Kami sampaikan kabar untuk anda

100 Desa di Inhil masih sandang predikat Desa Tertinggal dan 2 Desa Sangat Tertinggal

“Belum ada satupun Desa di Inhil dikategorikan Desa Mandiri”

Bupati Inhil HM Wardan saat meresmikan kegiatan program DMIJ bertempat di halaman Kantor Desa Pengalihan Kecamatan Enok, Sabtu (7/2/2015) yang lalu./ Foto: Arsip detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Dari total 197 Desa di kabupaten Indragiri Hilir hingga tahun 2020, 100 Desa diantaranya masih dikategorikan sebagai Desa tertinggal, dan bahkan 2 Desa masih menyandang predikat sebagai Desa Sangat tertinggal.

Sisanya, 76 Desa berpredikat Desa Berkembang, 19 Desa Maju dan belum ada satupun Desa yang masuk dalam kategori Desa Mandiri.

Data ini dipublikasi saat dilakukan Vidcon antara Bupati Inhil HM Wardan dengan PEmerintah Kecamatan di Inhil dalam bahasan Indek Desa Membangun (IDM) di kantor Kominfopers Inhil, selasa (28/7/2020)

Berdasarkan data ini juga, perkembangan predikat Desa di Inhil memang mengalami perubahan setiap tahunnya, diperiode tahun 2016-2017, Inhil belum mencatatkan satupun Desa yang masuk dalam kategori Desa Maju. Sementara baru 24 Desa menyandang predikat sebagai Desa Berkembang, 110 Desa Tertinggal dan 63 Desa saat itu masuk dalam predikat Desa Sangat Teringgal.

Selanjutnya di tahun 2018, sebanyak 2 Desa di Inhil sudah mampu meraih predikat sebagai Desa Maju serta terjadi perubahan yang cukup signifikan pada kategori Desa berkembang  dari 24 Desa di tahun sebelumnya menjadi 49 Desa di Tahun 2018.

Hanya saja ditahun 2018 terjadi pertambahan untuk Desa yang masuk kategori Desa Tertinggal dari 110 Desa ditahun sebelumnya menjadi 129 Desa di tahun 2018. Sementara dari 63 Desa dengan predikat sangat tertinggal menurun menjadi 17 Desa.

Satu tahun berikutnya, atau di tahun 2019, sebanyak 11 Desa di Inhil mampu menduduki kategori sebagai Desa Maju, 59 Desa Berkembang, serta 116 Desa masuk kategori Desa Teringgal dan 11 Desa masih terdata sebagai Desa Sangat Tertinggal.

Untuk diketahui, IDM merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/ Lingkungan.

Perangkat indikator yang dikembangkan dalam IDM dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan desa untuk mensejahterakan kehidupan desa.

Dikatakan Bupati, kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, sekaligus memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan.

“Dalam konteks ini, ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” Kata Bupati HM Wardan

IDM memotret perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi Undang-undang Desa dengan dukungan dana desa serta pendamping desa.

Secara umum, pedoman IDM disusun untuk memberikan panduan kepada pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam memanfaatkan data dan informasi IDM sebagai salah satu basis dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi pembangunan desa./*/Amrul

 

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.