Regenerasi Kepemimpinan, Dani M Nursalam Pastikan Lepas Jabatan Sebagai Ketua DPC PKB Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Setelah menjabat selama tiga periode kepengurusan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil, H Dani M Nursalam memastikan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Ketua DPC PKB Inhil pada penyelenggaraan Musyawarah Cabang serentak DPC PKB se-Provinsi Riau yang dipusatkan di Pekanbaru pada 21-22 Maret mendatang.

Menurut Dani, keputusan tersebut diambil dalam upaya mendorong proses regenerasi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Kabupaten Inhil.

“Tugas Saya sudah tunai. Biar ada regenerasi kepemimpinan. Ada beberapa nama yang akan diajukan ke DPP PKB. Kader-kader PKB Inhil yang diajukan itu sudah mumpuni untuk memimpin PKB Inhil 5 tahun ke depan, termasuk untuk menghadapi agenda politik di Inhil ke depan,” tutur Dani melalui sambungan seluler, Rabu (10/3/2021) sore.

Selanjutnya, Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Harian DPW PKB Riau ini merasa kiprah selama 20 tahun di DPC PKB Inhil telah cukup baginya untuk melangkah lebih jauh dalam jenjang karir politik.

Sekilas Dani menceritakan rekam jejaknya di PKB Inhil. Dani mengungkapkan, Dirinya sudah bergabung di PKB sejak tahun 2001. Mulanya, Dia menjabat sebagai Sekretaris DPAC PKB Kecamatan Tembilahan. Beberapa waktu kemudian, ia dipercaya memegang jabatan sebagai Sekretaris DPC  PKB Inhil selama satu periode. Berkat kerja keras dan dedikasi yang tinggi, Dani pun diamanahkan menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Inhil dan terus berlanjut dalam 3 periode kepemimpinan.

“Sudah saatnya regenerasi. Saya rasa 20 tahun itu bukan waktu yang sebentar memimpin PKB Inhil. Ada banyak kesan yang Saya dapatkan selama memimpin PKB Inhil, suka maupun duka,” ujar Dani.

Dalam momen ini, Dani mengucapkan terima kasih atas dukungan juga sumbangsih segenap pengurus, kader dan simpatisan PKB Inhil serta masyarakat luas selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepada  kepemimpinan DPC PKB Inhil yang baru agar tetap melakukan konsolidasi dan senantiasa mempersiapkan diri menyambut setiap ajang kontestasi politik.

“Prestasi yang terus ditingkatkan. Konsolidasi terus dijalankan. Kekurangan kita dalam Pemilu kemarin jadi bahan evaluasi penting untuk kepemimpinan 5 tahun yang akan datang menghadapi agenda Pilpres, Pileg maupun Pilkada,” ungkap Dani yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komisi IV (empat) DPRD Provinsi Riau.

Terdapat sederet nama-nama penting di PKB Kabupaten Inhil yang berpeluang menggantikan posisi H Dani M Nursalam sebagai Ketua DPC atau Dewan Tanfidz PKB Kabupaten Inhil, seperti Iwan Taruna, Edi Gunawan, Muammar Armain, Padly Sofyan hingga H Awandi.

Begitu pula dengan Ketua Dewan Syuro PKB Inhil yang juga akan berganti pada Musyawah Cabang PKB Inhil yang digelar serentak di Pekanbaru. Nama-nama seperti Kyai Mahmud, H Abdul Muis dan lainnya.

Pada gelaran Musyawarah Cabang DPC PKB Inhil yang digelar serentak bersama DPC PKB se-Riau nanti, akan pula mengikutsertakan seluruh Ketua dan Sekretaris Pengurus Anak Cabang atau PAC PKB se-Kabupaten Inhil./*/dro

Bupati Inhil ekspos usulan pembangunan dihadapan Anggota DPR RI

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Inhil, HM Wardan ekspos usulan kegiatan pembangunan, baik yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi Riau maupun kewenangan Kabupaten Inhil yang  membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat.

Pemaparan ini disampaikan Bupati  dalam  pertemuan dengan  Anggota Komisi V DPR RI asal Dapil 2, H Syahrul Aidi Maazad, LC. MA dalam agenda kunjungan kerja (kungker) di Aula Kantor Bupati Inhil, Senin (8/3/2021).

Kedatangan anggota DPR RI ini didamping Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Bappenas RI H. Erwin Dimas serta empat Kepala Balai dari Kementerian PUPR RI.

Turut hadir mendampingi Bupati, Anggota DPRD Inhil H Edi Haryanto Sindrang serta sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Inhil.

“Terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya atas kunjungan Bapak Syahrul dan Bapak Erwin Dimas ke Kabupaten Indragiri Hilir. Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih Bapak-bapak Kepala Balai yang telah berkenan hadir di Kabupaten Indragiri Hilir,” Dikatakan Bupati

Dalam eksposnya sejumlah usulan prioritas yang disampaikan Bapati meliputi usulan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan nasional dan turap disepanjang jalan nasional yang merupakan kewenangan langsung dari Kementerian PUPR RI. Selain itu, disampaikan juga usulan yang menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan RI terkait perbaikan infrastruktur Pelabuhan Samudra Kuala Enok dan perbaikan Infrastruktur Bandara Tempuling melalui Penambahan Run Way Bandara.

Tidak lupa pula, Bupati Inhil juga menyampaikan usulan terhadap program dan kegiatan yang telah dan akan dijalankan oleh Pemkab Inhil khususnya di sektor Perkebunan, Perikanan, Pariwisata, Perumahan dan Pemukiman, serta Program DMIJ Plus Terintegrasi.

H Syahrul nyatakan menyambut baik usulan yang disampaikan Bupati dan berjanji untuk  memperjuangkannya ditingkat pusat, ia juga meminta kepada para Kepala Balai untuk menjadikan catatan penting dalam kegiatan Kementerian PUPR nantinya.

“Insyaallah usulan yang telah disampaikan oleh Bapak Bupati ini akan menjadi perhatian khusus bagi kami bersama-sama dengan Bapak Erwin Dimas, dan akan kami sampaikan kepada Mitra Kerja Komisi V DPR RI yaitu Kementerian PUPR, Perhubungan dan Kementerian Desa, serta Kementerian lainnya sesuai dengan usulan, dan khusus untuk usulan ke Kementerian PUPR agar Bapak-bapak Kepala Balai dapat menjadikannya sebagai catatan penting sebagai skala prioritas”, ujar Politisi PKS ini.

Senada, H. Erwin Dimas dalam sambutannya juga menyambut baik usulan Bupati tersebut dan menyampaikan rasa suka cita atas dukungan penuh dari Bapak Syahrul Aidi untuk memperjuangkan program pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ditingkat pusat.

“Saya menyambut baik segala usulan yang telah disampaikan Bapak Bupati, dan saya juga mengucapkan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Bapak Syahrul Aidi untuk memperjuangkan program-program pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir ditingkat pusat khususnya pada sektor Infrastuktur, Air bersih dan Perkebunan” ungkapnya.

Untuk sekedar menginformasikan, empat Kepala Balai dari Kementerian PUPR RI yang mengunjungi Inhil, yakni Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau, dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Sumatera III./*

Bupati HM Wardan Resmikan Rumah Produksi Program KOTAKU

Tembilahan, detikriau.org – Bupati HM.Wardan meresmikan rumah produksi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) “Sri Gemilang” di Jl.Pangeran hidayat parit 13, Senin (08/3/2021) siang.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati HM.Wardan dan pengguntingan pita oleh Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat, Lc, M.A. turut dihadiri kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Riau Ichwanul Ihsan, lurah Tembilahan dan Lurah Tembilahan Hilir.

Bangunan rumah produksi ini merupakan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Livelihood, Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kabupaten Indragiri Hilir.

“Semoga saja bantuan ini menjadi berkah buat masyarakat, ini merupakan “motor” awal untuk bergerak dan kedepannya diharapkan usaha yang dikelola, seperti olahan keripik pisang ini semakin berkembang.” Harap Bupati.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan apa yang sudah dibantu oleh pemerintah ini secara maksimal terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya.

Apa itu Konsep Livelihood dalam Program KOTAKU

Livelihood merupakan istilah generik yang mengandung makna “penghidupan”. Livelihood dalam konteks pembangunan berarti menggambarkan kemampuan (capabilities), kepemilikan sumber daya (sosial dan material), dan kegiatan yang dibutuhkan seseorang atau masyarakat untuk menjalani kehidupannya (Ramli, 2007).

Secara etimologis, livelihood dapat diartikan sebagai aset (alam, manusia, finansial, sosial dan fisik), dan aktifitas dimana akses atas aset dimediasi oleh kelembagaan dan relasi sosial yang secara bersama mendikte hasil yang diperoleh oleh individu maupun keluarga (Seragih, dkk 2007).

Belakangan tahun 2012, konsep pembangunan livelihood ini kemudian “dicangkokan” kedalam pendekatan program kota tanpa kumuh (KOTAKU) sabagai resep pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Program kota tanpa kumuh (KOTAKU) merupakan satu dari 3 agenda pembangunan nasional yang diamanatkan dalam RPJMN 2019-2024 yaitu : (1). Agenda Sejuta Rumah, (2) Agenda Kota Tanpa Kumuh dan (3) Agenda Universal Akses Air Minum, yang juga sekaligus bagian dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam pembangunan global “Sustainable Development Goals (SDG’s).

Satu kesatuan program tadi kemudian dikemas dalam sebuah gerakan “Program 100-0-100”, artinya menargetkan penyediaan 100% akses aman air minun, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak bagi masyarakat hingga tuntas 2030 nanti.

Namun demikian, agar program ini memiliki daya ungkit ekonomi kawasan, karenanya strategi penanganan kumuh dalam program KOTAKU mengalami pergeseran yaitu dari yang sifatnya “penanganan” prasarana dan sarana dasar permukiman, menuju pada pengarusutamaan “pengentasan”, atau yang lazim disebutnya “dari penyediaan infrastruktur dasar di permukiman kumuh eksisting, stop the bleeding, menjadi fokus kepada upaya menangani kumuh eksisting dan mencegah kumuh baru dimasa mendatang melalui pendekatan urban housing and settlement system.

Dalam konteks ini, konsep livelihood diintrodusir (introduce) sebagai penopang bersamaan dengan kegiatan, (1) Penyediaan infrastruktur dasar, (2) Fasilitasi penyediaan hunian baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), (3) Fasilitasi peningkatan kualitas hunian, (4) Fasilitasi pembiayaan perumahan, (5) Tata Ruang dan Pertanahan. Harapannya, agar kegiatan infrastruktur tersebut menjadi daya dukung lingkungan permukiman yang produktif bagi pengembangan ekonomi kawasan yang memberikan penghidupan secara layak bagi warga yang menghuninya.

Domestikasi Konsep Livelihood Dalam Program Kotaku

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) disamping mengupayakan ketidaktersediaan terpenuhinya “satu atau lebih“ (lack one or more) dari 5 indikator sebagai hunian layak yakni, (1) Perumahan tahan lama, (2) Ruang tamu yang memadai, (3) Akses ke air yang lebih baik, (4) Akses ke sanitasi yang memadai dan (5). Keamanan kepemilikan. Juga melakukan intervensi program livelihood di tingkat komunitas yang sudah didomestikasi menjadi program Peningkatan Penghidupan Masyarakat berbasis Komunitas (PPMK).

Tujuan program PPMK adalah memberdayakan masyarakat di lokasi yang telah dilakukan penataan kawasan tadi, agar mampu mengelola asset di lingkungannya menjadi kekuatan ekonomi produktif kawasan baik dari segi keunggulan kompetitif maupun keunggulan komparatif yang dapat memberikan nilai tambah (value added) kawasan, sehingga secara bertahap akan berdampak langsung terhadap meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat.

Dalam konteks ini program PPMK mendorong Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) setempat, menemu kenali sejumlah asset yang ada di lingkungannya, dengan apa yang disebut “Pentagonal Asset” antara lain, (1). Human Capital (Sumberdaya Manusia), (2). Natural Capital (Sumberdaya Alam), (3). Financial Capital (Sumberdaya Keuangan), (4). Social Capital (Sumberdaya Sosial), dan (5). Physical Capital (Sumberdaya Infrastruktur).

Setelah dilakukan analisis terhadap pentagonal asset, berikutnya secara partisipatif, KSM-KSM yang terlibat dalam kegiatan ini merumuskan model bisnis (business model) dan rencana bisnis (business plan) yang kelak dapat dilaksanakan oleh unit-unit bisnis yang ada./prokopim Setda Inhil/kotaku.pu.go.id/detikriau

Polisi Tangkap Kakek 69 Tahun di Gaung

“Tersangka Membakar Enam Hektar Lahan untuk Tanam Jagung dan pisang”

Tembilahan, detikriau.org –  Polisi mengamankan pembakar lahan dan hutan di Desa Belantara Raya Kecamatan Gaung.  M, kakek berusia 69 tahun ini disebutkan membuka lahan dengan cara dibakar untuk ditanami jagung dan pisang.

Kaplres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno dalam keterangan tertulisnya menerangkan, saat diintrogasi, M beralasan dengan dibakar tanah menjadi subur.

“M membakar lahan di Parit 4 Sungai Belanta Dusun Lestari Desa Belantaraya Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, dengan luas lahan yang terbakar sebanyak 6 hektare, yang sebagian besar bukan lahan miliknya.” Ujar AKP Warno

Diterangkan, kronologis penangkapan  berawal dari informasi yang didapat Bhabinkamtibmas Desa Belantaraya Aiptu Edhysah Putra Bangun, akan adanya titik hotspot disekitar Parit 4 Sungai Dusun Lestari, pada rabu 17 Februari 2021 sore.

Aiptu Edhysah kemudian mencari tahu kebenaran titik hotspot tersebut dengan cara menghubungi kepala desa Belantaraya, Hasbullah.

“Selain itu Bhabinkamtibmas juga menghubungi warga yang berdomisili di Parit 4 Sungai Dusun Lestari Desa Belantaraya, M Yani. Saat itulah diketahui kebakaran lahan terjadi,” kata AKP Warno.

Lanjutnya, pada tanggal 18 Februari 2021 pagi, Bhabinkamtibmas Desa Belantaraya mendatangi lokasi dan melihat lahan yang terbakar sudah meluas kurang lebih 4 hektar.

“Dilakukanlah pemadaman bersama masyarakat sekitar karena api terus merambat,” ujarnya.

“Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing memerintahkan Kanit Tipidter dan Kanit Reskrim Sek Gaung untuk melakukan penangkapan terhadap M dan saat ini tersangka sudah diamankan di Mako Polres Inhil,” jelas AKP Warno.

Setelah dilakukan gelar perkara, lahan yang terbakar seluas 6 hektare.

Sebagai barang bukti diamankan berupa satu1 bilah parang dengan panjang kurang lebih 80 centimeter dan satu potong kayu bekas terbakar.

“Tersangka dikenai pasal 108 UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup atau Pasal 187 KUHPidana atau Pasal 188 KUHPidana,” ungkapnya.

Kepala Desa Belantaraya juga mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri dikarenakan Kepala Desa telah melakukan sosialisasi berulang kali tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar. “tetapi masih tetap saja ada warga yang membandel,” Kata Kades./dro

Opsnal Polsek KSKP Tembilahan Tangkap Dua Penyalahguna Narkotika. Satu DPO

Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Polres Inhil menangkap dua orang warga Kecamatan Tembilahan Hulu, S (21) dan W (29) atas tindakpidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu.

Sementara satu pelaku lainnya, A, warga Jalan Tanjung Priok Kecamatan Tembilahan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

Diterangkan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno, KSKP menangkap S saat membeli shabu dari temannya, W.

Menurut AKP Warno, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat akan adanya transaksi yang sering dilakukan di Jalan Tanjung Priok, Lorong Tanjung Perak.

“Pada saat itu anggota Opsnal polsek KSKP melakukan penangkapan terhadap S yang kedapatan membawa sabu. Setelah diinterogasi, S mengaku barang tersebut dipesannya dari W. Pemesan melalui aplikasi Messenger dan mereka berdua adalah teman dekat,” ujar AKP Warno, Sabtu (6/3/2021)

Sebelumnya, W menyuruh S ke rumah A (masih DPO) di Jalan Tanjung Priok untuk menggambil sabu seberat 0,40 gram. Saat menggambil sabu, S meninggalkan handphone jenis android untuk dijadikan jaminan kepada A,” kata AKP Warno.

“Lalu tim juga melakukan pengerebekan di rumah A dan berhasil mengamankan W, namun pelaku A tidak sedang berada di rumah,” tukasnya.

Saat ini kedua tersangka yang berhasil diamankan berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek KSKP Tembilahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut./dro

Ketua DPRD Inhil Gelar Peringatan Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Tembilahan, detikriau.org – Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi ST.MT.MM, peringati peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW  pada jum’at (5/3/21) malam

Peringatan yang dilaksanakan dirumah kediaman Dinas, Jalan Swarna Bumi Tembilahan ini juga dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan, unsue Forkopimda Inhil, Tokoh Masyarakat beserta sejumlah tamu undangan lainnya.

Hadir sebagai pengisi tausiyah Al Ustadz Husnaini dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Ferry mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh jama’ah.

“Semoga kita selalu diberikan berkah atas pelaksanaan Isra’ Mi’raj malam ini. Tentunya ini merupakan wadah bagi kita dalam meningkatkan iman dan taqwa kita, serta sebagai upaya menjaga silaturahmi,” Ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Al Ustadz Husaini mengatakan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan sebuah kejadian yang sangat luar biasa.

“Subhanallah, perjalanan luar biasa Baginda Rasulullah sangat istimewa. Isra’ Mi’raj (perjalanan) Baginda Rasulullah hanya dalam satu malam, yakni dari Palestina hingga langit Sidratul Muntaha, tujuannya untuk menerima perintah menunaikan shalat 5 waktu dalm sehari semalam,” Disampaikan Ustadz  Husaini

Selain itu, Husnaini menjelaskan ada tiga alasan kenapa Rasulullah melewati Isra’ Mi’raj dari Palestina ke Sidratil Muntaha.

Pertama, pPermintaan makhluk Allah dari atas langit, memohon kepada allah untuk Rasulullah dinaikan ke Sidratil Muntaha. Kedua untuk menghibur Rasulullah setelah istrinya Siti Khadijah meninggal dunia, dan yang ketiga adalah untuk menjemput perintah shalat 5 waktu.

Terakhir, Al Ustadz Husaini berharap agar semua hadirin mendapatkan berkah dan innayah serta bernilai ibadah dari kegiatan ini.

“Semoga kita mendapatkan berkah, hidayah, innayah dan bernilai ibadah, aaminn yaa Rabbal Alamin,” akhiri Ustadz Husaini./*/dro

Polisi Ringkus 3 Pelaku Aksi Begal di Perairan GAS Awal Februari Lalu. 3 Pelaku Lainnya Masin Buron

Tembilahan, detikriau.org –  Polres Inhil berhasil menangkap tiga pelaku begal yang beraksi diperairan Palongan, Desa Kuala Gaung, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) pada jumat, 5 Februari 2021 yang lalu. Dua orang diantaranya bertindak sebagai eksekutor dan satu orang lainnya penyedia senjata api.

Keterangan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Lamhot Sihombing, keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat keseriusan Kapolres Indragiri Hilir bersama tim gabungan.

“Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan  di speedboat  tujuan Tembilahan- Batang tumu tersebut berjumlah enam orang, empat orang sebagai Pelaku Utama dan dua ikut serta. Sampai saat ini tiga pelaku sudah diamankan sedangkan empat pelaku lainya dalam pengejaran,” Disampaikan AKP Indra, kamis (4/3/21)

Dijelaskan Indra, setengah bulan sebelum kejadian,  H, tersangka mempunyai niat ingin melakukan perampokan  terhadap H. Aziz. Tersangka memantau H Aziz yang selalu mengambil uang ke Tembilahan dalam jumlah nominal cukup besar.

“Sesudah memastikan H. Aziz betul membawa uang banyak, Herman kemudian mengajak kedua temannya RB dan YD untuk bersama – sama melakukan perampokan.” ditambahkan Indra

Dalam aksi perampokan terhadap speedboat DH tersebut, uang tunai milik H Aziz sebesar Rp175juta dirampas berikut satu unit telepon selular. Tidak hanya H Aziz, penumpang lainnya juga mengalami kerugian, yakni, H Budiansyah Rp 40 juta berikut dua unit Handphone, Sutrisno Rp3 juta dan 4,5 mayam emas, Said Rp1,3 juta dan satu unit handphone.

“Total kerugian korban dalam aksi perampokan itu mencapat Rp237 juta.” Akhiri AKP Indra./dro

Pilkades Serentak Inhil 2021, Sekda Imbau Seluruh Camat untuk Bersikap Netral

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Drs. H Afrizal MP meminta kepada seluruh Camat untuk bersikap netral menjelang dan selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021.

Jika didapati adanya laporan penjabat Camat tidak mengindahkan imbauan ini dan terlibat dalam politik praktis dengan berpihak kesalah satu bakal calon, Sekda tegaskan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda Afrizal ketika dikonfirmasi wartawan terkait temuan di lapangan adanya dugaan oknum Camat di Inhil yang terkesan mendukung ke salah seorang Kepala Desa (Kades) yang bakal ikut bertarung di Pilkades 12 Oktober mendatang.

“Silahkan membuat laporan jika ada Camat yang tidak netral dan terlibat politik praktis. Semua Camat akan kita ingatkan kembali untuk mensukseskan Pilkades mendatang. Sehingga pelaksanaan pemilihan berjalan sesuai harapan,” Ujar Afrizal

Sebelumnya, beredar rekaman suara dari salah seorang oknum Camat di Inhil dalam pidato sambutan disebuah kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj pada hari pertama di bulan maret 2021 yang lalu dengan terang menyampaikan dukungan dan bahkan terkesan jelas mengajak warga untuk memilih salah satu bakal calon kades.

Sikap dari pernyataan oknum Camat ini tentu saja menjadikan banyak Tanya ditengah masyarakat./dro

5 Ha Lahan di Teluk Belengkong Terbakar, upaya Pemadaman Masih Berlangsung

Tembilahan, detikriau.org – Lahan seluas lebih kurang 5 Hektar di Desa Sumber Jaya, kecamatan Teluk Belengkong, kabupaten Inhil terbakar, Rabu (03/03/2021).

Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan dari Babinsa dan Personil Koramil 06/Kateman yang bertugas di wilayah tersebut. Saat ini seluruh Babinsa Koramil 06/Katemen terus berupaya memadamkan  api bersama aparat terkait agar tidak meluas dan menyebar ketempat lain.  Kegiatan pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar masih tetap berlangsung

“Perkiraan lahan terbakar 5 hektar, kini api belum padam dan masih mengeluarkan asap. Kita sedang melakukan pemadaman,” ungkap Babinsa Koramil 06/Kateman dilokasi.

Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Apdes, dan masyarakat hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.

Empat unit mesin air, selang 14 gulung, parang, cangkul dan ember digunakan dalam upaya pemadaman.

Tanah gambut dengan ketebalan sekira 3 meter dengan kondisi kering menjadi faktor penghambat dalam upaya pemadaman karena diketahui sekam gambut  masih membara dibawah tanah dan berpotensi menimbulkan api berulang.

“Belum lagi angin kencang dan berubah arah, cuaca yang terik, sumber air yang jauh, dan lokasi yang jauh dari Koramil membuat tim sedikit kesulitan melakukan upaya pemadaman. Namun hingga kini, api sudah mulai bisa diatasi,” tuturnya.

Hingga kini, pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib./*/dro

Tangani Karlahut, Melalui Vidcon, Dandim 0314/Inhil Terima Pengarahan dari Pangdam I/BB

Tembilahan, detikriau.org — Dandim 0314/lnhil Letkol lnf lmir Faishal menerima pengarahan dari Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) l/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanudin, S.l.P.M.M melalui Vidcon di ruang data Makodim 0314/lnhil, Jalan Ahmad Yani, Parit 9, Tembilahan Hulu, Senin (01/03/2021).

Ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Pangdam l/BB terkait upaya mengantisipasi, mencegah dan mengatasi Karhutla di lapangan sesuai dengan instruksi Presiden, yaitu yang pertama merespon dengan cepat dan tanggap apabila ditemukan hostspot karhutla sehingga api tidak membesar dan dapat dikendalikan.

“Dalam upaya pencegahan jangan sampai terlambat dan manajemen di lapangan harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik. Kita juga harus melaksanakan deteksi secara dini dan monitoring area-area rawan hotspot, update informasi setiap hari untuk kondisi harian di lapangan serta manfaatkan teknologi dengan sistem dashboard,” ungkapnya.

Disampaikannya juga, jajaran diintruksikan agar memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga perusahaan-perusahaan dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat tentang dampak karhutla.

Presentase terbesar kebakaran hutan adalah karena ulah manusia dan dengan motif utama ekonomi sehingga masing-masing wilayah agar mencari inovasi dan solusi secara permanen untuk mencegah dan menangani karhutla di tahun-tahun mendatang. Lalu, upaya selanjutnya dengan mendorong stakeholder untuk melaksanakan restorasi lahan gambut yang rusak akibat karhutla tahun-tahun sebelumnya untuk dapat kembali seperti sediakala.

“Selalu laksanakan koordinasi dengan pihak kepolisian berkaitan dengan proses penegakan hukum para pelaku karhutla tanpa kompromi, tegas dan keras kepada siapapun yang melakukan karhutla baik konsesi milik Koperasi maupun di masyarakat sehingga dapat memberikan efek jera,” tuturnya.

Selain menyampaikan beberapa hal penting, Pangdam juga mengingatkan kepada seluruh anggota TNl di jajaranya untuk selalu menjaga kondisi agar tetap  semangat dalam melaksanakan tugas dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan.

“Hal hal buruk yang pernah terjadi sebelumnya, jadikan sebuah evaluasi dan jangan sampai terulang kembali,” pesan Pangdam I/Bukit Barisan./*