Kami sampaikan kabar untuk anda

Salahgunakan Narkotika, Residivis dan PNS di Inhil digari.

Tembilahan, detikriau.org – Sat Narkoba Polres Indrgairi Hilir mengamankan enam orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu dan pil ekstasi pada Selasa, 5 Januari 2021 sekira pukul 11. Wib di Jalan Baharuddin Jusuf Kecamatan Tembilahan. Dari keenam orang tersebut, tiga orang merupakan residivis kambuhan dan seorang PNS.

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, kamis (7/1),  kronologis penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah salah seorang pelaku, SA Jalan Baharudin Yusuf sering terjadi transaksi narkotika yang sudah meresahkan masyarakat, diduga dilakukan residivis narkoba.

Atas informasi tersebut Kasat Narkoba AKP Bahtiar memerintahkan Opsnal Sat Narkoba melakukan penyelidikan.

“Setelah mendapat informasi yang akurat, dibawah pimpinan KBO Narkoba bersama anggota melakukan penangkapan terhadap SA dan 5 (lima) orang lainnya inisial JU, SY, EI, RAM dan FI,” ujarnya.

Disaksikan ketua RT dan warga setempat anggota kepolisian melakukan penggeledahan rumah. Dikatakan Kasubbag AKP Warno, dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 2 paket Shabu dan 1 unit timbangan digital yang ditemukan didalam kamar.

“Selain itu, 5 paket Shabu ditemukan dilantai, 1 paket Shabu ditemukan di samping lemari TV, alat hisap Shabu tergeletak dilantai serta uang tunai senilai Rp. 680 ribu ditemukan disaku sebelah kiri SA,” jelas AKP Warno.

Sementara terhadap JU disita 2 unit handphone. 17 butir pil Extacy warna merah terbungkus plastik putih bening dan dibalut dengan bungkus permen didapati dari tsk RAM.

“Setelah melakukan penggeledahan para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Inhil untuk diproses lebih lanjut. Untuk Shabu total beratnya belum ditimbang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, ke enam tersangka adalah, SA (38), JU (47), EI (44), SY (43), RAM (24) dan FI (24).

Dari hasil interogasi diketahui bahwa,  5 paket shabu siap edar yang ditemukan oleh petugas diakui milik SA, selanjutnya 1 paket shabu milik JU yang dibeli dari SA, 2 paket milik SY dan EI juga dibeli dari SA, sedangkan Narkotika jenis pil extacy sebanyak 17 (tujuh belas) butir ditemukan oleh petugas dan diakui milik RAM dan FI untuk digunakan dan diedarkan./*

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.