Kami sampaikan kabar untuk anda

Kerap dibuang, kamu akan terkejut jika tau apa manfaat ilalang

foto: internet

Detikriau.org – Hampir semua orang mungkin mengenal tumbuhan liar yang dinamai “ilalang/alang-alang”. Tanaman ini mampu tumbuh subur diberbagai kondisi tanah, baik kering maupun basah. Sampai saat ini, sebagian orang masih menganggapnya sebatas gulma, dibasmi dan dibuang begitu saja. Namun tahukan kamu bahwa tanaman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

melansir idnmedis.com, ilalang segar memiliki kandungan nutrisi kalium dan protein yang tinggi. Secara keseluruhan daun ilalang memiliki kandungan, protein mentah sebesar 6,5% , serat 39,4%, kalsium 3,3g/kg DM , fosfor 1,4g, kalium 11,7g, sodium 0,2g, magnesium 2,1g, mangan 89 mg, seng 13mg, dan 3 mg tembaga.

Kalium memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, mengendalikan tekanan darah, dan menjaga fungsi otot dan saraf yang mengendalikan jantung. Protein dan serat baik untuk pencernaan dan menjaga kolesterol.

iIalalang juga memiliki kandungan senyawa kimia yaitu: NDF (lignin, selulosa, hemiselulosa, dan protein pada dinding sel) 74,3% DM, ADF (lignin dan selulosa pada dinding tanaman) 45,7%, Lignin 6,6%, Ekstrak ethanol 1.9 %, dan Abu 7,0 %.

Manfaat Ilalang

Beberapa manfaat ilalang bagi kesehatan tubuh manusia adalah sebagai berikut :

  • Mengobati Hipertensi

Sebuah penelitian dilakukan di Ghana terhadap kucing dan kelinci untuk membuktikan bahwa ilalang dapat mengatasi hipertensi. Hasil penelitian membuktikan bahwa ekstrak etanol dalam ilalang mampu menurunkan tekanan jantung tanpa memberikan efek buruk terhadap denyut jantung.

Ekstrak etanol dalam ilalang memiliki sifat anti hipertensi yang sama mirip dengan mekanisme kerja dari adrenalin. Sehingga, ilalang dapat digunakan untuk mengobati hipertensi.

  • Mengatasi Kesulitan Buang Air Kecil

Berdasarkan penelitian, ilalang mampu meningkatkan ekskresi urin dalam tubuh dan meningkatkan jumlah natrium yang dikeluarkan dalam urin.

Unsur kalium dalam ilalang menyebabkan tanaman ini merupakan salah satu obat herbal yang memiliki sifat diuretik. Sehingga ilalang mampu mengatasi kesulitan untuk buang air kecil.

  • Membersihkan Darah dan Mengobati Gangguan Pencernaan serta Penyakit Kelamin

Berdasarkan penelitian di Afrika, ilalang juga mampu membersihkan darah, mengobati penyakit kelamin serta mengobati cegukan.

Ilalang juga telah dimanfaatkan oleh warga setempat di Afrika untuk mengatasi gangguan pada pencernaan seperti mual, muntah, diare, disentri, dan kolik.

  • Mencegah Berbagai Gangguan pada Jantung dan Pembuluh Darah

Penelitian dilakukan terhadap jantung dari kelinci untuk memastikan efek dari Graminone B yang dimiliki oleh ilalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilalang memiliki unsur vasolidator yang berfungsi untuk mencegah penyempitan pembuluh darah.

Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ilalang memiliki senyawa Cylindrene yang mampu menjaga pembuluh darah.

Ini membuktikan bahwa ilalang mampu mencegah dan mengatasi berbagai gangguan pada jantung dan pembuluh darah seperti asma, emfisema, serangan jantung dan gagal jantung kongestif bahkan stroke.

  • Mengatasi Berbagai Peradangan

Berdasarkan penelitian, ilalang memiliki unsur Silindol yang berguna untuk melakukan aktivitas untuk menghambat enzim 5-lipoksigenase. Ini mampu menghambat proses radang dalam tubuh.

Ilalang telah terbukti untuk mengatasi radang dalam tubuh seperti radang ginjal. Ilalang juga mampu mengurangi gejala – gejala dari radang seperti demam panas dalam, dan sakit pada tenggorokan.

  • Mengurangi Agregasi Platelet

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilalang memiliki senyawa Imperanena yang berguna untuk menghambat agregasi platelet dan menghambat pembentukan trombus.

Ini membuktikan bahwa ilalang mampu menhentikan perdarahan, menurunkan kemungkinan untuk kerusakan dari trombosit dan endotelium pembuluh darah.

  • Mencegah Pertumbuhan Kanker

Hasil penelitian menunjukan bahwa ilalang memiliki struktur aerial dari ekstrak ethanol yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan kanker payudara dan usus besar.

Ini membuktikan bahwa ilalang memiliki potensi kuat sebagai anti kanker dan menghambat pertumbuhan kanker dalam tubuh.

  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Senyawa bahan kering pada ilalang terbukti mampu larut dalam air. Senyawa ini ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dalam tubuh.

Selain itu, senyawa ini juga meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit yang dapat menyerang kekebalan tubuh seperti penyakit hepatitis.

  • Mengobati Infeksi

Ilalang telah terbukti mampu untuk mengatasi penyakit menular seperti infeksi bakteri, infeksi jamur, kurap, infeksi saluran kemih, serta infeksi usus.

  • Mengatasi Berbagai Penyakit Lain

Di China, ilalang telah banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit lainnya seperti batu pada saluran kemih, diabetes, asam urat, batuk, pilek, anemia, mimisan, serta penyakit kuning. Ilalang juga digunakan sebagai terapi herbal untuk peremajaan kulit.

Efek Samping Mengkonsumsi Ilalang

Untuk saat ini, belum ada efek samping berbahaya yang diberikan oleh ilalang bagi tubuh. Penelitian ilalang yang dilakukan untuk penyakit kanker juga tidak menunjukkan adanya efek samping yang berbahaya. Namun, penggunaan ilalang tetap disarankan dengan pemantauan dokter untuk penyakit serius.

Hasil penelitian yang dilakukan di Indonesia terhadap seekor tikus memberikan hasil bahwa ilalang yang mengandung ekstrak etanole memberikan efek samping pada sperma tikus dan membuat tikus memiliki kelainan sperma. Namun, tidak ada penelitian lebih lanjut tentang ini.

Cara Penggunaan ilalang

Ilalang dapat digunakan sebagai terapi herbal dan pengobatan tradisional, tentu memiliki beberapa efek samping bagi beberapa orang. Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi ilalang.

Beberapa cara penggunaan mengkonsumsi ilalang adalah sebagai berikut:

  • Akar ilalang dihancurkan dan ditempelkan pada luka luar.
  • Akar ilalang dan akar kacang didihkan bersama, kemudian diminum untuk mengobati sakit pada tenggorokan dan pegal.
  • Akar ilalang dimasak dengan air hingga mendidih dan diminum, digunakan untuk mengobati maag, demam, hipertensi, air kencing berdarah, impoten, penyakit kuning, penyakit dalam, dan menjaga kesehatan tubuh.
  • Akar ilalang dicampur dan dimasak dengan daun alpukat, dan daun Orthosiphon Aristatus hingga mendidih dan diminum. Ini digunakan untuk mengatasi penyakit ginjal.
  • Akar ilalang dicampur dan dimasak dengan akar dari Areca Catechu muda, gula aren, dan akar pepaya hingga mendidih dan diminum sebanyak 2 sampai 3 kali sehari. Ini digunakan untuk mengobati batu pada saluran kemih.
  • Akar alang-lang dikeringkan, ditumbuk, dan diseduh dengan air panas lalu diminum. Ini digunakan untuk sakit punggung.
  • Akar ilalang ditumbuk hingga halus dan dimasak hingga mendidih. Air tersebut digunakan untuk rambut setiap 1-2 kali sehari untuk mengembalikan rambut menjadi hitam atau menjaga kelembapan.
  • Akar ilalang dan daun palem dimasak dengan air hingga mendidih lalu diminum untuk mengobati batu ginjal.
  • Rimpang dan batang ilalang dicampur dengan akar kelapa, akar pepaya, akar jambe, dan rimpang jahe lalu dimasak dengan air hingga mendidih untuk hipertensi.
  • Daun ilalang dihancurkan dan ditempelkan pada luka luar.
  • Daun ilalang dan daun kemangi dihancurkan dan diberikan air panas lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.
  • Daun ilalang dimasak dengan air hingga mendidih untuk mengatasi sembelit.
  • Bunga ilalang yang sudah tua dihancurkan dan dioleskan pada kudis, kurap atau infeksi kulit.

Pada umumnya, cara mengkonsumsi ilalang adalah dengan memasak akar, batang atau daun dengan air hingga mendidih. Air ini lalu diminum secara teratur.

Namun, beberapa cara mengkonsumsi dengan menghancurkan ilalang terlebih dahulu dan dimasak dengan air lalu diminum.

Tips Penyimpanan ilalang

Tidak ada aturan khusus dalam penyimpanan ilalang karena ilalang dapat hidup dalam kondisi apapun. Namun, penyimpanan optimal dari ilalang dilakukan pada ruang terbuka, temperatur ruangan sekitar 25-35 ° C dan terkena sinar matahari.

Apabila pengguna ingin mengkonsumsi ilalang secara teratur, ilalang dapat ditanam langsung pada pot atau halaman rumah secara tersendiri. Perawatan tanaman ini tidak sulit, tidak memerlukan pupuk khusus, dan disiram sebanyak 1 kali dalam seminggu untuk menjaga kelembaban tanah.

Reporter: dro

Tagged as: , , ,

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.