Arsip Kategori: Pro Otonomi

Besok PLN Tembilahan Padamkan Listrik

Foto: Internet

Tembilahan, detikriau  – Sinkronisasi  Gardu Induk (GI) ke sistem jaringan tegangan menengah, besok, sabtu, tanggal 19 April 2021, PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan lakukan pemadaman listrik disejumlah wilayah.

Pemadaman terencana ini diumumkan mulai diberlakukan pada pukul 10.00 Wib.

Daerah terdampak pemadaman meliputi:

Jl. Baharuddin Yusuf,  Jl Trimas,  Jl Tanjung harapan,  Jl Lingkar 1, Jl Lingkar 2, Jl Gunung daek, Jl Batang Tuaka, Jl Pekan Arba, Jl Telaga biru, Jl Mandala,  Jl Mutiara, Jl Budiman, Jl Ipeda, Jl Pelajar, JL Sabilal Muhtadin, Jl Suhada dan sekitarnya.

Baca juga: Klaim Sakit Pasca Vaksin, Isu

Selanjutnya,  Jl H. Said, Jl. Kartini, Jl Abdul Manap, Jl H Sadri, Jl Diponegoro,  Jl Kapten Muktar, Jl Sultan Syarif Kasim, Jl Khalidi, Jl Gajah mada, Jl Sudirman, Jl Hang Tuah, Jl M Boya, Jl Suntung ardi, Jl Pangeran Hidayat, JL KH Dewantara, Jl Handayani, JL Datuk Bandar, JL Kembang.

Jl Veteran, Jl Swarna bumi, Jl keritang, Jl Pendidikan dan sekitarnya.  Jl M Yamin, Jl Terusan mas,  Jl Subrantas,  Jl Skb, Jl Stadion, Jl Sei Beringin, Getek, Jl Inpres prt 21.

Kemudian, Parit cinta kasih dan sekitarnya. Sei Luar, Parit Jamrah, Sei Empat, Belanta Raya, Simpang Gaung, Pungkat, Soren, Jerambang, Simpang Jaya, Rambaian, Kelumpang, Semambu Kuning, Lahang Baru, Sungai Baru, Lahang Lama, Terusan Kempas , Lahang hulu, Kuala Lahang, Lahang tengah, Sei Dusun, Sei Cakah, Sei Prirng, Tasik  Raya, Desa Gemilang, Sei Iliran, Teluk Pergam, Teluk Sungka, Tuwasan, Teluk Pantaian, Dusun Murni, Teluk Pinang, serta Kuala Gaung dan sekitarnya./*

Klaim Sakit Pasca Vaksin, Isu

Tembilahan, detikriau.org – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), dr. H. Afrizal D, MM menegaskan, seorang pria berinsial SS (56) yang diklaim sakit pasca divaksinasi Covid-19 hanya sebatas isu. Faktanya, pria yang merupakan seorang Ketua RT di wilayah Kecamatan Tembilahan itu memang telah memiliki riwayat sakit hipertensi.

Menurut dr Afrizal, KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, umumnya terjadi sesaat setelah penyuntikan atau paling tidak 3 jam setelahnya. Pada kasus SS (56), diketahui gejala sakit muncul 3 hari pasca penyuntikan vaksin Covid-19.

“Jadi, berdasarkan hal tersebut, kami selaku pihak medis menyimpulkan sakit yang diderita pasien SS bukan merupakan efek dari vaksinasi Covid-19. Beliau divaksin pada tanggal 20 Mei,” tutur dr Afrizal melalui keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021) sore.

SS yang kini dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, didiagnosa menderita stroke karena hipertensi atau Hemiparese dextra EC stroke dan hipertensi emergency. Pasien SS telah dirawat selama 9 hari di RSUD Puri Husada Tembilahan terhitung sejak 23 Mei lalu.

“Pasien mengalami lemah tangan dan kaki kanan, sering sakit kepala sebagai tanda-tanda gejala penyakit stroke,” ungkap dr Afrizal.

Menanggapi isu yang beredar, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir, Trio Beni Putra mengharapkan kebijaksanaan masyarakat dalam menerima informasi, khususnya seputar vaksinasi Covid-19.

“Diharapkan kepada masyarakat tidak berspekulasi, seperti dalam kasus pasien SS sebelum adanya hasil diagnosa atau kesimpulan oleh pihak yang berkompetensi dan berkualifikasi. Kalau tanpa dasar, nanti jadinya fitnah,” tutur Trio./*

Keburu Ditangkap Polisi, Jutaan Uang Hasil Rampokan Belum Dinikmati

Tanah Merah, detikriau.org – Belum sempat menikmati  hasil kejahatannya, Atong (39), warga Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau keburu ditangkap polisi. Atong diamankan berikut barang bukti uang tunai milik korban dengan jumlah nominal masih utuh hanya berselang tujuh jam setelah menjalankan aksi.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan yang disampaikan oleh Kasubbag Humas AKP Warno, menjelaskan bahwa saat ini Atong diamankan di Mapolsek Tanah Merah Polres Inhil.

“Tim Opsnal Polsek Tanah Merah yang menerima laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku di rumahnya beserta barang bukti,” jelas AKP Warno, senin (22/3/21)

Menurut Warno, dari tangan pelaku yang ber-KTP Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepri ini berhasil diamankan Barang Bukti uang tunai senilai Rp8.585.000,- berikut satu unit kapal motor jenis pompong yang digunakan oleh pelaku saat menjalankan kejahatannya.

Sebelumnya, tindak pencurian dengan kekerasan dilakukan Atong pada minggu tanggal 21 maret 2021 terhadap korban H Daeng Marola (60) sekira pukul 03.00 Wib.

Korban yang saat itu dalam keadaan tertidur lelap tiba-tiba terbangun  setelah menyadari ada seseorang yang masuk ke dalam rumahnya melalui pintu samping yang dikunci hanya menggunakan seutas tali nilon.

Pelaku yang mengetahui korban terbangun seketika mencekik leher korban sambil menodongkan sebilah pisau kearah dada korban.

Korban secara spontan berteriak meminta tolong sehingga pelaku panik dan kabur melarikan diri melalui pintu yang semulanya digunakan pelaku masuk kedalam rumah.

Setelah pelaku berhasil melarikan diri, korban memeriksa keadaan didalam rumah dan mendapati tas miliknya yang berisi uang tunai senilai Rp8.585.000 sudah dalam keadaan kosong.

Selanjutnya korban bersama anaknya mengejar pelaku dengan menggunakan kapal motor jenis pompong kearah Kuala Desa Sungai Laut, tempat diduganya pelaku melarikan diri.

Namun pelaku tidak ditemukan, sehingga korban beserta anaknya memutuskan singgah ke rumah keluarganya yang berlokasi di Desa Sungai Laut untuk beristirahat dan menceritakan kejadian yang baru saja menimpa dirinya kepada pihak keluarga.

Pagi harinya, korban beserta anaknya melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Sungai Laut dan kemudian diarahkan untuk membuat laporan polisi ke Polsek Tanah Merah untuk penanganan lebih lanjut./dro

Polisi Amankan Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kempas

Tembilahan, detikriau.org – Unit Reskrim Polsek Kempas Polres Indragiri Hilir menangkap Yudi pelaku tindakpidana pemalsuan uang rupiah. Pria 19 tahun ini beralibi tindakan melawan hukum ini dilakukan untuk keperluan biaya persiapan kelahiran putra pertamanya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno menerangkan, penangkapan pelaku berawal dari kecuriaan Sudra Irawan (51) dengan uang kertas pecahan 100 ribu rupiah yang didapatkannya dari seseorang yang berbelanja rokok seharga Rp23 ribu di warungnya jalan Lintas Rengat – Tembilahan Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.

Seusai belanja, laki-laki yang belakangan diketahui bernama Yudi ini langsung meninggalkan warung. Saat hendak menyimpan uang tersebut ke laci, Dian baru merasa bahwa uang tersebut berbeda dari uang asli dan menyadari bahwa lembaran uang kertas tersebut palsu.

Didampingi temannya, Dian pun bergegas mengejar palaku. Beruntung Dian mendapatkan pelaku berada di sebuah warung lain kurang 2 kilometer dari warungnya, tepatnya di Sei Ara dan juga sedang melakukan transaksi jual beli.

Dian dan temannya seketika mengamankan pelaku dan menghubungi Unit Reskrim Polsek Kempas.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Kempas yang dipimpin Ipda Andrianto beserta anggota langsung melakukan penangkapan.

“setelah diinterogasi diketahui bahwa pelaku mencetak uang palsu tersebut dengan cara memfotokopi uang asli pecahan 100 ribu menjadi beberapa lembar disalah satu percetakan dengan menggunakan printer. Printer tersebut juga sudah kami sita sebagai barang bukti,” Ujar AKP Warno, senin (22/3)

Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa Ia telah mengedarkan uang palsu tersebut sejak 2 bulan yang lalu, mulai Januari 2021 hingga saat pelaku ditangkap, dan telah mengedarkannya di wilayah Guntung Kecamatan Kateman, Kec Tembilahan dan Kec Tembilahan Hulu serta wilayah  Kec Kempas.

Modus pelaku dengan cara membeli rokok dan kebutuhan sembako di warung atau pasar dengan uang palsu 100 ribu, hasil kembalian uang asli disimpan oleh pelaku untuk menabung persiapan pembiayaan persalinan anak pertama dan biaya kebutuhan keluarganya setelah melahirkan.

“Barang bukti yang berhasil diamankan 3 lembar uang palsu pecahan 100 ribuan, 2 bungkus rokok, 1 mesin scaner dan 1 komputer. Pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kempas guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya./dro

Sat Narkoba Polres Inhil Tangkap FW, 70,90gram Shabu diamankan

Tembilahan, detikriau.org – Polres ini lagi-lagi menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika. Kali ini warga jalan Pelajar Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan, FW. Dari tangannya polisi mengamankan narkotika jenis shabu dengan berat kotor 70,90 gram.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menyebutkan, penangkapan terhadap FW dilakukan pada senin 15 maret 2021, sekira pukul 22.40 Wib oleh Anggota Sat Res Narkoba dibawah Pimpinan KBO Sat Narkoba IPTU HENDRI. J

“Barang bukti yang telah diamankan berupa satu buah dompet warna ungu dengan tulisan Dairy Milk yang berisikan 5 paket Shabu dengan berat Kotor 70,90 gram. Uang Tunai Rp. 1.080.000, dua unit timbangan digital,  satu unit handphone berikut  tiga bungkus platik putih bening klip merah,” Ujar Kapolres, selasa (16/3).

“Pelaku dan barang bukti sudah di bawa ke Mapolres Inhil guna penyidikan lebih lanjut,”Akhiri Dian./dro

Duel Maut, 2 penyerang Jadi Korban, Safar Tewas, Sarbaini Luka Berat

Tsk saat diamankan petugas kepolisian

Tembilahan, detikriau.org – Tim Gabungan Polres Inhil berhasil membekuk pelaku penganiayaan berat, S (21) yang dilakukakan terhadap dua orang warga Kecamatan Tembilahan Hulu, Safar (28) dan Sarbaini (21).

Safar ditemukan warga dalam posisi menelungkup bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa di Jalan Baharuddin Jusuf gang Madrasah. Sedangkan Sarbaini tergeletak di gang Wahyu dalam kondisi luka berat pada sabtu (13/3/21) sekira pukul 01.00 Wib.

S kemudian berhasil dibekuk petugas kepolisian di Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir dalam waktu kurang dari 24 jam usai kejadian.

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno melalui keterangan tertulis, kronologis penganiayaan berat terjadi saat pelaku dan kedua korban bersama enam orang rekannya lainnya minum “tuak” didepan salah satu Wisma di Parit 7 Kecamatan Tembilahan Hulu.

“Dalam keadaan mabuk, Safar tiba-tiba berdiri sambil mengeluarkan sebilah badik dari pinggangnya sembari mengacungkannya, semua teman-temannya pun membubarkan diri,” Ujar AKP Warno.

Tanpa alas an jelas, tiba-tiba saja kedua korban, Safar dan Sarbaini mencekik leher pelaku, dan pelaku pun melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian 2 lawan 1.

“Merasa terdesak pelaku mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan menyerang Safar dan Sarbaini. Akibat perkelahian tersebut Safar meninggal dunia dan Sarbaini dalam keadaan terluka melarikan diri,” ditambahkan AKP Warno.

Setelah perkelahian, pelaku pulang ke rumah kontrakan dan kemudian melarikan diri ke rumah orang tuanya di Pulau Kijang, Reteh.

“Kurang dari 24 jam, tepatnya pukul 16:30 wib, tim gabungan Polres Inhil dan Polsek Tembilahan Hulu berhasil mengamankan pelaku di kediaman orang tuanya,” Akhiri AKP Warno. /dro

Gesa Pembangunan Sektor Perhubungan, Bupati Inhil Kunjungi Kemenhub RI

“Peningkatan Infrastruktur Pelabuhan Samudera Kuala Enok dan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN)”

“Terhitung sejak 2021, seluruh kewenangan Bandara Tempuling menjadi kewenangan penuh Kementerian Perhubungan RI”

Jakarta, detikriau.org – Upayakan peningkatan pembangunan infrastruktur pada sektor perhubungan di Kabupaten Indragiri Hilir, Bupati Inhil H.M. Wardan mengunjungi Kantor Kementerian Perhubungan RI di Jl. Merdeka Timur No.5 Jakarta Pusat. Kujungan tersebut diterima oleh Kepala Badan Litbang Kementerian Perhubungan RI DR. Umar Aris, SH, MM, MH diruang kerjanya, jum’at (12/3/2021).

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kab. Inhil Afrizal,  Kadis Perhubungan Rudiansyah, dan Kadisperindag Doan Anggara, serta Direktur BUMD Kelapa Inhil Gemilang (KIG), Ibnu.

Bupati menyampaikan ekspose Infrastruktur Perhubungan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, dengan memprioritaskan pada peningkatan Infrastruktur Pelabuhan Samudera Kuala Enok , Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, serta Bandar Udara Tempuling.

“Alhamdulillah apa yang kita usulkan disambut baik oleh Pihak Kementerian dan akan menjadikannya dalam agenda prioritas Kementerian Perhubungan, “ Ujar HM Wardan

https://www.bukalapak.com/c/fashion-pria/jam-tangan-171?ho_offer_id=offer_id&ho_trx_id=transaction_id&affiliate_id=affiliate_id&utm_source=hasoffers&utm_medium=affiliate&utm_campaign=offer_id&ref=referer

Disyukuri Bupati, dari tiga Usulan Prioritas Sektor Perhubungan yang disampaikan, dua diantaranya yakni  peningkatan Infrastruktur Pelabuhan Samudera Kuala Enok dan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan sudah masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN). Dengannya diharapkan apa yang menjadi tujuan untuk menjadikan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai gerbang masuk bagi Pengembangan Kawasan Ekonomi Riau Bagian Selatan akan segera terwujud..

Ditambahkan Bupati, selain pelabuhan juga disampaikan usulan peningkatan Bandar Udara Tempuling sebagai akses keluar dan masuk Kabupaten Indragiri Hilir melalui Jalur Udara.

“Selain Pelabuhan sebagai akses laut, kita usulkan juga peningkatan infrastruktur Bandar Udara Tempuling sebagai pintu masuk dan keluar Indragiri Hilir dari jalur udara, dan mulai tahun 2021 ini segala kewenangan terkait Bandara Tempuling merupakan kewenangan penuh dari Kementerian Perhubungan RI”, jelas Bupati dua priode ini.

Bupati berharap agar upaya yang dilakukannya ini bersama-sama dengan unsur Perangkat Daerah Kab Inhil, dapat segera diwujudkan oleh Pemerintah Pusat.

Sebagai informasi tambahan, beberapa hari yang lalu di Tembilahan Bupati Inhil juga telah menyampaikan ekspose dan proposal terkait usulan program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir ke Pemerintah Pusat pada acara Kunjungan Kerja Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Bappenas RI H. Erwin Dimas, SE, DEA, M.Si dan Anggota DPR RI Komisi V H. Syahrul Aidi Maazad, LC.MA berserta Empat Kepala Balai Kementerian PUPR RI./dro

Sita Puluhan Butir Ekstasi, Polisi Tangkap 2 Orang Pelaku.

Tembilahan, detikriau.org – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil dan Personil unit Reskrim Polsek Tembilahan berhasil mengungkap pelaku penyalahgunaan narkotika. Dari kasus ini, dua orang diamankan. RAP (22) warga Tembilahan Hulu, berstatus Mahasiswa dan DOY (25) Warga Tembilahan.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Dian Setywan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno dalam keterangan tertulisnya, kamis (11/3), RAP ditangkap di halaman parkir sebuah tempat karaoke di Jalan Telaga Biru Kelurahan Tembilahan Hulu, pada Kamis 11 Maret 2021 sekitar pukul 00.30 Wib.

“Penangkapan tersebut berawal informasi dari masyarakat ke Polsek Tembilahan dan Polres Inhil tentang peredaran narkotika di sekitar tempat Karaoke tersebut,” kata AKP Warno

Setelah dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh RT setempat dan Satpam Karaoke, ditemukan dua butir ekstasi merk Kenzo yang disimpan dibawah jok sepeda motor. Juga ditemukan uang tunai senilai Rp800 ribu.

“Dari hasil interogasi, RAP mengaku ekstasi didapat dari DOY. Tim pun melakukan pengembangan ke rumah kontrakan DOY di Jalan H Abd Gani Tembilahan Kota. Sesampainya di rumah kontrakan, kepolisian juga berhasil mengamankan DOY dan melakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan tetangga pelaku,” ditambah AKP Warno

Dari TKP kedua ditemukan 66 butir ekstasi merk kenzo yang diletakkan dalam 1 buah kotak jam, juga ditemukan uang tunai sebesar 900 ribu.

“Terduga pelaku dan barang bukti kini diamankan di Mapolsek Tembilahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara para pelaku dijerat pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkap AKP Warno.

“Berdasarkan keterangan tersangka DOY, bahwa barang bukti tersebut diperolehnya dengan cara transaksi di hotel dengan seseorang yang baru dikenalnya,” Pungkas AKP Warno./dro

Regenerasi Kepemimpinan, Dani M Nursalam Pastikan Lepas Jabatan Sebagai Ketua DPC PKB Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Setelah menjabat selama tiga periode kepengurusan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil, H Dani M Nursalam memastikan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Ketua DPC PKB Inhil pada penyelenggaraan Musyawarah Cabang serentak DPC PKB se-Provinsi Riau yang dipusatkan di Pekanbaru pada 21-22 Maret mendatang.

Menurut Dani, keputusan tersebut diambil dalam upaya mendorong proses regenerasi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Kabupaten Inhil.

“Tugas Saya sudah tunai. Biar ada regenerasi kepemimpinan. Ada beberapa nama yang akan diajukan ke DPP PKB. Kader-kader PKB Inhil yang diajukan itu sudah mumpuni untuk memimpin PKB Inhil 5 tahun ke depan, termasuk untuk menghadapi agenda politik di Inhil ke depan,” tutur Dani melalui sambungan seluler, Rabu (10/3/2021) sore.

Selanjutnya, Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Harian DPW PKB Riau ini merasa kiprah selama 20 tahun di DPC PKB Inhil telah cukup baginya untuk melangkah lebih jauh dalam jenjang karir politik.

Sekilas Dani menceritakan rekam jejaknya di PKB Inhil. Dani mengungkapkan, Dirinya sudah bergabung di PKB sejak tahun 2001. Mulanya, Dia menjabat sebagai Sekretaris DPAC PKB Kecamatan Tembilahan. Beberapa waktu kemudian, ia dipercaya memegang jabatan sebagai Sekretaris DPC  PKB Inhil selama satu periode. Berkat kerja keras dan dedikasi yang tinggi, Dani pun diamanahkan menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Inhil dan terus berlanjut dalam 3 periode kepemimpinan.

“Sudah saatnya regenerasi. Saya rasa 20 tahun itu bukan waktu yang sebentar memimpin PKB Inhil. Ada banyak kesan yang Saya dapatkan selama memimpin PKB Inhil, suka maupun duka,” ujar Dani.

Dalam momen ini, Dani mengucapkan terima kasih atas dukungan juga sumbangsih segenap pengurus, kader dan simpatisan PKB Inhil serta masyarakat luas selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepada  kepemimpinan DPC PKB Inhil yang baru agar tetap melakukan konsolidasi dan senantiasa mempersiapkan diri menyambut setiap ajang kontestasi politik.

“Prestasi yang terus ditingkatkan. Konsolidasi terus dijalankan. Kekurangan kita dalam Pemilu kemarin jadi bahan evaluasi penting untuk kepemimpinan 5 tahun yang akan datang menghadapi agenda Pilpres, Pileg maupun Pilkada,” ungkap Dani yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komisi IV (empat) DPRD Provinsi Riau.

Terdapat sederet nama-nama penting di PKB Kabupaten Inhil yang berpeluang menggantikan posisi H Dani M Nursalam sebagai Ketua DPC atau Dewan Tanfidz PKB Kabupaten Inhil, seperti Iwan Taruna, Edi Gunawan, Muammar Armain, Padly Sofyan hingga H Awandi.

Begitu pula dengan Ketua Dewan Syuro PKB Inhil yang juga akan berganti pada Musyawah Cabang PKB Inhil yang digelar serentak di Pekanbaru. Nama-nama seperti Kyai Mahmud, H Abdul Muis dan lainnya.

Pada gelaran Musyawarah Cabang DPC PKB Inhil yang digelar serentak bersama DPC PKB se-Riau nanti, akan pula mengikutsertakan seluruh Ketua dan Sekretaris Pengurus Anak Cabang atau PAC PKB se-Kabupaten Inhil./*/dro

Pemkab Meranti Tarik Seluruh Kendaraan Dinas

MERANTI, detikriau.org — Jumat (12/3/2021) mendatang merupakan batas waktu bagi seluruh  penanggungjawab atau pengguna kendaraan ‘plat merah’ untuk mengumpulkan aset bergerak milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di halaman Kantor Bupati Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.

Jika tidak juga diserahkan hingga batas waktu yang telah ditentukan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar intruksikan penarikan paksa.

Wabup H Asmar mengungkapkan, hal tersebut dilakukan dalam rangka penertiban dan pendataan barang milik negara khususnya kendaraan dinas milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Saya intruksikan kepada seluruh pengguna kendaraan dinas milik Pemda untuk segera mengumpulkan kendaraannya untuk dilakukan pendataan,” ujar AKBP (Purn) ini disela peninjauan kendaraan dinas yang telah dikumpulkan oleh OPD dihalaman Kantor Bupati, Meranti, Selasa (9/3/2021).

Sementara itu,  Plt Kepala Bidang Aset BPKAD Meranti, Susanti SH, mengungkapkan, sesuai intruksi Bupati H.M Adil SH dan Wabup H. Asmar, pendataan dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang berada di Kantor, Dinas, Badan, Sekretariat dan dua Pemerintah Kecamatan yakni Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat.

Dalam pengumpulan dan pendataan aset kendaraan ini, dikatakan Susanti, Bidang Aset bekerjasama dengan Satpol PP.

“Pengumpulan dan pendataan kendaraan dinas ini sesuai dengan perintah Pak Bupati untuk mengetahui secara pasti jumlah kendaraan milik Pemda mulai dari kondisi dan peruntukannya,” ujar Susanti.

Setelah dua hari proses pengumpulan berjalan, terhitung sejak Senin (8/3/2021) kemarin, diakui Susanti, masih banyak kendaraan dinas yang dikuasakan kepada OPD belum diserahkan

Diantaranya yang berada di Dinas Sosial, Disparpora, Disdikbud, DLHK, Dinas Ketahanan Pangan dan BPBD. Meskipun OPD lainnya sudah mulai mengantar.

Ia berharap, sebelum hari Jumat (12/3/2021), mendatang seluruh kendaraan dinas tersebut sudah terkumpul semua.

“Kita berharap kerjasamanya untuk memgumpulkan kendaraan dinas milik Pemda, karena ini merupakan intruksi dari Bupati,” ucap Susanti.

Sementara itu, ia juga menuturkan, bahwa  kendaraan yang akan didata dan dikumpulkan jumlahnya ratusan baik roda dua, roda empat dan enam.

“Kita akan menunggu hingga batas waktu yang telah ditetapkan, jika sampai waktu itu (Jumat (12/3/2021), red) tidak juga diantarkan, maka kita (Bidang Aset, red) bekerjasama dengan Satpol PP akan menarik paksa, jika perlu melibatkan aparat kepolisian,” tegas Susanti.

Terkait pengumpulan kendaraan plat merah itu, ia mengakui, bahwa telah menyurati seluruh OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah dikumpulkan nantinya, akan dilakukan pengecekan kondisi fisik seluruh kendaraan dinas tersebut.

“Kami akan melakukan pengecekan fisik kendaraan disaksikan bupati dan wakil bupati. Kita akan mencatat sesuai kondisi kendaraan. Setelah proses itu selesai maka kendaraan itu akan kembali diserahkan kepada pengguna untuk mendukung operasional mereka,” jelas Susanti.

Ia juga menambahkan, tidak semua kendaraan dinas akan dikumpulkan, terutama yang penggunaannya sangat penting.

“Tidak semua dikumpulkan, seperti ambulan, mobil petugas kebersihan, mobil damkar dan mobil tenaga dokter, ” beber Susanti. (HumPemkabMeranti/eko)