Kami sampaikan kabar untuk anda

Rusak Fasilitas Masjid, Polisi Bekuk Pengemudi Ojol di Guntung

“Pelaku disangkakan dengan pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama (ancaman hukuman 5 tahun) dan 406 KUHP tentang perusakan barang (ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan).”

Tembilahan, detikriau.org – AZ (38) warga jalan Jend Sudirman Gang Bugis Kelurahan Taga Raja Kecamatan Kateman, Inhil dibekuk petugas kepolisian atas tindakan pengrusakan fasilitas  Masjid Besar Al-Fallah Sungai Guntung yang dilakukannya pada selasa (22/12) sekira pukul 09.30 Wib.

Keterangan kepolisian, tindakan pelaku diduga dilakukan dalam kondisi pengaruh narkoba.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menerangkan, pengrusakan fasilitas masjid yang dilakukan pengemudi ojol tersebut awalnya diketahui marbot masjid, Junaidil. Saat membersihkan Masjid untuk persiapan sholat Dzuhur, Junaidil menemukan lemari kaca yang berisikan kitab suci Al Qur’an telah rubuh dengan pecahan kaca berserakan.

Tanpa merasa curiga saksi  membersihkan pecahan kaca tersebut dan selanjutnya memberitahukan kepada pengurus Masjid.

Selanjutnya sekira pukul 16.00 Wib pengurus Masjid membuka CCTV untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut dan diketahui dari rekaman CCTV bahwa pada pukul 09.30 Wib telah masuk seorang pria kedalam Masjid dari pintu belakang dan langsung menjatuhkan lemari kaca kemudian  keluar meninggalkan Masjid.

“Pukul 22.00 Wib Pengurus Masjid melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kateman,” Ujar Kapolres

Menerima laporan, sekira pukul 22.30 Wib, Kapolsek Kateman beserta Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan diperoleh bahan keterangan ciri-ciri pelaku menggunakan baju lengan panjang warna abu, memakai topi warna hitam, dan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan, pada hari Rabu, 23 Des 2020 sekira pukul 13.00 Wib, Unit Reskrim Polsek Kateman mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku bertempat tinggal di Jl. Jend. Sudirman, Gg. Bugis, Kel. Tagaraja, Kec. Kateman, dan selanjutnya pada pukul 13.40 Wib berhasil diamankan beserta barang bukti di rumahnya.

“Tes urine pelaku positif mengandung Amphetamin, diduga tindakan dilakukan dibawah pengaruh narkoba,”

“Pelaku disangkakan dengan pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama (ancaman hukuman 5 tahun) dan 406 KUHP tentang perusakan barang (ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan).” Akhiri Kapolres./*

Categorised in: Inhil, Inhil Utara

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.