Arsip Kategori: Inhil Selatan

Tangkap Warga Tanah Merah, Polisi Sita 12 Paket Shabu

Tanah Merah, detikriau.org – Unit Reskrim Polsek Tanah Merah Polres Inhil menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika berinisial B dirumah kediamannya di Jalan Yos Sudarso, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kab Inhil, Riau pada minggu, 28 maret 2021 malam.

Dari tangan pria berusian 37 tahun dengan nama sapaan lainnya, skelo ini berhasil disita 12 paket shabu.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan yang disampaikan oleh Kasubbag Humas AKP Warno melalui pesan tertulis, senin (29/3), keberhasilan pengungkapan kasus diawali dengan diterimanya informasi dari masyarakat. Penangkapan pelaku dipimpin langsung Kapolsek Tanah Merah, AKP Liber Nainggolan.

“Saat penggeledahan ditemukan 12 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening yang diletak dilantai rumah,” ujar AKP Warno.

Kepada petugas, skelo mengaku barang haram tersebut didapatkannya dari Is.

“Unit Reskrim Polsek Tanah Merah langsung melakukan pengembangan ke rumah Is di Jalan Pemda Desa Tanah Merah, namun Is sudah melarikan diri dan rumah dalam keadaan terkunci,” tuturnya.

Tak pelak, rumah Is pun digeledah, akan tetapi Unit Reskrim Polsek Tanah Merah tidak menemukan barang bukti.

“Pelaku B beserta barang bukti lainnya diamankan ke Polsek Tanah Merah untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Berat sabu belum ditimbang,” akhiri AKP Warno./dro

Asik Pesta Shabu, Polisi Ciduk Pasutri di Batu Ampar

foto: Arsip Polres Inhil/detikriau

Kemuning, detikriau.org – Polisi menangkap pasangan suami istri (pasutri) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil, S (32) dan YA (21). Pasangan nikah siri ini kedapatan berpesta sabu dengan seorang pria inisial K (50) pada Jumat 26 Februari 2021 sekira pukul 01.30 Wib.

“Polisi menyita barang bukti dua paket kecil dan sembilan paket besar kristal bening yang diduga sabu dengan total berat 10,31 gram dan sisa pakai di kaca pirex dalam bong seberat 1, 35 gram serta 1 set alat hisap sabu,” ujar Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno. Sabtu (27/2)

Dikatakan AKP Warno, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya tempat di Desa Batu Ampar yang sering dijadikan pesta sabu. Selanjutnya polisi melakukan pemantauan dan kemudian menciduk para pelaku tersebut.

“Saat ini pasutri siri tersebut ditahan dengan status pengguna narkoba, sementara K adalah pemilik sabu, setelah diinterogasi Ia mengaku mendapatkan sabu itu dari seorang berinisial ZI yang masih dalam penyelidikan,”

“Untuk sementara pasutri ini pengguna, sementara K ini pemilik sabu. Semuanya masih kami selidiki,” tuturnya.

Kedua pasutri dan K tersebut kini dikenakan pasal terkait memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

“Tersangka telah diamankan di Mapolsek Kemuning dan akan dikenakan Pasal 114 (1) subs Pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” sebut AKP Warno.

Diketahui saat hendak digrebek S dan K berusaha melarikan diri namun dengan cepat polisi dapat menangkap mereka, sementara YA sedang berbaring di atas tempat tidur.

“Para pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Kemuning untuk pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Selain sabu juga diamankan barang bukti 1 alat hisap sabu, 2 unit telepon genggam, uang tunai Rp. 650.000 dan 1 buah dompet warna hitam,” Akhiri AKP Warno/*

Polisi Sita 3,58gram Shabu di Keritang. Seorang Kurir di Tangkap

Keritang, detikriau.org – Unit Reskrim dan Unit Intel Polsek Keritang Polres Inhil menangkap kurir narkotika jenis sabu.  Pria berinisial Z (36) itu dibekuk di Jalan Lintas Samudra, Dusun Sidomukti Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, jum’at (26/2) sekira pukul 08.30 Wib

“Pada saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan narkoba jenis sabu seberat 3,58 gram yang disimpan didalam sebuah dompet milik bersangkutan,” ujar Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, melalui keterangan tertulisnya.

AKP Warno menjelaskan tersangka ditangkap saat hendak meletakkan barang kiriman berupa sabu dari rekannya berinisial T (dalam lidik), disalah satu tiang listrik yang ada di Jalan Lintas Samudra sampai ada orang yang akan mengambilnya.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah di kantor Mapolsek Keritang,” kata dia.

Barang bukti shabu seberat 3,58 gram dikemas  dalam 7 bungkus. Tutur disita satu buah telepon genggam, satu unit motor, berikut satu buah dompet.

“Sementara pria berinisial T, asal dari sabu tersebut masih kita selidiki,” pungkasnya./*

Tangkap warga Reteh, Polisi sita 0,4gram shabu

Reteh, detikriau.org _ Jajaran Polres Inhil kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Pengungkapan dilakukan pada masa Operasi Antik 2021 (digelar pada 18 Feb – 11 Maret 2021)

Dari kasus ini Unit Reskrim Polsek Reteh mengamankan seorang tersangka  inisial B (36) warga Teluk Medan Kecamatan Enok dengan Barang Bukti Shabu seberat 0,40 gram.

Hal itu disampaikan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, Kamis (25/2/2021).

Diterangkan, pelaku B ditangkap saat berada di Jalan Irian Jaya Pulau Kijang tepatnya di Pelabuhan “Haji Acok”, Kecamatan Reteh.

AKP Warno menyampaikan pengungkapqn kasi bermula pada rabu (24/2), saat itu sekira pukul 17.30 wib, Kapolsek Reteh, AKP Muhammad Rafi mendapat informasi adanya peredaran Shabu diwilayahnya dan langsung memerintahkan anggota Reskrim untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Saat itu tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Reteh melihat pelaku sedang melintas di Jalan Irian Jaya, yang mana sebelumnya transaksi Shabu itu dilakukan di Jalan SMP berdasarkan informasi dari masyarakat,” ujarnya.

Saat dilakukan penggeledahan badan B, ditemukan satu plastik bening yang diduga berisi sabu. Pelaku B ini mengakui sabu-sabu tersebut dibelinya dari seorang laki-laki yang tidak Ia ketahui.

“Kasus ini masih dalam pengembangan. Tersangka dan barang bukti Shabu serta barang bukti lainnya di amankan di Polsek Reteh,” tutup AKP Warno./*

Ketua DPRD Inhil Resmikan Surau Darul Islam di Kecamatan Kemuning

Ketua DPRD Inhil DR Ferryandi (tengah berbaju batik)

KEMUNING, detikriau.org –  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr. H. Ferryandi, ST, MM, MT meresmikan Surau Darul Islam di Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning, Minggu (14/02/2021).

Ferryandi beserta rombongan tiba di Surau Darul Islam pukul 9:45 WIB (14/02/2021). Rombongan disambut oleh masyarakat setempat.

Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Desa Talang jangkang Aminuddin, Kepala Desa Limau Nanis Herman, Bhabinkamtibmas Aipda Rustam Efendi, Tokoh agama, Tokoh masyarakat.

Peresmian masjid tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ferryandi didampingi pengurus Surau Darul Islam.

Dalam sambutannya, Dr. H. Ferryandi, ST, MM, MT  menyampaikan bahwa Masjid ini merupakan wujud dari Kerja keras pemerintah desa Talang Jangkang beserta warga kemuning yang telah bersama sama menyumbang dalam pembangunan Masjid ini.

“Semoga menjadi amal ibadah bagi semua orang yang telah menyumbang baik materi maupun non materi,” tutup beliau.(*)

Polisi Tangkap 2 Orang Nelayan. Soal Apa?

“Seorang nelayan merupakan warga Kab Kuansing dan seorang lagi warga Kab Inhu”

Tanah Merah, detikriau.org – Unit Reskrim Polsek Tanah Merah Polres Inhil meringkus HE (29) warga Pulau Bayur Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuansing dan DP (30) warga Desa Kuantan Tenang Kecamatan Rakit Kulim, Kab Inhu di  Jalan Ampera Desa Tanah Merah Kec Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir pada sabtu (6/2/21) sekira pukul 12.30 Wib

Saat diringkus, dari pria yang berprofesi sebagai nelayan ini ditemukan serbuk putih yang diduga narkotika jenis shabu seberat 5,07 gram.

Diterangkan Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa telah terjadi transaksi narkotika di RW 04 Desa Tanah Merah.

“Unit Reskrim Polsek Tanah Merah melaporkan informasi tersebut kepada Kapolsek Tanah Merah AKP Liber Nainggolan yang kemudian memerintahkan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan,” ujar AKP Warno

Pada saat melakukan peyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Tanah Merah, dijelaskan AKP Warno, dijumpai dua orang laki – laki yang mencurigakan sedang berjalan dari arah Jalan Ampera Desa Tanah Merah menuju Jalan Pemda Desa.

“Kemudian Unit Reskrim Polsek Tanah Merah mengamankan kedua orang tersebut dan memanggil Kepala Dusun dan warga setempat sebagai saksi penggeledahan, dari terduga pelaku ditemukan 1 amplop yang disembunyikan didalam topi warna coklat yang digunakan oleh tersangka HE,” ditambah AKP Warno.

Setelah amplop tersebut diperiksa ditemukan dua paket shabu yang di bungkus plastik bening dengan berat total 5,07 gram. Kemudian ke-dua pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Tanah Merah untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Turut diamankan uang tunai sejumlah Rp. 39.200 berikut dua unit handphone”. Akhiri AKP Warno./dro

Mendekam dibalik jeruji, rumah kakek pengedar sabu disantroni maling

RH (19) pelaku pencurian / Foto: Arsip Polres Inhil

Keritang, detikriau.org – Rumah kediaman kakek 66 tahun, KU warga Kotabaru Siberida Kec Keritang Inhil digeranyang maling. Akibat kejadian ini, pesakitan kasus narkotika yang baru dibekuk polisi pada 23 januari 2021 yang lalu itu harus kehilangan harta benda jutaan rupiah.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno, pelaku pencurian merupakan residivis kasus pencurian RH (19) juga warga Kotabaru Siberida.

RH diketahui mencuri perhiasan berupa jam tangan merk ternama, sebuah cincin Delima dan dompet berisikan uang 100 ribu rupiah disebuah rumah milik KU di jalan Home Base, Lorong Seratus Desa Kotabaru Sebrida, Kecamatan Keritang.

Diterangkan AKP Warno, kronologi pencurian terjadi pada Sabtu 23 Januari 2021 siang, tetangga melaporkan kepada KU yang sedang mendekam di balik jeruji Polsek Keritang, bahwa ada orang yang masuk kedalam rumah melalui pintu belakang.

“Setelah dilakukan pengecekan rumah KU oleh anggota kepolisian dan beberapa saksi, barang-barang KU sudah tidak ada lagi alias hilang didalam rumah,” kata AKP Warno

atas kejadian tersebut, KU mengalami kerugian materil kurang lebih sebanyak Rp. 5.100.000.

Kemudian pada Senin 25 Januari 2021 pagi, KU melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Keritang.

Berdasarkan laporan tersebut  Plh. Kapolsek Keritang Ipda Delni Atma Saputra bersama anggota unit reskrim polsek keritang melakukan penyelidikan.

“Di hari yang sama, hasil penyelidikan diketahui pelaku pencurian adalah RH (Residivis perkara tindak pidana pencurian) setelah dilakukan penangkapan disita barang bukti berupa 1 jam tangan warna kuning mas, 1 cincin Delima warna merah dan 1 buah dompet warna hitam yang di dalamnya berisikan uang sebanyak Rp. 60.000”

“RH dan barang bukti dibawa ke Polsek Keritang guna penyidikan lebih lanjut.” Akhiri AKP Warno./dro

Niagakan Narkotika, Polisi Bekuk Pria 66 Tahun di Keritang

Tembilahan, detikriau.org –  KU warga Desa Kotabaru Siberida Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil diringkus petugas Kepolisian pada sabtu 23 januari 2021 sekira pukul 12.15 Wib atas dugaan tindak pidana narkotika.

Diterangkan kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, penangkapan pria berusia 66 tahun ini berawal dari informasi yang diterima Kapolsek Keritang Ipda Delmi Atma Saputra dari masyarakat adanya peredaran narkotika jenis shabu di Home Base D, Lorong Seratus RW 005 Desa Kotabaru Seberida.

“Peredaran shabu itu diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang diketahui inisial KU. Berdasarkan informasi tersebut kemudian Anggota Unit Reskrim Polsek Keritang melakukan penyelidikan dan diketahui terlapor (pelaku) sedang berada di dalam rumahnya,” kata AKP Warno Akman. Ahada (24/1)

Saat dilakukan penggerebekan pelaku saat itu Ia sedang menimbang barang bukti diduga narkotika jenis shabu dengan menggunakan timbangan digital.

“Pelaku segera ditangkap dan dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Kepala dusun dan warga setempat, dari hasil penggeledahan rumah terlapor ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik bening ukuran sedang yang berisi serpihan kristal warna putih yang diduga narkotika jenis shabu, dan beberapa alat hisap shabu,” jelasnya.

Keterangan KU, narkotika tersebut diperolehnya dengan cara membeli dari rekannya yang berinisial A (Dalam Lidik).

“Rencananya narkotika yang dibelinya tersebut akan kembali dipaket dalam beberapa paket kecil untuk dijual kembali. Total berat kotor shabu yang berhasil diamankan 1 gram,” sebut Kasubbag Humas AKP Warno.

“Terlapor dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Keritang Guna Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut”. Akhirinya./*

Reses H Dani M Nursalam, Kades Batu Ampar: Hanya Satu Anggota DPRD Riau yang Datang ke Desa Kami

Kemuning, detikriau.org — Kepala Desa (Kades) Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Mahroni mengapresiasi kunjungan Anggota DPRD Provinsi Riau, H Dani M Nursalam. Menurutnya, disepanjang tahun 2020 ini, H Dani M Nursalam merupakan satu-satunya Anggota DPRD Provinsi Riau yang berkunjung ke Desa Batu Ampar.

“Kami merasa tersanjung. Hanya 1 Anggota DPRD Provinsi Riau yang datang ke desa kami hingga akhir tahun 2020 ini. Kita patut apresiasi sosok muda ini,” ujar Mahroni saat menyampaikan sambutan dalam acara Reses Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Kabupaten Inhil Masa Sidang IV, H Dani M Nursalam, Selasa (22/12) pagi.

Lebih lanjut, Mahroni juga meminta dukungan terhadap jalannya pembangunan di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, khususnya Rumah Layak Huni atau RLH.

“Selain itu, kami di Desa Batu Ampar juga sedang fokus untuk membangun ekonomi masyarakat. Ekonomi kerakyatan,” tukas Mahroni.

Anggota DPRD Provinsi Riau, H Dani M Nursalam mengungkapkan, kegiatan reses merupakan kegiatan yang penting. Hal ini, menurut Dani, bisa dilihat saat Anggota DPRD, khususnya DPRD Provinsi Riau membahas kebijakan pembangunan.

“Apa yang mau dibicarakan jika tidak paham kondisi masyarakat. Salah satu cara memahami kondisi itu adalah melalui reses, mengunjungi langsung masyarakat,” pungkas H Dani yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Secara umum, H Dani menuturkan, tujuan kegiatan reses adalah untuk menghimpun dan mendengar aspirasi masyarakat. Pelaksanaan reses, diungkapkan H Dani akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi Anggota DPRD bersangkutan, namun juga masyarakat yang mengamanahkan Anggota DPRD sebagai wakilnya.

Menanggapi permintaan Kepala Desa Batu Ampar, Mahroni ihwal pembangunan rumah layak huni, Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Inhil periode 2014-2019 itu mengungkapkan, bahwa Pemerintah Provinsi Riau memang telah melaksanakan program tersebut setiap tahunnya.

Pada tahun ini, dikatakan H Dani, nomenklatur rumah layak huni oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) adalah “Pembangunan Rumah Layak Huni”. Syaratnya, program tersebut mesti dilaksanakan di kawasan kumuh seluas 15-20 hektare.

“Kalau tidak di kawasan kumuh tidak bisa diakomodir melalui Dinas PU, tapi mungkin menggunakan Bansos. Untuk itu, harus ada penetapan kawasan kumuh di suatu wilayah desa bersangkutan sebelum mengajukan usulan pada program “Pembangunan Rumh Tidak Layak Huni”,” jelas Wakil Ketua Komisi IV (Empat) DPRD Provinsi Riau itu.

Selain persoalan Rumah Layak Huni, H Dani M Nursal pun mendapat sejumlah pertanyaan ihwal program pembangunan dan pendidikan yang berasal dari warga peserta reses.

Kedatangan Anggota DPRD Provinsi Riau, H Dani M Nursalam ke Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning turut didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Inhil Periode 2019-2024, Muammar Armain, Anggota DPRD Kabupaten Inhil Periode 2014-2019, para staf DPRD Provinsi Riau, dan sejumlah pengurus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Inhil./*

Miliki Narkotika, Polisi Ringkus Warga Selensen

Kemuning, detikriau.org – Kepolisian Polsek Kemuning Polres Indragiri Hilir meringkus MAT (20) warga Dusun Suka Jadi Kel Selensen Kec Kemuning atas tindakpidana penyalahgunaan narkotika.

Dari tangan remaja pengangguran ini polisi menyita 10 paket kecil narkotika jenis shabu dengan berat 0,45gram, ¼ butir pil ekstasi, alat hisap shabu atau bong, berikut sejumlah alat bukti lainnya.

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan. Penangkapan pelaku berawal dari informasi yang diterima unit reskrim Polsek Kemuning pada tanggal 26 november 2020 bahwa disalah satu rumah di Kelurahan Selensen sering terjadi penyalahgunaan Narkotika.

Setelah dilakukan rangkaian penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil dilakukakan penangkapan.

“ Unit Reskrim Polsek Kemuning berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polres Inhil untuk pengembangan kasus lebih lanjut.”Akhiri Kapolres./*