Arsip Kategori: Semesta Riau

Pemkab Meranti Tarik Seluruh Kendaraan Dinas

MERANTI, detikriau.org — Jumat (12/3/2021) mendatang merupakan batas waktu bagi seluruh  penanggungjawab atau pengguna kendaraan ‘plat merah’ untuk mengumpulkan aset bergerak milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di halaman Kantor Bupati Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.

Jika tidak juga diserahkan hingga batas waktu yang telah ditentukan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar intruksikan penarikan paksa.

Wabup H Asmar mengungkapkan, hal tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan pendataan barang milik negara khususnya kendaraan dinas milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Saya intruksikan kepada seluruh pengguna kendaraan dinas milik Pemda untuk segera mengumpulkan kendaraannya untuk dilakukan pendataan,” ujar AKBP (Purn) ini disela peninjauan kendaraan dinas yang telah dikumpulkan oleh OPD dihalaman Kantor Bupati, Meranti, Selasa (9/3/2021).

Sementara itu,  Plt Kepala Bidang Aset BPKAD Meranti, Susanti SH, mengungkapkan, sesuai intruksi Bupati H.M Adil SH dan Wabup H. Asmar, pendataan dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang berada di Kantor, Dinas, Badan, Sekretariat dan dua Pemerintah Kecamatan yakni Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.

Dalam pengumpulan dan pendataan aset kendaraan ini, dikatakan Susanti, Bidang Aset bekerjasama dengan Satpol PP.

“Pengumpulan dan pendataan kendaraan dinas ini sesuai dengan perintah Pak Bupati untuk mengetahui secara pasti jumlah kendaraan milik Pemda mulai dari kondisi dan peruntukannya,” ujar Susanti.

Setelah dua hari proses pengumpulan berjalan, terhitung sejak Senin (8/3/2021) kemarin, diakui Susanti, masih banyak kendaraan dinas yang dikuasakan kepada OPD belum diserahkan

Diantaranya yang berada di Dinas Sosial, Disparpora, Disdikbud, DLHK, Dinas Ketahanan Pangan dan BPBD. Meskipun OPD lainnya sudah mulai mengantar.

Ia berharap, sebelum hari Jumat (12/3/2021), mendatang seluruh kendaraan dinas tersebut sudah terkumpul semua.

“Kita berharap kerjasamanya untuk memgumpulkan kendaraan dinas milik Pemda, karena ini merupakan intruksi dari Bupati,” ucap Susanti.

Sementara itu, ia juga menuturkan, bahwa  kendaraan yang akan didata dan dikumpulkan jumlahnya ratusan baik roda dua, roda empat dan enam.

“Kita akan menunggu hingga batas waktu yang telah ditetapkan, jika sampai waktu itu (Jumat (12/3/2021), red) tidak juga diantarkan, maka kita (Bidang Aset, red) bekerjasama dengan Satpol PP akan menarik paksa, jika perlu melibatkan aparat kepolisian,” tegas Susanti.

Terkait pengumpulan kendaraan plat merah itu, ia mengakui, bahwa telah menyurati seluruh OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah dikumpulkan nantinya, akan dilakukan pengecekan kondisi fisik seluruh kendaraan dinas tersebut.

“Kami akan melakukan pengecekan fisik kendaraan disaksikan bupati dan wakil bupati. Kita akan mencatat sesuai kondisi kendaraan. Setelah proses itu selesai maka kendaraan itu akan kembali diserahkan kepada pengguna untuk mendukung operasional mereka,” jelas Susanti.

Ia juga menambahkan, tidak semua kendaraan dinas akan dikumpulkan, terutama yang penggunaannya sangat penting.

“Tidak semua dikumpulkan, seperti ambulan, mobil petugas kebersihan, mobil damkar dan mobil tenaga dokter, ” beber Susanti. (HumPemkabMeranti/eko)

Bupati Adil Kungker ke Rangsang Barat, Tinjau Budidaya Kerambah dan Infrastruktur Jalan

Meranti, detikriau.org – Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, melakukan Kunjungan Kerja di Kecamatan Rangsang Barat, dalam kegiatan itu, Bupati berksempatan meninjau Budidaya Ikan Kerambah milik warga dan melihat kondisi jalan penghubung antar Kecamatan, Sabtu (6/3/2021).

Turut hadir bersama Bupati, Legislator DPRD Meranti Suji Hartono, Camat Rangsang Barat Ratna Juwita, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Seperti diketahui, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH-H. Asmar, dalam Visi dan Misinya berkomitmen mewujudkan Meranti Maju, Cerdas dan Bertabat di Provinsi Riau, Indonesia.

Diantara program prioritas yang ingin dijalankan dalam mewujudkan Visi dan Misi itu adalah dengan menciptakan ribuan usahawan melalui  penciptaam ribuan peternak dan nelayan, baik nelayan tangkap maupun budidaya.

Untuk itu dalam setiap kunjungannya Bupati mengintruksikan kepada Camat dan Kades ikut mensukseskan program tersebut melalui pemberian bantuan dan pembinaan kepada warga. Seperti yang dilakukan saat ini dengan mengunjungi lokasi Budidaya Kerambah Ikan Kakap Putih milik Rauf warga Desa Bantar Kecamatan Rangsang Pesisir.

Kadis Perikanan Eldi Saputra mengatakan, Budidaya Ikan Kerambah Kakap Putih milik Rauf tergabung dalam Koperasi Nelayan Samudra Jaya Bersama binaan dari Dinas Perikanan Kep. Meranti. Dalam budidaya Kakap Putih koperasi ini telah menerapkap sistem Pendederan Canggih Pola Segmentasi yakni pembesaran Bibit Kakap Putih berukuran 1-2 CM. 

Melalui pola pendederan ini ribuan bibit Kakap Putih yang sebelumnya berukuran 1-2 CM akan dibesarkan selama 2 bulan atau hingga berukuran 7 CM. Setelah mencapai ukuran 7 CM barulah dijual atau masuk kerambah pembesaran.

“Koperasi Samudra Jaya Bersama salah satu penyedia Kakap Putih ukuran 7 CM di Kepulauan Meranti, selain untuk dijual koperasi ini juga memebesarkan sampai siap panen,” jelas Eldi.

Kemudian melihat keberhasilan pengembangan Kakap Putih tersebut, dalam Diskusinya bersama pemilik kerambah Rauf, Bupati H.M Adil menyampaikan akan memberikan bantuan untuk pengembangan Budaya Kerambah Ikan Kakap Putih ini. Agar semakin berkembang dan dapat ditiru oleh kelompok nelayan lainnya.

Selanjutnya untuk merealisasikan program strategis dibidang pembangunan Infrastruktur Dasar dengan membangun jalan penghubung dari Desa, Kecamatan hingga Kabupaten. Bupati Adil dan rombongan juga berkesempatan melihat jalan rusak di Desa Mekar Baru-Desa Sendaur setibanya dilokasi Bupati memerintahkan Dinas PU untuk segera memperbaiki untuk memperlancar aksesbilitas orang dan barang.

“Saya minta kepada Dinas PU Bina Marga untuk segera memperbaiki agar aksesbilitas semakin lancar,” Pungkasnya. (Humas Pemkab. Meranti/eko).

Kalau Tak Mau di Bui, KPK Imbau Kepala Daerah Hindari Tujuh Perbuatan Ini

Pekanbaru, detikriau.org – Direktur Koordinasi Supervisi I KPK RI, Brigjen Didik Agung Widjanarko meminta kepala daerah di Provinsi Riau untuk menghindari tujuh bentuk tindak pidana korupsi.

Ia menerangkan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 JO UU Nomor 20 Tahun 2001, korupsi dirumuskan ke dalam 30 bentuk namun secara umum tindak pidana korupsi tersebut dapat dikelompokkan dalam tujuh bentuk.

“Mohon hindari tujuh bentuk tindak pidana korupsi ini,” katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) program pemberantasan korupsi terintegrasi Kepala Daerah se-Provinsi Riau bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (3/3/2021) kemaren.

Didik menyebutkan, tujuh bentuk tindak pidana tersebut yaitu menyebabkan kerugian keuangan negara. Maksudnya yaitu melakukan tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, menyalahgunakan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri dan merugikan keuangan negara.

Selanjutnya gratifikasi, dimana pejabat penyelenggara negara menerima gratifikasi terkait jabatanya dan berlawanan dengan kewajibannya serta tidak melaporkan kepada KPK dalam waktu 30 hari sejak gratifikasi diterima.

Poin ketiga adalah penggelapan dalam jabatan, yakni pejabat penyelenggara negara melakukan penggelapan uang, memalsukan dokumen pemeriksaan administrasi, membantu membiarkan atau diri sendiri merusak bukti.

Bentuk korupsi yang keempat adalah benturan kepentingan dalam pengadaan, yaitu pejabat penyelenggara negara dengan sengaja baik langsung atau tidak langsung turut serta dalam pengadaan barang yang diurusnya dalam suatu instansi atau perusahaan.

Kelima, tindak pidana korupsi yang harus dihindari adalah perbuatan curang. Tindakan curang oleh pemborong ahli bangunan, pengawas proyek, rekanan TNI/Polri yang merugikan.

Berikutnya pemerasan, dimana pejabat penyelenggara negara melakukan upaya memeras pihak terkait untuk memberikan sesuatu. Serta yang terakhir suap menyuap, upaya suap menyuap dari/kepada pejabat penyelenggara negara karena jabatannya terkait kewenangannya.

“Jangan sampai kita berakhir di penjara. Syukuri apa yang kita miliki adalah nikmat yang luar biasa, kalau kita tidak syukur kita akan tamak rakus,” ungkapnya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan ada beberapa indikasi korupsi yang terjadi saat ini, seperti memiliki mata uang asing dalam jumlah besar, memiliki barang mewah seperti jam, mobil perhiasan dan memiliki banyak rekening bank atas nama orang lain. Selain itu, memiliki aset bernilai tinggi atas nama sendiri atau orang lain, baik itu berupa tanah, rumah, apartemen, ruko dan lain sebagainya.

“Hal-hal tersebut diatas yang tidak sesuai dengan kewajaran,” ungkapnya.

MCR/detikriau

Himpun Aspirasi Masyarakat di Kecamatan dan Desa, Bupati Adil Ikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur

“Bupati Adil Janji Jalan STB-Kepau Baru dan Tj. Sari-Teluk Buntal Tuntas di Tahun 2022”

Meranti, detikriau.org – Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH, membuka sekaligus mengikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur (3T) Tahun 2022, bertempat di Aula Kantor Camat. Dalam kegiatan menjaring aspirasi masyarakat di Kecamatan dan Desa diwilayah Kecamatan 3T itu, Bupati berjanji akan menuntaskan pembangunan Jalan penghubung antar Desa di Wilayah 3 T di tahun 2022, Kamis (4/3/2021).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, Legislator H. Hatta, Pandumaan Siregar, Boby Hariadi, Ketua MUI Kiyai Syaifullah Yusuf Imron, Kepala Bappda Meranti Mardiansyah, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsudin SH MH, Kadiskes Meranti Dr. Misri Hasanto, Plt. Kadisduk Capil Meranti Tujiarto, Kadis Perikanan Meranti Heldi, Kadisnaker Trans, Kepala BKD Meranti Alizar, Camat Tebing Tinggi Timur Wan Fahriarmi, Kapolsek, Danramil, Kasatpol PP Meranti yang diwakili Piskot Ginting, Ketua LAM Imam Basrah, Kades Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, Tokoh Masyarakat/Agama/Pemuda dan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kep. Meranti H.M Adil menjelaskan, sesuai Permendagri No. 86 Tahun 2017, Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Daerah dengan cara menjaring aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang lebih baik dan lebih berpihak kepada Kepentingan Masyarakat.

Untuk itu melalui pelaksanaan musrenbang RKPD itu, Bupati H.M Adil, mengharapkan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang paling prioritas yang diselaraskan dengan rencana pembangunan yang  ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, sehingga cita-cita mulia pembangunan dalam upaya mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tercapai.

Selanjutnya dalam forum tersebut, Bupati memaparkan  kondisi real Meranti saat ini, angka kemiskinan Kabupaten Kepulauan Meranti berkisar 25,28 persen dan menjadi daerah termiskin di Provinsi Riau. Tingkat rata-rata lama sekolah masyarakat Meranti masih rendah hanya sampai Kelas 1 SMP. Selanjutnya, angka pertumbuhan ekonomi juga relatif masih rendah, hanya berkisar di angka 1,15%. Tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi dan di atas rata-rata Provinsi Riau, yaitu di angka 7,94%. 

Kondisi itu mempengaruhi menurunnya daya beli masyarakat, transportasi orang dan barang yang masih mahal, Akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan belum memadai, anjloknya harga-harga komoditi lokal, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ekonomi belum optimal, serta ancaman abrasi pantai, banjir, kebakaran hutan dan lahan. 

Kondisi ini menurut Bupati diperparah dengan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang semakin menurun. Namun begitu ia akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan itu dengan menjalankan Visi dan Misi yang dijabarkan dalam 7 program strategis.

Bupati Adil berjanji anggaran APBD Meranti yang saat ini berkisar 1 T akan dipergunakan sesuai dengan skala prioritas agar tidak ada lagi masyarakat Meranti yang kurang gizi, dan tidak sekolah karena tak punya biaya.

Adapun Visi dan Misi tersebut adalah “Menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti Maju, Cerdas, dan Bermartabat di Provinsi Riau Indonesia” 

Kemudian sesuai dengan 7 program strategis yang ingin dicapai, khususnya dibidang pembangunan infrastuktur penghubung Bupati H.M Adil berjanji akan menuntaskan pembangunan jalan penghubung Sungai Tohor Barat-Kepau Baru sepanjang 6 KM dan Tanjung Sari-Teluk Buntal ditahun 2022 mendatang.

“Sudah waktunya masyarakat Tebing Tinggi Timur merdeka, Tahun 2022 kita akan tuntaskan pembangunan Jalan penghubung Lukun-Tj. Gadai,” ujarnya.

Kemudian, bidang pemertaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dihadapan para Kades dan tokoh masyarakat, Bupati H.M Adil, akan mengupayakan tiap Desa memiliki lulusan Sarjana S1 50 orang, 5 orang S2 dan Lulusan Dokter.

“Untuk mewujudkannya kita akan menganggarkan dana 12.5 Miliar/Tahun, jika jumlah sarjana banyak, akan meningkatkan kualitas SDM daerah yang akan mendorong terwujudnya Smart City,” jelas Bupati.

Selain itu dalam mewujudkan Smart City, Bupati H.M Adil juga akan menjalankan pelayanan berbasis IT yang terintegrasi, untuk itu ia berharap seluruh Aparatur Pemerintah harus menguasai IT. 

“Dengan IT semua dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, jika tidak kita kuasai maka akan ketinggalan,” ucapnya.

Program strategis selanjutnya adalah dengan mencetak ribuan usahawan baru melalui program ternak Sapi, Kambing dan Ayam. Selain itu juga akan melatih pemuda-pemudi Meranti di BLK agar memiliki keahlian dan mampu mendirikan UMKM dalam upaya menekan angka pengangguran.

Bupati H.M Adil mengaku bukan hanya akan membantu bea siswa untuk pendidikan S1 dan S2, tapi juga akan membantu menyediakan baju dan peralatan belajar bagi anak-anak warga kurang  mampu. 

“Dengan begitu saat musim penerimaan murid baru Bapak/Ibu tidak perlu lagi mikirkan baju dan peralatan sekolah, kita akan bantu,” ucap Bupati.

Sementara dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Bupati Adil akan mengupayakan pembangunan gedung baru RSUD Meranti dengan kapasitas 100 kamar, hal ini dilakukan agar setiap warga Meranti yang sakit dan butuh layanan rawat inap dapat tertampung. 

“Dengan begitu orang Meranti tidak perlu lagi berobat keluar, disamping menyediakan fasilitas kesehatan kita akan menerapkan konsep ketuk pintu layani dengan hati,”jelasnya lagi.

Selanjutnya untuk mewujudkan Visi dan Misi serta program strategis tersebut, diakui Bupati pemerintah daerah tidak mampu bekerja sendiri. Agar berhasip dibutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak, agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terlaksana sesuai target yang diinginkan. 

“Kita mohon juga dukungan dari Legislatif dan juga masyarakat demi suksesnya agenda pembangunan yang sudah direncanakan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga disampaikan Pokok-Pokok Fikiran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipaparkan oleh Legislator Pandumaan Siregar dan H. Hatta. Seperti dibidang peningkatan Infrastukur dasar sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dalam upaya mempermudah aksesbilitas.

Pandumaan mengusulkan kepada Bupati untuk penuntasan pembangunan Infrastruktur jalan Sungai Tohor Barat-Kepau Baru sepanjang 6 KM lebih, Tj. Sari-Teluk Buntal.

“Kita berharap pembangunan jalan ini menjadi skala prioritas di Kec. Tebing Tinggi Timur,”ujar Pandumaan.

Selain jalan Anggota DPRD Meranti Dapil 2 tersebut jug mengusulkan penuntasan Jaringan Listrik untuk meningkatkan Elektrifkasi di Kecamatan 3 T, Pembangunan Gedung Sekolah SDN 07 di Desa Nerlang yang dinilai sudah sangat memprihatinkan, dan yang tak kalah penting adalah penyediaan air bersih melalui Program Pamsimas, serta Penanggulangan Karlahut.

Legislator Meranti H. Hatta berjanji siap mendukung program-program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari DPRD akan mensuport penuh Visi dan Misi Bupati-Wakil Bupati dalam menggesa pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap H. Hatta.

H. Khalid Ali dalam penyampaian pokok fikiran dewan mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu padu dalam mendukung semua program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Meranti yang baru. Dengan meninggalkan segala perbedaan yang seat terjadi disaat Pilkada lalu.

Sekedar informasi Camat Tebing Tinggi Timur Wan Fahriarmi juga berkesempatan menyampaikan berbagai program prioritas RKPD Kecamatan yang diselaraskan dengan Visi dan Misi Bupati, iapun berharap usulan program ini dapat terealisasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Adapun Prioritas Kecamatan Tebing Tinggi Timur meliputi : 

1. Pembangunan Pustaka Kecamatan.

2. Pembangunan Rumah Dinas Camat.

3. Jalan Menuju Pelabuhan Kecamatan

4. Pembangunan Turap Pelabuhan Kecamatan.

5. Jaringan Wifi.

6. Pembangunan Gedung Sekolah SDN 07 Desa Nerlang. 

Sekedar informasi, selain membuka dan mengikuti kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Bupati H.M Adil, juga berkesempatan meninjau Centra Sagu Sungai Tohor dan mengunjungi Pondok Pesantren Baburrohmah Binaan Kiyai Syaifullah. Dalam kunjungannya di Pesantren Baburrohmah Bupati H.M Adil berjanji akan mengupayakan pembangunan Masjid dan ruang kelas Pesantren yang dapat dipergunakan sebagai tempat ibadah dan belajar para santri. (Humas Pemkab. Meranti/eko).

Polres Kepulauan Meranti Akan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Meranti, detikriau.id – Jangan bakar lahan dan hutan jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Jika memang ditemukan atau ditangkap ada pelaku pembakaran hutan dan lahan, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Penegasan Kapolres tersebut, terkait dengan terpantaunya beberapa titik api di daerah itu. Titik api tersebut muncul diduga akibat masyarakat melakukan pembakaran hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang.

“Kita tidak main-main soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Siapapun pelakunya bila terbukti membakar hutan dan lahan pada musim kemarau akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Eko Wimpiyanto, Ahad (28/2/2021).

Menurutnya, dampak karhutla sangat merugikan, baik terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian. “Karena itu, jangan coba-coba untuk membakar hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang ini,” pesannya.

Eko Wimpiyanto menjelaskan, pada Sabtu 27 Februari 2021, titik api terpantau di tujuh desa wilayah Pulau Rangsang. Yakni, Desa Tenggayun Raya, Desa Sungai Gayung Kiri, Desa Citra Damai, Desa Sungai Tanjung Gemuk, Desa Sendaur, Desa Tanah Merah, dan Desa Tanjung Kedabu.

Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat Peduli Api (MPA) dan masyarakat setempat pun berjibaku memadamkan api.

“Saat ini personel gabungan masih standbye di TKP dan melakukan upaya pendinginan. TKP juga sudah dipasang police line,” jelasnya. /*

HM Adil: Jika dalam memimpin kami melenceng silahkan diingatkan

“Gelaran Acara Tahlilan dan Silahturahmi ucapan syukur atas suksesnya pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Meranti”

“Janji Siap Wujudkan 7 Program Strategis H. Adil-H. Asmar”

Meranti,detikriau.org – Bentuk rasa syukur atas lancarnya proses pelantikan dirinya sebagai Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil SH bersama Wakil Bupati H. Asmar, menggelar tahlilan dan doa bersama dikediaman Bupati Meranti H.M Adil Jalan Alah Air, Selatpanjang, Jumat malam (26/2/2021).

Dalam kegiatan yang dikemas dengan acara silahturahmi bersama para kiyai dan tokoh masyarakat itu, Bupati Meranti kembali tegaskan akan laksanakan 7 program strategis, salah satunya mengelontorkan dana 12.5 Miliar/Tahun untuk Bea Siswa anak-anak Meranti.

Turut hadir dalam acara, Sekdakab. Meranti Dr. H. Kamsol, Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, Para Ketua Thoriqoh Nagsyabandiyah KH. Hasbullah, KH. Saleh, KH Mustafa, KH. Syaifullah, KH. Dr. Imam Ghazali, Wakil Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali, Legisltor DPRD Meranti KH. Khusairi, Kajari Meranti Budi Rahardjo, Kapolres Meranti bersama Forkopimda lainnya, Imam Masjid/Imam Mushola, Jajaran Pejabat Dilingkungan Pemkab. Meranti, Dewan Suro Nahlatul Ulama, Tokoh Agama/Masyarakat/Pemuda dan lainnya.

Adil dalam sambutannya mengatakan kegiatan tahlilan sekaligus doa bersama ini sengaja digelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas lancarnya proses pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Meranti H.M Adil SH-H. Asmar, oleh Gubernur Riau di Pekanbaru. 

Selain itu juga untuk bersilahturahmi dengan para Kiyai dan tokoh masyarakat agar tercipta kekompakan dan sinergitas program untuk bersama-sama membangun Meranti yang maju, cerdas dan bermartabat sesuai dengan Visi dan Misi Adil-Asmar.

Dirinya menambahkan tahlilan seperti ini sekaligus untuk mendoakan agar Meranti semakin maju dan berkembang dan terbebas dari Pandemi Virus Covid-19 yang hingga saat ini masih menghantui menjadi seperti sediakala.

Selanjutnya dihadapan para Kiyai dan tokoh masyarakat yang hadir, Bupati Meranti H.M Adil kembali menegaskan konsistensinya untuk melaksanakan 7 program strategis yang pernah dijanjikan saat mencalon. H. Adil sadar kalau janji itu adalah tanggungjawab yang harus direalisasikannya untuk masyarakat dan bukan sekedar janji belaka.

Salah satu yang akan direalisasikan Bupati Adil dalam upaya membangun SDM dan meningkatkan kecerdasan masyarakat adalah mengagggarkan anggaran sebesar 12.5 Miliar untuk Bea Siswa anak-anak Meranti yang kuliah di Perguruan Tinggi.

“Tiap tahun kita akan menggarkan dana sebesar 12.5 Miliar untuk biaya sekolah anak-anak Meranti, jadi bagi masyarakat yang tak punya biaya jangan kawatir kita yang akan menyekolahkan anak bapak dan ibu, baik di Selatpanjang maupun diluar daerah,” ucap Bupati.

Selanjutnya mewujudkan janji sepeda yang akan diberikan kepada anak-anak Meranti kurang mampu untuk menunjang transportasi menuju sekolah.

“Kita juga akan memberikan sepeda untuk anak-anak Se-Meranti yang kurang mampu,”tambahnya.

Dan yang tak penting adalah program pemberdayaan masyarakat melalui pemberian pelatihan peningkatan Skill sehingga masyarakat lebih kreatif dan mampu mandiri secara ekonomi, program ini sekaligus untuk menekan angka pengangguran yang semakin meningkat terdampak dari Pandemi Covid-19 saat ini.

“Dengan pelatihan yang akan kita lakukan masyarakat dapat lebih kreatif dan mandiri dalam upaya membangkitkan ekonomi masyarakat ditengah Pandemi Covid-19,” ujarnya lagi.

Kemudian untuk dapat merealisasikan Visi dan Misinya, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Meranti H.M. Adil-H. Asmar sangat menyadari tidak hanya diperlukan kerja keras tapi juga dukungan dan sinergitas dari semua pihak yang mendoakan pasangan Bupati terpilih itu agar selalu ingat akan janjinya.

“Saya juga minta doa masyarakat agar setiap mengeluarkan kebijakan selalu ingat dengan masyarakat sehingga benar-benar bermanfaat bagi warga dan kedepan Meranti tidak lagi menjadi Kabupaten termiskin dan SDM rendah, dan doa itu penting untuk penyemangat kami,” harapnya.

Bahkan Bupati Adil menegaskan siap dikritik dan didemo jika dalam penyelenggaraan pemerintahan keluar jalur atau tak sesuai dengan janji sebelumnya.

“Jika dalam penyelenggaran kami melenceng silahkan diingatkan, silahkan datang ke kantor Bupati untuk berdiskusi,” ucapnya.

Tak lupa untuk mewujudkan Clean And Good Goverment, Bupati Meranti H.M Adil siap menggandeng aparat hukum khususnya Kejaksaan dalam hal pembinaan ASN agar tidak terjerumus pada hal yang melanggar aturan. 

“Untuk menggelar pemerintahan yang bersih kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Kejari dan institusi penegak hukum lainnya, agar tidak ada lagi ASN yang terjerumus pada hal yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Kegiatan Tahlilan doa bersama yang dikemas dengan acara silahturahmi itu ditutup dengan mendengarkan Tausiah dari K.H. Dr. Imam Ghazali Pengurus Cabang Nahlatul Ulama Kep. Meranti yang memaparkar pentingnya menjaga kerukunan dan kekompakan jika ingin meraih keberkahan dari Allah SWT. (Humas Pemkab. Meranti/eko).

Tiba di Meranti, H Adil: Jabatan itu amanah yang melekat sebuah tanggungjawab kepada masyarakat.

Meranti, detikriau.org – Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil-Asmar tiba di Selatpanjang  melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Jumat (26/2/2021) sore.

Pasangan pemimpin tertinggi di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu disambut oleh Sekda Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Eko Wimpiyanto, Jajaran Pejabat dilingkungan Pemkab Meranti, Tokoh Masyarakat/Agama serta Simpatisan.

Rombongan disambut dengan pengalungan bunga dilanjutkan dengan tarian dan pencak silat, setelah itu langsung bertolak ke kediaman H. Adil di jalan Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Sebelum sampai di kediaman rombongan berhenti di simpang jalan Perjuangan, sekitar 200 meter dari kediaman Bupati.

Disitu H. Adil dan H. Asmar turun dari kendaraan dinas dengan mengenakan baju PDU lengkap mulai berjalan kaki sampai ke kediaman Bupati H.M Adil. Hal tersebut dilakukan seperti dikatakan Bupati adalah untuk menyapa secara langsung masyarakat yang sedari tadi telah menunggu kehadirannya

Pantauan media, sambil berjalan kaki, mereka menyapa ratusan masyarakat yang menyambut pasangan Bupati dan Wakil Bupati Meranti terpilih tersebut.

Sesampai di kediaman H. Adil juga meladeni seluruh masyarakat yang ingin berfoto dengan dirinya.

Di tengah-tengah penyambutannya Adil yang sempat diwawancara menyampaikan rasa syukur atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Meranti oleh Gubernur Riau dan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyatakat atas dirinya dan Wakil Bupati.

Terkait dekorasi rumah kediamanya yang dibuat hijau putih diakui Bupati H.M Adil adalah hal biasa tidak ada yang terlalu istimewa.

“Rumah ya saya rasa biasa-biasa saja kok jadi begini, jadi hijau putih. Saya gak pernah berpikir begini saya rasa biasa-biasa saja, karena saya minta biasa-biasa saja,” ujarnya sambil melihat dekorasi rumahnya.

Begitu juga saat ditanya bagaimana perasaanya setelah dilantik sebagai orang nomor satu di Kepulauan Meranti. H. Adil mengaku tidak ada perasaan berlebihan karena ia menyadari kalau Jabatan itu adalah amanah yang melekat sebuah tanggungjawab kepada masyarakat.

“Saya itu biasa-biasa saja. Karena ini jabatan ya harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Selanjutnya untuk mewujudkan Visi dan Misinya Bupati H.M Adil dan pasangannya H. Asmar mengaku tidak mau membuang-buang waktu dimana pada hari Senin esok, dirinya akan langsung masuk kantor dan mengumpulkan seluruh pejabat untuk diberikan pengarahan.

“Secepatnya kita kerja, jadi saya dan pak haji Asmar sudah komitmen hari Senin kita sudah mulai kerja,” ujarnya.

Dihari pertama masuk kerja Senin depan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih ini akan segera melaksanakan 7 program strategis yang telah dicanangkannya saat mencalon.

Dijelaskannya untuk melaksanakan seluruh programnya dirinya akan segera melaksanakan rapat dengan seluruh OPD di lingkungan pemerintah Kepulauan Meranti. “Senin kita akan upacara dan ada pengarahan. Selanjutnya kita akan dapat dengan OPD yang ada di Meranti di situ kita akan evaluasi kinerja-kinerja,” pungkasnya. (Humas Pemkab. Meranti/eko)

Penling Seputaran Selatpanjang, Polisi Imbau Warga Taati Prokes

SELATPANJANG, detikriau.org – Personel kepolisian dari Satlantas Polres Kepulauan Meranti melaksanakan penerangan keliling (penling) di wilayah Selatpanjang, Selasa 23 Februari 2021.

Dengan menggunakan pengeras suara, mereka menyampaikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan agar disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19, yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk mengatakan, penling ini rutin digelar. Tujuannya, agar masyarakat di kabupaten itu jauh dari penularan Covid-19.

“Peran masyarakat sangat besar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Eko Wimpiyanto.

Kapolres berharap, seluruh masyarakat mendukung dan melaksanakan kebijakan adaptasi kebiasaan baru sebagai kebiasaan sehari-hari dengan disiplin dan penuh kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri. “Kalau sayang diri, sayang keluarga dan peduli dengan orang lain di sekitar kita, maka protokol kesehatan harus dijalankan,” pesannya./*/eko

H. Irwan M.Si, Serahkan Mobil Dinas dan Rumdis Belokasi di Pekanbaru

Pekanbaru, detikriau.org – Mantan Bupati Kepulauan Meranti 2 Periode, Drs. H. Irwan M.Si, menyadari bahwa aset Pemerintah Daerah yang digunakanya selama menjabat sebagai Bupati adalah sebuah titipan, untuk itu setelah dirinya tak lagi menjabat Bupati semua aset langsung dikembalikan, terakhir mobil dinas dan rumah yang berada di Pekanbaru pada Senin (22/2/2021).

Penyerahan aset Pemda terakhir yang digunakan H. Irwan itu langsung diberikan ketangan Kabag Umum Sekdakab Meranti Adi Pranoto di Pekanbaru.

Sekedar informasi, sebelumnya selang beberapa menit setelah serah terima jabatan Bupati Kep. Meranti kepada Plh. Bupati Dr. H. Kamsol MM, tanpa menunggu lama langsung menyerahkan rumah dan mobil dinas jenis sedan merek Toyota Camry di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, mantan Bupati Kepulauan Meranti ini.

Dan kini beliau juga menyerahkan dua mobil dinas dan rumah mewah yang berada di Pekanbaru yang sebelumnya dipergunakan untuk urusan kedinasan di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Adapun dua mobil mewah yang menjadi kendaraan dinas tersebut adalah berjenis Jeep 2500 CC dengan merek Range Rover dan mobil merek Fortuner yang dibeli pada tahun 2018 lalu.

Sementara satu unit rumah mewah yang terletak di Jalan Kurnia No 10 Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Rumah yang dijadikan sebagai mess pejabat itu dibeli dengan harga Rp6 miliar lebih pada tahun 2014 silam.

Dengan telah dikembalikanya semua aset milik Pemda tersebut H. Irawan berharap dapat dimanfaatkan segera oleh Kepala Daerah selanjutnya.

“Dengan berakhirnya jabatan saya sebagai bupati, semua aset sudah saya dikembalikan kepada pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan oleh pejabat selanjutnya baik itu yang berada di Kepulauan Meranti maupun yang berada di Pekanbaru,” kata Irwan Nasir.

Irwan mengatakan dirinya merasa bertanggungjawab untuk mengembalikan aset Pemkab ini, sebab mobil dan rumah ini adalah titipan selama dirinya menjabat sebagai Bupati masa jabatan 2016-2021.

Pada kesempatab itu Bupati dua periode ini juga berpesan agar seluruh pejabat yang menggunakan aset Pemkab dapat menjaganya dengan baik.

“Aset yang diberikan harus dijaga dengan baik. Timbulkan rasa memiliki sehingga kita merawatnya seperti milik kita. Namun jangan pula ingin memilikinya. Sebab itu semua hanya titipan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Adi Pranoto mengatakan aset yang dikembalikan ini seperti mobil akan disimpan dan dirawat dengan baik untuk bupati masa jabatan berikutnya.

“Kondisi aset seperti mobil ini sangat baik dan sangat terawat. Kami ucapkan terimakasih kepada pak Irwan Nasir. Mobil ini akan kita serahkan dan akan digunakan bupati selanjutnya karena kalau diganti harus dilelang terlebih dahulu dan ini belum memenuhi syarat untuk dilakukan pelelangan,” ungkapnya. (Humas Pemkab. Meranti/Int)./*/eko

Difitnah Kasus Mesum, Mantan Sekda Inhil Resmi Lapor ke Polisi

Mantan Sekda Inhil H Said Syarifuddin yang kini menjabat Widyaiswara Ahli Utama di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau

PEKANBARU, detikriau.org – H. Said Syarifuddin, SE.,MP.,Msn secara resmi melapor dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya ke Polda Riau, pada Selasa (23/02/2021) pagi.

Laporan disampaikan  perihal  fitnah yang di sebar oleh seseorang di sejumlah media sosial yang berisikan seakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu melakukan chatting yang tidak baik dengan seorang perempuan.

“Sekitar pukul 10.30 Wib saya datang ke Polda Riau tepatnya ke Subdit V Dit Reskrimsus untuk melapor apa yang terjadi pada diri saya terkait posting chat palsu dan foto pornografi yang diedit di twitter, facebook dan group wathsapp” tutur Said Syarifuddin

“Alat bukti cukup banyak berupa screenshoot yang di tayangkan di medsos tersebut saya serahkan kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas masalah ini” harapnya.

Iapun berharap semua fitnah dan pencemaran nama baik terhadap dirinya itu dapat terungkap dan pelaku harus bertanggungjawab atas perbuatanya.

Sebelumnya Said Syarifuddin secara terbuka  juga sudah menegaskan bahwa kata-kata dalam chatting tersebut direkayasa sendiri oleh pelaku karena menurut Said Syarifuddin akun twitter miliknya sudah lama tidak dipergunakan.

“Itu tidak benar dan fitnah yang jahat, kata-kata yang dibuat itu dibuatnya sendiri karna akun twiter saya sudah lama tidak pernah digunakan dan bahkan sejak awal membuatnya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Ia juga memastikan bahwa foto yang disebar oleh okum yang tak bertanggung jawab tersebut merupakan editan yang wajahnya diambil dari fotonya dan badannya menggunakan badan orang lain.

“Yang bersangkutan ada chating ke saya minta uang agar di hapus postingnya itu tapi tidak saya layani dan nomor WA yang dipakaipun tidak seperti nomor biasanya yaitu + 1 (870) 259 4582,” ./*