Kami sampaikan kabar untuk anda

Bupati: Buah Kemitraan dengan PWI, Kab Meranti dikenal diseluruh Indonesia

Irwan mendorong agar PWI semakin bisa berkiprah di Kepulauan Meranti”

Selatpanjang, detikriau.org – Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, mengungkapkan bahwa  PWI di Kepulauan Meranti memang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat  terutama pemerintah daerah, diantaranya Kepulauan Meranti saat ini sudah dikenal di seluruh indonesia.

“Ini tentu berkat kerja keras kemitraan antara pemerintah dengan Persatuan Wartawan Indonesia di Kabupaten Kepulauan Meranti dan provinsi Riau,” Ujar Irwan

Terkait dengan harapan-harapan yang disampaikan tentang masalah markas PWI Kepulauan Meranti, Irwan mengakui telah dibicarakan sebelumnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran PWI Kepulauan Meranti yang beberapa hari yang lalu bersilaturahmi ke kediaman kami dari jam 9 malam sampai jam 12 tengah malam, luarbiasa. Itu telah kita diskusikan, InsyaAllah nanti pak sekda kita tindaklanjuti menyangkut dengan aset, tanah dan bangunan ini,” ungkapnya.

Kemudian, dijelaskan Irwan, tanahnya memang aset daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sementara gedung tersebut adalah gedung yang dibangun oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau pada tahun 2013 yang saat itu peruntukannya untuk gedung pemuda.

“Namun sampai hari ini status gedung ini belum jelas, karena kalau dikatakan milik pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti aset ini belum diserahkan secara formal, kemudian kalau dikatakan masih milik pemprov Riau pengelolaan sepenuhnya sudah diserahkan kepada pemerintah Kepulauan Meranti. Jadi untuk mengeksekusi harapan-harapan tadi saya harapkan mungkin untuk aset tanah bisa segera kita proses, namun gedung kami mungkin mengharapkan bantuan dari PWI Provinsi Riau barangkali bisa mendiskusikan untuk dapat menghibahkan langsung dari provinsi ke PWI Kepulauan Meranti,” jelasnya.

Irwan juga mengapresiasi para wartawan yang sudah berkiprah banyak di Kepulauan Meranti dalam mengedukasi seluruh komponen di Kepulauan Meranti sehingga hari ini wartawan yang ada di Kepulauan Meranti jumlahnya sudah sangat banyak sekali.

“Pada saat saya pertama jadi bupati, wartawan di Kepulauan Meranti jumlahnya baru belasan tapi setelah sepuluh tahun kemudian wartawan sudah berjumlah lebih dari seratus orang,” ujarnya.

Selanjutnya, bupati dua periode itu juga ingin mendorong agar PWI semakin bisa berkiprah di Kepulauan Meranti, selain dari program-program yang telah disampaikan ia juga ingin menawarkan kerjasama yang bisa lebih bermanfaat  dan jangka panjang untuk dikenang oleh masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti.

“Saya ingin menawarkan PWI Kepulauan Meranti untuk bisa menuntaskan penulisan buku putih sejarah pemekaran kabupaten Kepulauan Meranti. Karena penulisan sejarah kabupaten Kepulauan Meranti ini di tahun 2014 sudah pernah dikerjasamakan dengan lembaga penelitian universitas Riau dan belum selesai karena baru dalam bentuk laporan akhir yang belum diseminarkan dan belum diterima oleh semua kalangan di Kepulauan Meranti,” pungkasnya./eko

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.