUMDesa Sumber Kencana memiliki beberapa unit usaha.

“BUM Desa Sumber Kencana memiliki beberapa unit usaha yang dijalankan yakni : Unit Simpan Pinjam, Unit Agro Wisata Buah Naga, Unit Depot Air Minum, dan Unit Pasar” jelasnya.

Namun sejauh ini menurutnya Unit Simpan Pinjam masih menjadi Unit primadona yang memberikan kontribusi cukup besar kepada BUMDesa dan Desa.

“Sepanjang tahun 2020 unit usaha simpan pinjam berhasil meraih laba sebesar Rp 74.679.154 .dan secara keseluruhan laba dari BUMDesa Sumber Kencana yakni Rp. 98.136.046 kemudian dari laba tersebut BUMDesa Sumber Kencana berkontribusi menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PAD)sebesar Rp19.627.207” ucap Fathul Ulum.

Sementara itu, Kepala Desa Petalongan Ahmad Fauzi sekaligus menjabat sebagai komisaris pada BUM Desa Sumber Kencana dalam sambutannya mengatakan kedepan ia berharap BUMDesa bisa menyentuh sektor lain yang bisa dijadikan usaha.

“Meskipun ditengah pandemi covid 19 BUMDesa Sumber Kencana tetap mampu berjalan dan bisa memberikan kontribusi bagi Desa, ini adalah satu hal yang luar biasa. Kedepan semoga BUMDesa Sumber Kencana bisa lebih maju lagi dan bisa menyentuh sektor-sektor lainnya” harap Kades.

Hadir dalam kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk transparasi pengelolaan BUMDesa yang laksanakan di gedung serbaguna Desa Petalongan ini, Camat Keritang, Rudy Fahmi.T. S.STP, serta seluruh Fasilitator Masyarakat dan Pendamping Desa Kecamatan Keritang Program DMIJ Plus Terintegrasi./*/ads

Kadis PMD Inhil: Jangan Ada Keberpihakan

Tembilahan, detikriau.org – Pantauan salah satu wartawan di lapangan, ada oknum Camat yang diduga menjadi Juru Bicara Kampanye dan terkesan memihak kepada Kepala Desa (Kades) yang hadir bersamanya di acara peringatan Isra Mi’raj, Senin (1/3/2021).

“Bukankah kita memilih orang-orang yang membawa kita di akhirat kelak adalah tokoh-tokoh agama para ulama. Begitu juga pak Kades (Kepala Desa) ini basic (dasar)nya adalah agama. Saya tau beliau (Kades) dari pasar kembang dan berpendidikan di madrasah, semua di agama,” kata Camat dalam sambutannya.

Hal tersebut tentunya membuat warga yang hadir di sana menjadi heran dan bertanya-tanya kenapa Camat yang baru dilantik tersebut, secara terang-terangan berbicara seperti itu.

“Baiklah bapak-ibu sekalian, bapak kepala desa kita kasih waktu sebentar  mungkin ada yang disampaikan seiring beliau ingin maju di kursi panas Pilkades,” sebut Camat seraya menutup sambutannya.

Atas dugaan adanya salah seorang Oknum Camat di Inhil yang terkesan berpihak kepada salah seorang kades (incambent) yang bakal ikut bertarung di Pilkades nanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Inhil Budi N Pamungkas mengatakan jangan ada keberpihakan.

“Biarkan ini (Pilkades) menjadi pilihan masyarakat sendiri,” imbau Kadis PMD saat dikonfirmasi wartawan tersebut

Jika benar demikian, katanya Budi lagi, untuk penindakan merupakan wewenang dari Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Inhil.

Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Inhil diagendakan 12 Oktober mendatang.

Beberapa putra-putri terbaik daerah pun sudah mulai dikabarkan akan ikut maju sebagai bakal calon. Begitu juga dari incambent yang berkeinginan dan berharap dapat kembali diberi kesempatan untuk menjabat.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Inhil Budi N Pamungkas mengajak agar bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pilkades sehingga berjalan secara aman dan damai.

ADVERTORIAL