Kami sampaikan kabar untuk anda

Kapolda Riau release pengungkapan kasus narkoba liquid yang dikendalikan Napi

“Dalam kesempatan itu, Polda Riau juga lakukan pemusnahan puluhan kilogram BB shabu dari empat kasus tindak pidana narkoba”

Pekanbaru, detikriau.org – Kapolda Riau Irjen Pol Drs Agung Setya Imam Efendi, SH, SIK, MSi menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Narkoba Jenis Liquid dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Shabu pada di halaman belakang Markas Komando Polda Riau jalan Pattimura no 13 Kota Pekanbaru, kamis pagi (04/02/2021)

Dalam keterangannya kepada awak media, Irjen Pol Agung mengatakan, pengungkapan kasus narkotika jenis liquid bermula dari informasi yang diterima Tim Opsnal Ditnarkoba Polda Riau pada hari kamis tanggal 21 Januari 2021 sekira jam 20.30 Wib yang lalu, bahwa di Jalan Raya Pasir Putih Km-7 desa Baru Kab. Kampar Riau adanya seorang laki-laki menyimpan narkoba yang kemudian berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku, JAC (38) berikut sejumlah BB narkotika.

Hasil introgasi, JAC juga mengakui masih menyimpan narkoba di rumahnya, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RW dan juga berhasil ditemukan barang bukti.

“JAC mengakui mendapatkan narkotika dari RIS yang hingga kini masih DPO,” Ujar Irjen Pol Agung

Selanjutnya Team Opsnal melakukan pengembangan dan didapat informasi dari JAC bahwa RIS merupakan orang suruhan MS (40).

Dari kasus ini petugas menyita barang bukti berupa 50 botol narkotika cair merk Ferrari yang disimpan didalam kotak bola lampu, lima gram narkotika jenis shabu, satu bungkus ukuran kecil berisikan serbuk berwarna orange jenis ekstasi, dan satu bungkus ukuran kecil serbuk berwarna hijau jenis ekstasi.

Agung mengatakan bahwa peredaran narkoba di Riau menjadi PR bagi Polri untuk pengungkapan kedepannya. Peredaran narkotika jenis Liquid ini dikendalikan oleh MS yang merupakan napi kasus narkoba di rutan di pariaman.

“MS pernah kita tangkap tahun 2018 di Polsek Rumbai dengan hukuman delapan tahun penjara. Dari hasil pemeriksaan MS di pindahkan ke Pariaman dengan tujuan agar dapat mengelola pengedaran narkoba di Riau dan Sumatra Barat khususnya di Padang. Bagaimana sampai MS bisa minta pindah maka Pihak lapas yang bisa menjelaskan” ujar Agung sambil menutup pembicaraan.

Selain menyampaikan konperensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis cair, dalam kesempatan itu kepolisian juga melakukan pemusnahan barang bukti dari empat kasus tindak pidana narkoba dengan delapan tersangka serta barang bukti puluhan kilogram shabu. /eko

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.