Kami sampaikan kabar untuk anda

Kejaksaan Tembilahan terima penyerahan tahap II kasus TPPU residivis Narkotika “ADAM”

Tembilahan, detikriau.org – Kejaksaan Negeri Tembilahan menerima penyerahan tahap ke-dua tindak pidana pencucian uang yang berasal dari TP Narkotika terdakwa Muhammad Adam.

Pelimpahan perkara dari Kejaksaan Agung RI ini akan segera disidangkan di PN Tembilahan setelah  Kejaksaan Tembilahan selaku penuntut umum menyelesaikan surat dakwaan.

Locus TPPU-nya di Tembilahan, makanya pihak kita yang menerima perkara dan akan disidangkan di PN Tembilahan,” Disampaikan Kepala Kejaksaan Tembilahan, Rini Triningsih SH.,M.Hum dalam konfrensi pers di kantor Kejaksaan Tembilahan, rabu (7/10)

Diterangkan Rini, terdakwa Adam sudah divonis 20 tahun penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung tertanggal 28 september 2017 atas kepemilikan Narkotika jenis sabu seberat 51.205 gram dan 10.408 gram atau sebanyak 40.894 butir pil ektasi.

Selanjutnya selama mendekam di Lapas Cilegon dalam kurun waktu 6 Desember 2018 hingga Juli 2019, terdakwa kembali terlibat peredaran narkotika jenis shabu seberat 20.800 gram dan 31.439 butir ekstasi atau seberat 10.223 gram, termasuk 50 kg shabu dalam 82 kali transaksi melalui rekening senilai Rp. 20 milyar lebih.

Hasil yang diperoleh terdakwa dari bisnis barang haram ini digunakan untuk membeli 9 unit kapal yang terbuat dari bahan fiber dan kayu.

Disamping pembelian kapal, terdakwa juga melakukan pembelian 9 unit kendaraan roda empat, yang dirincikan: 1 unit Toyota fortuner, 1 unit Daihatsu terios, 1 Unit Toyota Inova, dan 6 unit Avanza Veloz.

Selanjutnya terdakwa membeli satu unit rumah seluas 542 m2, satu unit rumah seluas 805 m2 dan dua unit rumah toko yang masing-masing seluas 84 m2 dan 218 m2 yang seluruhnya berada di Tembilahan.

“termasuk pembelian emas dan perhiasan lainnya yang disita dari istri terdakwa berupa tiga batang emas murni, yang dua batangnya masing-masing seberat 1 Kg dan satu batang lainnya seberat 817 gram, termasuk kalung emas, gelang emas, cincin emas dan jam tangan,” Dirincikan Rini.

Rini menambahkan, disamping sejumlah harta yang diserahkan itu, Kejaksaan Tembilahan juga menerima pelimpahan uang tunai berupa 150 ribu dolar singapura, 50 ribu ringgit Malaysia dan uang Rupiah senilai 45 juta.

“BB lainnya berupa rekening terdakwa, namun atas nama orang lain. Saat ini sudah diblokir dan ditampung sebagai BB senilai 900 juta lebih,” Ditambahkan Rini

Selanjutnya atas keseluruhan BB yang dilimpahkan dalam perkara TPPU ini nantinya akan dilakukan pembuktian di persidangan.

“Dari hasil pemeriksaan tsk pada intinya koopertif dan mengakui bahwa semua BB TPPU ini didapatkan dari hasil tindakpidana narkotika. Seluruhnya ditaksir sekira 20 miliar.”  Kata Rini lagi

Rini juga menyebutkan bahwa tsk ADAM sudah ditahan di Lapas Tembilahan sejak dua minggu yang lalu.

“secara yuridis diterima hari ini tgl 7 oktober 2020  karena sebelumnya tsk ditahan di nusakmbangan dan membutuhkan proses pemindahan secara yuridis.” Akhiri Rini.

Reporter: dro

Tagged as: , , ,

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.