Regenerasi Kepemimpinan, Dani M Nursalam Pastikan Lepas Jabatan Sebagai Ketua DPC PKB Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Setelah menjabat selama tiga periode kepengurusan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil, H Dani M Nursalam memastikan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Ketua DPC PKB Inhil pada penyelenggaraan Musyawarah Cabang serentak DPC PKB se-Provinsi Riau yang dipusatkan di Pekanbaru pada 21-22 Maret mendatang.

Menurut Dani, keputusan tersebut diambil dalam upaya mendorong proses regenerasi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Kabupaten Inhil.

“Tugas Saya sudah tunai. Biar ada regenerasi kepemimpinan. Ada beberapa nama yang akan diajukan ke DPP PKB. Kader-kader PKB Inhil yang diajukan itu sudah mumpuni untuk memimpin PKB Inhil 5 tahun ke depan, termasuk untuk menghadapi agenda politik di Inhil ke depan,” tutur Dani melalui sambungan seluler, Rabu (10/3/2021) sore.

Selanjutnya, Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Harian DPW PKB Riau ini merasa kiprah selama 20 tahun di DPC PKB Inhil telah cukup baginya untuk melangkah lebih jauh dalam jenjang karir politik.

Sekilas Dani menceritakan rekam jejaknya di PKB Inhil. Dani mengungkapkan, Dirinya sudah bergabung di PKB sejak tahun 2001. Mulanya, Dia menjabat sebagai Sekretaris DPAC PKB Kecamatan Tembilahan. Beberapa waktu kemudian, ia dipercaya memegang jabatan sebagai Sekretaris DPC  PKB Inhil selama satu periode. Berkat kerja keras dan dedikasi yang tinggi, Dani pun diamanahkan menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Inhil dan terus berlanjut dalam 3 periode kepemimpinan.

“Sudah saatnya regenerasi. Saya rasa 20 tahun itu bukan waktu yang sebentar memimpin PKB Inhil. Ada banyak kesan yang Saya dapatkan selama memimpin PKB Inhil, suka maupun duka,” ujar Dani.

Dalam momen ini, Dani mengucapkan terima kasih atas dukungan juga sumbangsih segenap pengurus, kader dan simpatisan PKB Inhil serta masyarakat luas selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepada  kepemimpinan DPC PKB Inhil yang baru agar tetap melakukan konsolidasi dan senantiasa mempersiapkan diri menyambut setiap ajang kontestasi politik.

“Prestasi yang terus ditingkatkan. Konsolidasi terus dijalankan. Kekurangan kita dalam Pemilu kemarin jadi bahan evaluasi penting untuk kepemimpinan 5 tahun yang akan datang menghadapi agenda Pilpres, Pileg maupun Pilkada,” ungkap Dani yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komisi IV (empat) DPRD Provinsi Riau.

Terdapat sederet nama-nama penting di PKB Kabupaten Inhil yang berpeluang menggantikan posisi H Dani M Nursalam sebagai Ketua DPC atau Dewan Tanfidz PKB Kabupaten Inhil, seperti Iwan Taruna, Edi Gunawan, Muammar Armain, Padly Sofyan hingga H Awandi.

Begitu pula dengan Ketua Dewan Syuro PKB Inhil yang juga akan berganti pada Musyawah Cabang PKB Inhil yang digelar serentak di Pekanbaru. Nama-nama seperti Kyai Mahmud, H Abdul Muis dan lainnya.

Pada gelaran Musyawarah Cabang DPC PKB Inhil yang digelar serentak bersama DPC PKB se-Riau nanti, akan pula mengikutsertakan seluruh Ketua dan Sekretaris Pengurus Anak Cabang atau PAC PKB se-Kabupaten Inhil./*/dro

Pemkab Meranti Tarik Seluruh Kendaraan Dinas

MERANTI, detikriau.org — Jumat (12/3/2021) mendatang merupakan batas waktu bagi seluruh  penanggungjawab atau pengguna kendaraan ‘plat merah’ untuk mengumpulkan aset bergerak milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di halaman Kantor Bupati Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.

Jika tidak juga diserahkan hingga batas waktu yang telah ditentukan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar intruksikan penarikan paksa.

Wabup H Asmar mengungkapkan, hal tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan pendataan barang milik negara khususnya kendaraan dinas milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Saya intruksikan kepada seluruh pengguna kendaraan dinas milik Pemda untuk segera mengumpulkan kendaraannya untuk dilakukan pendataan,” ujar AKBP (Purn) ini disela peninjauan kendaraan dinas yang telah dikumpulkan oleh OPD dihalaman Kantor Bupati, Meranti, Selasa (9/3/2021).

Sementara itu,  Plt Kepala Bidang Aset BPKAD Meranti, Susanti SH, mengungkapkan, sesuai intruksi Bupati H.M Adil SH dan Wabup H. Asmar, pendataan dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang berada di Kantor, Dinas, Badan, Sekretariat dan dua Pemerintah Kecamatan yakni Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.

Dalam pengumpulan dan pendataan aset kendaraan ini, dikatakan Susanti, Bidang Aset bekerjasama dengan Satpol PP.

“Pengumpulan dan pendataan kendaraan dinas ini sesuai dengan perintah Pak Bupati untuk mengetahui secara pasti jumlah kendaraan milik Pemda mulai dari kondisi dan peruntukannya,” ujar Susanti.

Setelah dua hari proses pengumpulan berjalan, terhitung sejak Senin (8/3/2021) kemarin, diakui Susanti, masih banyak kendaraan dinas yang dikuasakan kepada OPD belum diserahkan

Diantaranya yang berada di Dinas Sosial, Disparpora, Disdikbud, DLHK, Dinas Ketahanan Pangan dan BPBD. Meskipun OPD lainnya sudah mulai mengantar.

Ia berharap, sebelum hari Jumat (12/3/2021), mendatang seluruh kendaraan dinas tersebut sudah terkumpul semua.

“Kita berharap kerjasamanya untuk memgumpulkan kendaraan dinas milik Pemda, karena ini merupakan intruksi dari Bupati,” ucap Susanti.

Sementara itu, ia juga menuturkan, bahwa  kendaraan yang akan didata dan dikumpulkan jumlahnya ratusan baik roda dua, roda empat dan enam.

“Kita akan menunggu hingga batas waktu yang telah ditetapkan, jika sampai waktu itu (Jumat (12/3/2021), red) tidak juga diantarkan, maka kita (Bidang Aset, red) bekerjasama dengan Satpol PP akan menarik paksa, jika perlu melibatkan aparat kepolisian,” tegas Susanti.

Terkait pengumpulan kendaraan plat merah itu, ia mengakui, bahwa telah menyurati seluruh OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah dikumpulkan nantinya, akan dilakukan pengecekan kondisi fisik seluruh kendaraan dinas tersebut.

“Kami akan melakukan pengecekan fisik kendaraan disaksikan bupati dan wakil bupati. Kita akan mencatat sesuai kondisi kendaraan. Setelah proses itu selesai maka kendaraan itu akan kembali diserahkan kepada pengguna untuk mendukung operasional mereka,” jelas Susanti.

Ia juga menambahkan, tidak semua kendaraan dinas akan dikumpulkan, terutama yang penggunaannya sangat penting.

“Tidak semua dikumpulkan, seperti ambulan, mobil petugas kebersihan, mobil damkar dan mobil tenaga dokter, ” beber Susanti. (HumPemkabMeranti/eko)

Bupati Inhil ekspos usulan pembangunan dihadapan Anggota DPR RI

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Inhil, HM Wardan ekspos usulan kegiatan pembangunan, baik yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi Riau maupun kewenangan Kabupaten Inhil yang  membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat.

Pemaparan ini disampaikan Bupati  dalam  pertemuan dengan  Anggota Komisi V DPR RI asal Dapil 2, H Syahrul Aidi Maazad, LC. MA dalam agenda kunjungan kerja (kungker) di Aula Kantor Bupati Inhil, Senin (8/3/2021).

Kedatangan anggota DPR RI ini didamping Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Bappenas RI H. Erwin Dimas serta empat Kepala Balai dari Kementerian PUPR RI.

Turut hadir mendampingi Bupati, Anggota DPRD Inhil H Edi Haryanto Sindrang serta sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Inhil.

“Terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya atas kunjungan Bapak Syahrul dan Bapak Erwin Dimas ke Kabupaten Indragiri Hilir. Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih Bapak-bapak Kepala Balai yang telah berkenan hadir di Kabupaten Indragiri Hilir,” Dikatakan Bupati

Dalam eksposnya sejumlah usulan prioritas yang disampaikan Bapati meliputi usulan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan nasional dan turap disepanjang jalan nasional yang merupakan kewenangan langsung dari Kementerian PUPR RI. Selain itu, disampaikan juga usulan yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan RI terkait perbaikan infrastruktur Pelabuhan Samudra Kuala Enok dan perbaikan Infrastruktur Bandara Tempuling melalui Penambahan Run Way Bandara.

Tidak lupa pula, Bupati Inhil juga menyampaikan usulan terhadap program dan kegiatan yang telah dan akan dijalankan oleh Pemkab Inhil khususnya di sektor Perkebunan, Perikanan, Pariwisata, Perumahan dan Pemukiman, serta Program DMIJ Plus Terintegrasi.

H Syahrul nyatakan menyambut baik usulan yang disampaikan Bupati dan berjanji untuk  memperjuangkannya ditingkat pusat, ia juga meminta kepada para Kepala Balai untuk menjadikan catatan penting dalam kegiatan Kementerian PUPR nantinya.

“Insyaallah usulan yang telah disampaikan oleh Bapak Bupati ini akan menjadi perhatian khusus bagi kami bersama-sama dengan Bapak Erwin Dimas, dan akan kami sampaikan kepada Mitra Kerja Komisi V DPR RI yaitu Kementerian PUPR, Perhubungan dan Kementerian Desa, serta Kementerian lainnya sesuai dengan usulan, dan khusus untuk usulan ke Kementerian PUPR agar Bapak-bapak Kepala Balai dapat menjadikannya sebagai catatan penting sebagai skala prioritas”, ujar Politisi PKS ini.

Senada, H. Erwin Dimas dalam sambutannya juga menyambut baik usulan Bupati tersebut dan menyampaikan rasa suka cita atas dukungan penuh dari Bapak Syahrul Aidi untuk memperjuangkan program pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ditingkat pusat.

“Saya menyambut baik segala usulan yang telah disampaikan Bapak Bupati, dan saya juga mengucapkan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Bapak Syahrul Aidi untuk memperjuangkan program-program pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir ditingkat pusat khususnya pada sektor Infrastuktur, Air bersih dan Perkebunan” ungkapnya.

Untuk sekedar menginformasikan, empat Kepala Balai dari Kementerian PUPR RI yang mengunjungi Inhil, yakni Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau, dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Sumatera III./*

Bupati HM Wardan Resmikan Rumah Produksi Program KOTAKU

Tembilahan, detikriau.org – Bupati HM.Wardan meresmikan rumah produksi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) “Sri Gemilang” di Jl.Pangeran hidayat parit 13, Senin (08/3/2021) siang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati HM.Wardan dan pengguntingan pita oleh Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat, Lc, M.A. turut dihadiri kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Riau Ichwanul Ihsan, lurah Tembilahan dan Lurah Tembilahan Hilir.

Bangunan rumah produksi ini merupakan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Livelihood, Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kabupaten Indragiri Hilir.

“Semoga saja bantuan ini menjadi berkah buat masyarakat, ini merupakan “motor” awal untuk bergerak dan kedepannya diharapkan usaha yang dikelola, seperti olahan keripik pisang ini semakin berkembang.” Harap Bupati.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan apa yang sudah dibantu oleh pemerintah ini secara maksimal terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya.

Apa itu Konsep Livelihood dalam Program KOTAKU

Livelihood merupakan istilah generik yang mengandung makna “penghidupan”. Livelihood dalam konteks pembangunan berarti menggambarkan kemampuan (capabilities), kepemilikan sumber daya (sosial dan material), dan kegiatan yang dibutuhkan seseorang atau masyarakat untuk menjalani kehidupannya (Ramli, 2007).

Secara etimologis, livelihood dapat diartikan sebagai aset (alam, manusia, finansial, sosial dan fisik), dan aktifitas dimana akses atas aset dimediasi oleh kelembagaan dan relasi sosial yang secara bersama mendikte hasil yang diperoleh oleh individu maupun keluarga (Seragih, dkk 2007).

Belakangan tahun 2012, konsep pembangunan livelihood ini kemudian “dicangkokan” kedalam pendekatan program kota tanpa kumuh (KOTAKU) sabagai resep pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Program kota tanpa kumuh (KOTAKU) merupakan satu dari 3 agenda pembangunan nasional yang diamanatkan dalam RPJMN 2019-2024 yaitu : (1). Agenda Sejuta Rumah, (2) Agenda Kota Tanpa Kumuh dan (3) Agenda Universal Akses Air Minum, yang juga sekaligus bagian dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam pembangunan global “Sustainable Development Goals (SDG’s).

Satu kesatuan program tadi kemudian dikemas dalam sebuah gerakan “Program 100-0-100”, artinya menargetkan penyediaan 100% akses aman air minun, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak bagi masyarakat hingga tuntas 2030 nanti.

Namun demikian, agar program ini memiliki daya ungkit ekonomi kawasan, karenanya strategi penanganan kumuh dalam program KOTAKU mengalami pergeseran yaitu dari yang sifatnya “penanganan” prasarana dan sarana dasar permukiman, menuju pada pengarusutamaan “pengentasan”, atau yang lazim disebutnya “dari penyediaan infrastruktur dasar di permukiman kumuh eksisting, stop the bleeding, menjadi fokus kepada upaya menangani kumuh eksisting dan mencegah kumuh baru dimasa mendatang melalui pendekatan urban housing and settlement system.

Dalam konteks ini, konsep livelihood diintrodusir (introduce) sebagai penopang bersamaan dengan kegiatan, (1) Penyediaan infrastruktur dasar, (2) Fasilitasi penyediaan hunian baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), (3) Fasilitasi peningkatan kualitas hunian, (4) Fasilitasi pembiayaan perumahan, (5) Tata Ruang dan Pertanahan. Harapannya, agar kegiatan infrastruktur tersebut menjadi daya dukung lingkungan permukiman yang produktif bagi pengembangan ekonomi kawasan yang memberikan penghidupan secara layak bagi warga yang menghuninya.

Domestikasi Konsep Livelihood Dalam Program Kotaku

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) disamping mengupayakan ketidaktersediaan terpenuhinya “satu atau lebih“ (lack one or more) dari 5 indikator sebagai hunian layak yakni, (1) Perumahan tahan lama, (2) Ruang tamu yang memadai, (3) Akses ke air yang lebih baik, (4) Akses ke sanitasi yang memadai dan (5). Keamanan kepemilikan. Juga melakukan intervensi program livelihood di tingkat komunitas yang sudah didomestikasi menjadi program Peningkatan Penghidupan Masyarakat berbasis Komunitas (PPMK).

Tujuan program PPMK adalah memberdayakan masyarakat di lokasi yang telah dilakukan penataan kawasan tadi, agar mampu mengelola asset di lingkungannya menjadi kekuatan ekonomi produktif kawasan baik dari segi keunggulan kompetitif maupun keunggulan komparatif yang dapat memberikan nilai tambah (value added) kawasan, sehingga secara bertahap akan berdampak langsung terhadap meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat.

Dalam konteks ini program PPMK mendorong Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) setempat, menemu kenali sejumlah asset yang ada di lingkungannya, dengan apa yang disebut “Pentagonal Asset” antara lain, (1). Human Capital (Sumberdaya Manusia), (2). Natural Capital (Sumberdaya Alam), (3). Financial Capital (Sumberdaya Keuangan), (4). Social Capital (Sumberdaya Sosial), dan (5). Physical Capital (Sumberdaya Infrastruktur).

Setelah dilakukan analisis terhadap pentagonal asset, berikutnya secara partisipatif, KSM-KSM yang terlibat dalam kegiatan ini merumuskan model bisnis (business model) dan rencana bisnis (business plan) yang kelak dapat dilaksanakan oleh unit-unit bisnis yang ada./prokopim Setda Inhil/kotaku.pu.go.id/detikriau

Polisi Tangkap Kakek 69 Tahun di Gaung

“Tersangka Membakar Enam Hektar Lahan untuk Tanam Jagung dan pisang”

Tembilahan, detikriau.org –  Polisi mengamankan pembakar lahan dan hutan di Desa Belantara Raya Kecamatan Gaung.  M, kakek berusia 69 tahun ini disebutkan membuka lahan dengan cara dibakar untuk ditanami jagung dan pisang.

Kaplres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno dalam keterangan tertulisnya menerangkan, saat diintrogasi, M beralasan dengan dibakar tanah menjadi subur.

“M membakar lahan di Parit 4 Sungai Belanta Dusun Lestari Desa Belantaraya Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, dengan luas lahan yang terbakar sebanyak 6 hektare, yang sebagian besar bukan lahan miliknya.” Ujar AKP Warno

Diterangkan, kronologis penangkapan  berawal dari informasi yang didapat Bhabinkamtibmas Desa Belantaraya Aiptu Edhysah Putra Bangun, akan adanya titik hotspot disekitar Parit 4 Sungai Dusun Lestari, pada rabu 17 Februari 2021 sore.

Aiptu Edhysah kemudian mencari tahu kebenaran titik hotspot tersebut dengan cara menghubungi kepala desa Belantaraya, Hasbullah.

“Selain itu Bhabinkamtibmas juga menghubungi warga yang berdomisili di Parit 4 Sungai Dusun Lestari Desa Belantaraya, M Yani. Saat itulah diketahui kebakaran lahan terjadi,” kata AKP Warno.

Lanjutnya, pada tanggal 18 Februari 2021 pagi, Bhabinkamtibmas Desa Belantaraya mendatangi lokasi dan melihat lahan yang terbakar sudah meluas kurang lebih 4 hektar.

“Dilakukanlah pemadaman bersama masyarakat sekitar karena api terus merambat,” ujarnya.

“Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing memerintahkan Kanit Tipidter dan Kanit Reskrim Sek Gaung untuk melakukan penangkapan terhadap M dan saat ini tersangka sudah diamankan di Mako Polres Inhil,” jelas AKP Warno.

Setelah dilakukan gelar perkara, lahan yang terbakar seluas 6 hektare.

Sebagai barang bukti diamankan berupa satu1 bilah parang dengan panjang kurang lebih 80 centimeter dan satu potong kayu bekas terbakar.

“Tersangka dikenai pasal 108 UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup atau Pasal 187 KUHPidana atau Pasal 188 KUHPidana,” ungkapnya.

Kepala Desa Belantaraya juga mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri dikarenakan Kepala Desa telah melakukan sosialisasi berulang kali tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar. “tetapi masih tetap saja ada warga yang membandel,” Kata Kades./dro

Ketua DPRD Inhil: Peringatan Isra’ Mi’raj Sekaligus Menjadi Momen Merajut Silautarmi

Keritang, detikriau.org – Selain meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT, momen peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi disela sambutannya saat menghadiri peringatan Isra’ dan Mi’raj di Masjid Annur Dusun Garuda, Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (6/3/2021).

“Alhamdulillah, terimakasih atas undangan masyarakat Desa Teluk Kelasa. Ini kali kedua saya datang ke sini, sebagai masyarakat kita harus bangga dengan bapak kepala Desa yang sudah berupaya untuk membangun kampung halaman di Desa Teluk Kelasa,” ucap Ferry

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar Inhil mengatakan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan merupakan momen untuk saling bersilaturahmi sekaligus bersama-sama memikirkan berbagai upaya untuk kemajuan Desa.

“Berkat silaturahmi pula, saya mengetahui apa yang diharapkan masyarakat disini, salah satunya  berupaya memaksimalkan pembangunan Desa. Insyaalah tahun anggaran 2022 saya akan bantu kepala Desa Teluk Kelasa memperjuangkan keinginan masyarakat disini,” sebut Ferry

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Kelasa, Abdul Haris mengucapkan terimakasih atas kesediaan ketua DPRD Inhil hadir dalam peringatan isra’ dan mi’raj di kampung mereka.

“Terimakasih atas kehadiran bapak ketua DPRD Inhil, ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Desa Teluk Kelasa, Karena baru kali ini seorang pimpinan DPRD mau ke pelosok Desa. Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud nantinya,” Harap Abdul Haris.

Untuk sekedar mengabarkan, hadir sebagai penceramah dalam peringatan keagamaan ini Al Ustadz Husaini yang dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa pertemuan yang terjadi dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj Baginda Rasulullah ini tidak lepas dari ridhonya Allah.

“Semoga Allah memberikan ridho atas pertemuan kita ini di acara peringatan Isra’ Mi’raj Baginda Rasulullah Muhammad SAW 1442 hijriah,” ucap Ustadz./dro

Opsnal Polsek KSKP Tembilahan Tangkap Dua Penyalahguna Narkotika. Satu DPO

Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Polres Inhil menangkap dua orang warga Kecamatan Tembilahan Hulu, S (21) dan W (29) atas tindakpidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Sementara satu pelaku lainnya, A, warga Jalan Tanjung Priok Kecamatan Tembilahan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

Diterangkan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno, KSKP menangkap S saat membeli shabu dari temannya, W.

Menurut AKP Warno, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat akan adanya transaksi yang sering dilakukan di Jalan Tanjung Priok, Lorong Tanjung Perak.

“Pada saat itu anggota Opsnal polsek KSKP melakukan penangkapan terhadap S yang kedapatan membawa sabu. Setelah diinterogasi, S mengaku barang tersebut dipesannya dari W. Pemesan melalui aplikasi Messenger dan mereka berdua adalah teman dekat,” ujar AKP Warno, Sabtu (6/3/2021)

Sebelumnya, W menyuruh S ke rumah A (masih DPO) di Jalan Tanjung Priok untuk menggambil sabu seberat 0,40 gram. Saat menggambil sabu, S meninggalkan handphone jenis android untuk dijadikan jaminan kepada A,” kata AKP Warno.

“Lalu tim juga melakukan pengerebekan di rumah A dan berhasil mengamankan W, namun pelaku A tidak sedang berada di rumah,” tukasnya.

Saat ini kedua tersangka yang berhasil diamankan berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek KSKP Tembilahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut./dro

Ketua DPRD Inhil Gelar Peringatan Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Tembilahan, detikriau.org – Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi ST.MT.MM, peringati peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW  pada jum’at (5/3/21) malam

Peringatan yang dilaksanakan dirumah kediaman Dinas, Jalan Swarna Bumi Tembilahan ini juga dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan, unsue Forkopimda Inhil, Tokoh Masyarakat beserta sejumlah tamu undangan lainnya.

Hadir sebagai pengisi tausiyah Al Ustadz Husnaini dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Ferry mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh jama’ah.

“Semoga kita selalu diberikan berkah atas pelaksanaan Isra’ Mi’raj malam ini. Tentunya ini merupakan wadah bagi kita dalam meningkatkan iman dan taqwa kita, serta sebagai upaya menjaga silaturahmi,” Ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Al Ustadz Husaini mengatakan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan sebuah kejadian yang sangat luar biasa.

“Subhanallah, perjalanan luar biasa Baginda Rasulullah sangat istimewa. Isra’ Mi’raj (perjalanan) Baginda Rasulullah hanya dalam satu malam, yakni dari Palestina hingga langit Sidratul Muntaha, tujuannya untuk menerima perintah menunaikan shalat 5 waktu dalm sehari semalam,” Disampaikan Ustadz  Husaini

Selain itu, Husnaini menjelaskan ada tiga alasan kenapa Rasulullah melewati Isra’ Mi’raj dari Palestina ke Sidratil Muntaha.

Pertama, pPermintaan makhluk Allah dari atas langit, memohon kepada allah untuk Rasulullah dinaikan ke Sidratil Muntaha. Kedua untuk menghibur Rasulullah setelah istrinya Siti Khadijah meninggal dunia, dan yang ketiga adalah untuk menjemput perintah shalat 5 waktu.

Terakhir, Al Ustadz Husaini berharap agar semua hadirin mendapatkan berkah dan innayah serta bernilai ibadah dari kegiatan ini.

“Semoga kita mendapatkan berkah, hidayah, innayah dan bernilai ibadah, aaminn yaa Rabbal Alamin,” akhiri Ustadz Husaini./*/dro

Bupati Adil Kungker ke Rangsang Barat, Tinjau Budidaya Kerambah dan Infrastruktur Jalan

Meranti, detikriau.org – Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Rangsang Barat, dalam kegiatan itu, Bupati berksempatan meninjau Budidaya Ikan Kerambah milik warga dan melihat kondisi jalan penghubung antar Kecamatan, Sabtu (6/3/2021).

Turut hadir bersama Bupati, Legislator DPRD Meranti Suji Hartono, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Seperti diketahui, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH-H. Asmar, dalam Visi dan Misinya berkomitmen mewujudkan Meranti Maju, Cerdas dan Bertabat di Provinsi Riau, Indonesia.

Diantara program prioritas yang ingin dijalankan dalam mewujudkan Visi dan Misi itu adalah dengan menciptakan ribuan usahawan melalui  penciptaam ribuan peternak dan nelayan, baik nelayan tangkap maupun budidaya.

Untuk itu dalam setiap kunjungannya Bupati mengintruksikan kepada Camat dan Kades ikut mensukseskan program tersebut melalui pemberian bantuan dan pembinaan kepada warga. Seperti yang dilakukan saat ini dengan mengunjungi lokasi Budidaya Kerambah Ikan Kakap Putih milik Rauf warga Desa Bantar Kecamatan Rangsang Pesisir.

Kadis Perikanan Eldi Saputra mengatakan, Budidaya Ikan Kerambah Kakap Putih milik Rauf tergabung dalam Koperasi Nelayan Samudra Jaya Bersama binaan dari Dinas Perikanan Kep. Meranti. Dalam budidaya Kakap Putih koperasi ini telah menerapkap sistem Pendederan Canggih Pola Segmentasi yakni pembesaran Bibit Kakap Putih berukuran 1-2 CM. 

Melalui pola pendederan ini ribuan bibit Kakap Putih yang sebelumnya berukuran 1-2 CM akan dibesarkan selama 2 bulan atau hingga berukuran 7 CM. Setelah mencapai ukuran 7 CM barulah dijual atau masuk kerambah pembesaran.

“Koperasi Samudra Jaya Bersama salah satu penyedia Kakap Putih ukuran 7 CM di Kepulauan Meranti, selain untuk dijual koperasi ini juga memebesarkan sampai siap panen,” jelas Eldi.

Kemudian melihat keberhasilan pengembangan Kakap Putih tersebut, dalam Diskusinya bersama pemilik kerambah Rauf, Bupati H.M Adil menyampaikan akan memberikan bantuan untuk pengembangan Budaya Kerambah Ikan Kakap Putih ini. Agar semakin berkembang dan dapat ditiru oleh kelompok nelayan lainnya.

Selanjutnya untuk merealisasikan program strategis dibidang pembangunan Infrastruktur Dasar dengan membangun jalan penghubung dari Desa, Kecamatan hingga Kabupaten. Bupati Adil dan rombongan juga berkesempatan melihat jalan rusak di Desa Mekar Baru-Desa Sendaur setibanya dilokasi Bupati memerintahkan Dinas PU untuk segera memperbaiki untuk memperlancar aksesbilitas orang dan barang.

“Saya minta kepada Dinas PU Bina Marga untuk segera memperbaiki agar aksesbilitas semakin lancar,” Pungkasnya. (Humas Pemkab. Meranti/eko).

Bupati Inhil Teken MoU Sidang Itsbat Nikah Terpadu Bersama PA dan Kemenag

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang Sidang Itsbat Nikah Terpadu bersama Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag) pada acara Pelantikandan Serah terima jabatan Ketua TP. PKK Kecamatan se-Kabupaten Inhil, Jumat (5/3/2021) di Tembilahan.

Nota kesepahaman itu menandai kerjasama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Inhil, Pengadilan Agama dan Kementerian Agama dalam upaya memberikan pelayanan bagi masyarakat guna mewujudkan keluarga bahagia, perlindungan perempuan dan anak.

“Pelayanan isbat nikah terpadu bertujuan untuk membantu masyarakat mengesahkan perkawinan, memperoleh buku nikah dan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga dan lain – lain,” tutur Zulaikhah usai penandatanganan MoU yang dirangkai dalam prosesi pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Inhil.

Maraknya fenomena nikah sirri di Kabupaten Inhil, diakui Zulaikhah menjadi penyebab banyaknya keluarga yang tidak memiliki dokumen kewarganegaraan. Hal itu, menurutnya akan berdampak pada sulitnya pemberian bantuan dan pelayanan kepada masyarakat bersangkutan.

“Paling tidak, program ini diharapkan dapat meminimalisir pasangan nikah yang belum punya buku nikah. Apalagi saat ini, buku nikah begitu penting, terutama untuk pengurusan berbagai keperluan administrasi kependudukan,” jelas Zulaikhah.

Dalam pelayanan terpadu, Zulaikhah menjelaskan, pasangan suami-isteri yang sudah nikah secara sah menurut agama diitsbatkan pernikahannya oleh Pengadilan Agama. Kemudian atas dasar penetapan Pengadilan Agama itu, KUA mencatatkan pernikahan dan mengeluarkan Kutipan Akta Nikah berupa Buku Nikah.

“Sementara, Dinas Dukcapil mencatatkan dan mengeluarkan Akta Kelahiran anak-anak dari pasangan yang pernikahannya sudah dicatatkan dan dikeluarkan Buku Nikahnya,” terang Zulaikhah.

Penandatanganan nota kesepahaman dalam rangkaian kegiatan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Inhil yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Ketua Organisasi Wanita, Camat dan segenap pengurus TP PKK se – Kabupaten Inhil serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil/Diskominfo pers Inhil/dro