Kami sampaikan kabar untuk anda

Ribuan Aparat Turun Amankan Demo Tolak Omnibus Law di Jakarta

reporter: CNN Indonesia

Ribuan aparat gabungan, TNI, Polri, Satpol PP akan diterjunkan mengamankan demo tolak Omnibus Law di Jakarta. Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta – Ribuan aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP bakal diterjunkan mengamankan demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di wilayah DKI Jakarta, Kamis (8/10).

Aksi massa yang diikuti kelompok buruh, mahasiswa, dan masyarakat lainnya bakal memusatkan aksi di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka ingin mendesak Presiden Joko Widodo membatalkan UU Cipta Kerja.

“9.346 personel kita turunkan di DKI Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (7/10).

Yusri menyatakan pihaknya bisa kembali menambah pasukan jika memang dibutuhkan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Selain menyiagakan personel, kata Yusri, pihaknya juga tetap mengimbau masyarakat tak menggelar demo lantaran DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kita harap teman-teman semua tidak melakukan kegiatan, berkumpul-kumpul di masa PSBB,” ujarnya.

Infografis Jalan Mulus omnibus law ciptaker Jokowi. (CNN Indonesia/Fajrian)

Sejak kemarin, aparat kepolisian menangkap sekitar 200 orang yang hendak menggelar demo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10). Polisi menuding ratusan orang tersebut dari kelompok anarko.

Ratusan orang itu diamankan di berbagai wilayah, antara lain di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan, mereka mendapat informasi ajakan untuk berdemo dari media sosial.

Sebanyak 90 dari 200 orang tersebut pun menjalani rapid test untuk memeriksa apakah mereka terpapar virus corona atau tidak. Hasilnya, 12 orang terindikasi terpapar Covid -19 dan selanjutnya dibawa ke Polda Metro untuk menjalani tes usap atau swab test.

Hari ini kelompok buruh, mahasiswa, dan masyarakat bakal menggelar aksi di depan Istana Negara, Jakarta. Mereka ingin mendesak Presiden Joko Widodo membatalkan UU Cipta Kerja. Namun, Jokowi telah memiliki agenda kunjungan kerja ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Tagged as: , , , , ,

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.