Kami sampaikan kabar untuk anda

Ketua DPRD Minta Dinsos Inhil Verifikasi Ulang Data PBI-BPJS Kesehatan

“79% Masyarakat Inhil Mengaku Fakir Miskin”

Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi (kanan) bersama Ketua Komisi IV, Samino saat memimpin RDP bersama Dinas Sosial Inhil dan BPJS Kesehatan awal pekan tadi di Tembilahan/Foto: screenshoot video/detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Ketua DPRD Inhil Dr H Ferryandi meminta Dinas Sosial untuk mendata secara benar Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Keakuratan data sangat diperlukan agar tidak ada lagi hak masyarakat miskin yang  terabaikan disebabkan ketidaktepatan pendataan.

“Sakit itu tidak pernah terlebih dahulu memberi tau. Kalau datang sakit, ya harus segera diobati. Yang kita sayangkan jikalau si sakit benar-benar masyarakat tidak mampu. Saat memintakan pelayanan kesehatan, ternyata mereka tidak termasuk penerima bantuan iuran. Siapa  lagi yang harus melindungi mereka kalau bukan kita yang saat ini diembankan amanah untuk itu,” Dikatakan Ferryandi ditemui di gedung DPRD Inhil, selasa (28/1).

Untuk melakukan pendataan, ditambahkan politisi Partai Golkar Inhil ini, terlebih dahulu tentu harus jelas prasyarat apa yang bisa dikategorikan sebagai kelompok masyarakat miskin.

JIka kategori itu tidak tepat atau justru malah tidak dipahami, ia khawatir masyarakat  yang seharusnya tergolong mampu justru mendapatkan bantuan iuran, sementara fakir miskin dan benar-benar membutuhkan malah terlewatkan.

79% masyarakat Inhil mengaku fakir miskin

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Dinas Sosial Inhil dan pihak BPJS digedung DPRD Inhil, disebutkan Ferryandi, dilaporkan dari total 600 ribuan lebih masyarakat inhil, 79%-nya masuk sebagai PBI-BPJS Kesehatan, atau dikategorikan sebagai masyarakat miskin.

Fery meragukan keakuratan data ini. Menurutnya, 79% itu jumlah yang sangat besar, apalagi sampai saat ini masih kerab didapati masyarakat yang ternyata benar-benar miskin malah belum terdata sebagai PBI BPJS Kesehatan.

 “Makanya kami meminta Dinas Sosial untuk memverifikasi kembali data ini secara benar” ditegaskannya

Ditambahkan Ferry, untuk melakukan verifikasi ulang data PBI BJS Kesehatan, Tahun Anggaran 2020 yang lalu, Pemkab Inhil sudah menggelontorkan dana sebesar Rp2 miliar melalui Dinas Sosial, sayangnya program ini tidak dijalankan.

“Tahun ini kita anggarkan 2,5 miliar, jangan lagi tidak dilaksanakan. Data akurat harus kita dapatkan secara benar agar setiap rupiah uang rakyat yang kita anggarkan harus benar-benar tepat sasaran untuk masyakarat yang berhak menerimanya,” Peringatkan Ferry

Ferry juga menambahkan, kepada Dinas Sosial, DPRD nantinya tidak hanya akan memintakan data PBI- BPJS Kesehatan yang valid tetapi juga data-data lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Dinsos dalam menangani masalah-masalah sosial di Kabupaten Inhil.

Bupati Iinhil,HM Wardan, dikatakan Ferry menginginkan data-data rinci kondisi masyarakat Inhil dapat disajikan secara mudah dan terbuka secara transparan.

“Kita harapkan data-data tersebut dilampirkan dalam satu sistem yang bisa diakses oleh siapapun secara terbuka dan transparan.” Akhirinya.

Untuk sekedar memberitahu, Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan  adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari Pemerintah sebagai peserta program Jaminan Kesehatan. Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah./ dro

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.