Kami sampaikan kabar untuk anda

Polsek Tampan Gulung Pelaku Curas yang Tewaskan IRT

Pekanbaru, detikriau.org — Unit Reskrim Polsek Tampan Polresta Pekanbaru Polda Riau berhasil menangkap Pelaku Curas( jambret) yang menewaskan korban .

Kapolresta Pekanbaru Polda Riau Kombespol. Nandang Mu’min Wijaya,S.I.K.,M.H  melalui Kapolsek Tampan Kompol. Hotmartua Ambarita,S.H.,S.I.K.,M.H menjelaskan,tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (5/12/2020).

Keberhasilan penangkapan pelaku diterangkan berawal dari hasil informasi dan penyelidikan Tim Opsnal Polsek Tampan.

“FR Als Repsol Als Ijal pelaku utama Jambret mengaku kepada pihak kepolisian melakukan aksi sadisnya seorang diri,”Ungkap  Kompol Ambarita

Dimana saat itu dikatakan Ambarita, pelaku yang melintas di Jl. Naga Sakti melihat Korban yang berboncengan dengan kedua anaknya dan saat itu anak korban memegang Hand Phone sehingga muncul lah niat jahat dari pelaku.

Pelaku memanfaatkan situasi sepi disekitaran Jalan Naga Sakti,pelaku memepet korban dan menarik HP yang dipegang anak korban,saat itu sempat terjadi tarik menarik antara anak korban dan pelaku sehingga korban oleng dan terjatuh sehingga korban tidak sadarkan diri.

“Saat itulah pelaku FR mengambil tas dan HP milik korban dan segera melarikan diri.” Ditambahkannya

Setelah berhasil merampas harta korban, pelaku melarikan diri ke warung pecel lele temannya yang bernama S dimana sepeda motor yang digunakan pelaku adalah sepeda motor S.

Dari hasil kejahatan pelaku berhasil mengambil tas korban yang berisi uang tunai Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah), 1 unit HP Samsung dan surat-surat berharga milik korban (KTP ,STNK Kendaraan dan Kartu ATM Bank BRI) .

Karena S sudah meminjamkan sepeda motor kepada pelaku FR Als Repsol Als Ijal , S diberi uang sebesar Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah), setelah itu Pelaku juga menyuruh S untuk menjual hasil kejahatannya yaitu HP milik korban,namun belum berhasil dijual oleh Oleh S.

Selain menyerahkan HP korban, pelaku FR juga menyuruh S untuk menyimpan STNK,KTP dan Kartu ATM Bank BRI milik korban.

Selanjutnya pelaku FR mengajak S untuk melakukan pesta Narkoba dengan uang hasil kejahatan yang ia peroleh,hal ini juga di benarkan dengan adanya hasil tes urine dari S dan FR yang positip menggunakan methamphetamine.”

“atas perbuatan ini, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 365 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.” tutup Kompol Ambarita./*

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.