Kami sampaikan kabar untuk anda

Polisi Italia Bongkar Penyelundupan Kokain Lewat Biji Kopi

Ilustrasi narkoba. (Istockphoto/studiocasper)

Kepolisian Italia dilaporkan berhasil membongkar upaya penyelundupan narkoba jenis kokain dari Kolombia yang disembunyikan di dalam biji kopi.

Seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (30/7), aparat kepolisian Italia membongkar upaya penyelundupan tersebut di Bandara Malpensa, Milan.

Kecurigaan polisi berawal dari nama penerima yang tertera di alamat paket tersebut. Di label itu, nama penerima ditulis sebagai Santino D’Antonio, yang merupakan seorang tokoh mafia fiktif di dalam film John Wick: Chapter 2.

Setelah dibongkar dan diperiksa satu persatu, ternyata mereka menemukan 500 biji kopi berisi kokain.

Biji kopi itu dilubangi dan diisi kokain, lantas disatukan dengan pita perekat berwarna mirip untuk menyamarkan.

Setelah ditelusuri, penerima paket itu adalah seorang pria berusia 50 tahun yang bermukim di kota Florence. Dia dibekuk ketika mencoba mengambil paket itu yang dititipkan di toko tembakau setempat.

Menurut catatan, lelaki itu juga tercatat sebagai warga kota Medellin, Kolombia. Dia dikenal sudah pernah ditangkap dalam kasus narkoba./*

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.