Kami sampaikan kabar untuk anda

Kondisi rawan percepatan penularan, klaster keluarga covid-19 di Inhil bermunculan

dr Saut Pakpahan/foto: screenshot zoom meeting/detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Kabupaten Inhil masuki keadaan rawan percepatan penularan covid-19. Saat ini sudah terjadinya transmisi lokal yang diikuti dengan terbentuk beberapa klaster keluarga.

“dalam tiga minggu terakhir saja sudah terbentuk beberapa klaster keluarga. Kita berada dalam keadaan rawan percepatan penularan,” Dikatakan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan dalam zoom meeting  tajaan Diskominfopers Inhil, kamis (24/9) sore

Dikatakan dr Saut, klaster keluarga kampung jawa, sampai hari ini saja menunjukkan 11 kasus positif, klaster keluarga di concong lima kasus, dan klaster keluarga lingkar II, delapan kasus.

Dikatakannya, penularan virus corona tidak memandang latar belakang dan status individu yang tertulari. Tindakan yang paling efektif untuk menghindari terjadinya penularan harus mematuhi ptorokol kesehatan.

Antispasi ketersediaan ruang rawat, satgas covid-19 Inhil berlakukan sejumlah kebijakan

Antispasi ketersedian ruang perawatan atau tempat tidur bagi pasien covid-19 di Inhil, diberlakuan panduan SOP edisi ke V yang dimodifikasi sesuai kebijakan lokal yang diputuskan tim satgas inhil.

Dulunya, diterangkan dr Saut, untuk pasien reaktif rapid tidak bergejalan dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Dengan kebijakan baru saat ini, pasien tersebut tidak dirawat dirumah sakit tetapi diberlakukan isolasi mandiri namun dengan pengawasan puskesmas setempat.

Untuk reaktif rapid test bergejala sedang dan berat tetap dirawat diruang isolasi rumah sakit sambil menunggu hasil uji swab.” Jika positif maka perawatan dilanjutkan.” Kata dr Saut

Sedangkan untuk pasien dengan hasil swab positif, baik dengan gejala ataupun tidak bergejala tetap dirawat dirumah sakit dan diisolasi.

“pasien konfirmasi dengan gejala dirawat di rumah sakit, baik di RSUD PH, RSUD Raja Musa, maupun RSUD Tengku Sulung. Sedangkan pasien konfirmasi tanpa gejala akan dirawat di ruang isolasi tambahan RSUD PH di komplek Islamic center.” Ditambahkan dr Saut.

Saat ini dr Saut memastikan, Inhil masih memiliki ketersediaan tempat tidur pasien covid-19 dengan jumlah mencukupi.

Total seluruh tempat tidur yang tersedia di Inhil sebanyak 156 tempat tidur, RSUD PH 20 Tempat tidur termasuk 124 tempat tidur di Islamic center, RSUD Raja Musa 10, dan RSUD Tengku Sulung 2 tempat tidur.

“yang saat ini terpakai 46 tempat tidur, artinya kita masih memiliki fasilistas yang mencukupi untuk lakukan perawatan, antispasi jika terjadinya lonjakan kasus.” Akhirinya.

Reporter: dro

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.