Kami sampaikan kabar untuk anda

Kasus penyiraman air keras. Rolis sebut tidak miliki masalah pribadi dengan kedua terdakwa

“meminta kedua terdakwa diberikan hukuman setimpal dengan perbuatan mereka”

Tembilahan, detikriau.org – Pengadilan Negeri Tembilahan menggelar sidang lanjutan kasus penyiraman air keras yang menimpa korban, H Rolis Gustanto, Kamis (12/11/2020) sore di Kantor Pengadilan Negeri Tembilahan.

Sidang kedua yang digelar ini mengagendakan keterangan saksi korban oleh H Rolis Gustanto. Kehadiran H Rolis Gustanto didampingi juga oleh Tim Kuasa Hukum.

Dihadapan majelis hakim Rolis menuturkan bahwa peristiwa yang menimpa dirinya ini terjadi pada 22 Mei 2020 di Jalan Gunung Daek, Gang Gunung Jati, Tembilahan, sepulang shalat maghrib.

“Kejadian itu sekira pukul 18.30 WIB. Setelah berbuka puasa, saya menuju surau untuk shalat. Selesai shalat, saat dalam perjalan pulang, sekira 20 meter sebelum sampai rumah, saya berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai 2 orang. Mereka mendekati Saya dan melakukan penyiraman,” dikatakan Rolis.

Rolis mengaku kenal dengan wajah kedua terdakwa yang dihadirkan secara virtual dalam persidangan.

Rolis juga mengaku curiga dengan gelagat kedua terdakwa yang saat kejadian mendekati Dirinya menggunakan sepeda motor.

Saat pelaku melakukan penyiraman, Rolis menyebut ia sempat “menangkis” menggunakan sajadah, cairan diduga air keras yang diguyurkan ke arahnya.

“Saya teriak minta tolong. Kaki saya saat itu masuk ke parit, saya tidak bisa melihat dengan jelas setelah disiram. Saya ditolong tetangga. Saya minta siram air biasa. Setelah keluarga saya tahu, saya dibawa ke rumah sakit,” diceritakan H Rolis.

Menurut Rolis, Dirinya tidak memiliki permasalahan pribadi dengan kedua terdakwa bahkan ia mengaku tidak tahu alasan kedua terdakwa melakukan tindakan penyiraman air keras terhadap dirinya.

Akibat peristiwa penyiraman air keras tersebut, korban menderita kerugian materil sekira Rp400 juta untuk biaya perobatan.

“Menurut dokter, Saya masih harus operasi 1 sampai 2 kali lagi,” ditambahkan Rolis seraya meminta kedua terdakwa diberikan hukuman setimpal dengan perbuatan mereka.

Kedua terdakwa yang turut dihadirkan dalam persidangan kali ini, tidak membantah keterangan saksi korban./*/dro

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.