Kami sampaikan kabar untuk anda

Stevia, pemanis alami yang tidak membahayakan kesehatan

Ilustrasi stevia. livescience. ©2018 Merdeka.com

Banyak orang yang telah menyadari kalau konsumsi gula berlebih akan berdampak buruk bagi kesehatannya. Maka dari itu, sebagian besar dari mereka telah megganti posisi gula dengan pemanis buatan.

Tapi, tahukah Anda bahwa ada pemanis alami, namun tidak membahayakan kesehatan seperti gula? Ya, pengganti gula yang alami tersebut adalah stevia.  Katanya, stevia lebih baik ketimbang gula, apakah benar? Lalu, apa saja kelebihan dari stevia dari gula biasa?

Apa itu stevia? Apa saja keunggulannya ketimbang dengan gula?

Stevia adalah nama populer dari bahan yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun tanaman Stevia rebaudiana ini sebenarnya sudah banyak digunakan oleh masyarakat di daerah Paraguay dan Brasil sejak masa lalu. Namun, penggunaan stevia sebagai pemanis baru mulai dikenal luas setelah “ditemukan” dan diperkenalkan oleh ahli botani Antonio Bertoni pada 1887

Daun stevia mengandung senyawa-senyawa yang memiliki rasa sangat manis, seperti stevioside dan rebaudioside. Kemanisannya sangat tinggi, bahkan hingga mencapai 200-300 kali lipat gula pasir. Namun, pemanis ini memiliki kandungan nol kalori dan sedikit karbohidrat.

Penggunaan gula stevia sebagai pemanis sudah banyak digunakan di berbagai negara termasuk Jepang, Korea, China, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Penggunaan gula stevia ini pun bervariasi di berbagai macam produk mulai dari minuman, permen, acar sayuran, hingga produk makanan laut.

Stevia bukanlah pemanis buatan seperti aspartam atau sakarin. Karena berasal dari bahan alami, pemanis ini dianggap bisa jadi pilihan yang lebih sehat untuk menggantikan gula.

daun stevia

1. Pemanis yang tepat untuk diabetes

Tentu, gula dan makanan manis adalah musuh terbesar bagi penderita diabetes. Namun, kali ini Anda yang menderita diabetes bisa kok merasakan kembali semua rasa manis itu dari pemanis stevia. Ya, pemanis ini memang dianggap lebih aman untuk penderita diabetes, karena tidak membuat kadar gula darahnya melonjak.

Ekstrak tanaman stevia juga diyakini bermanfaat untuk membantu pengaturan kadar gula darah. Bahkan, di Amerika Selatan, ekstrak tanaman ini sudah lama digunakan untuk penderita diabetes. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun stevia dapat membantu menghambat kenaikan kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes dan saat uji toleransi glukosa pada orang sehat.

2. Tidak bikin berat badan naik

Berat badan berlebihan sebenarnya disebabkan karena Anda mengonsumsi makanan dengan kalori yang tinggi, seperti gula yang mengandung kalori cukup tinggi. Jadi, tidak heran kalau Anda suka makanan atau minuman manis, kemudian timbangan berat badan Anda melonjak.

Sementara, pemanis dari daun ini memiliki nol kalori, sehingga aman bagi Anda yang sedang menjaga berat badan tapi ingin mengonsumsi makanan atau minuman yang manis. Jadi, ketika pemanis ini Anda konsumsi, maka sebenarnya tubuh tidak bisa memecahnya menjadi karbohidrat yang bisa diserap tubuh. Sehingga, tidak ada zat apapun yang diserap tubuh dari pemanis ini, termasuk karbohidrat, dan tentu tak memberikan efek apapun pada gula darah serta berat badan.

3. Baik untuk tekanan darah

Tak hanya bisa menjadi alternatif untuk mengendalikan gula darah, pemanis alami jenis ini juga baik bagi tekanan darah Anda. Telah banyak penelitian yang membuktikan kalau pemanis alami tersebut dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Hal ini disebutkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Therapeutics, yang dilakukan selama 2 tahun. Studi ini menunjukkan manfaat senyawa stevioside yang diekstrak dari tanaman stevia. Diketahui bahwa konsumsi stevioside dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Namun, masih dibutuhkan uji lebih lanjut untuk mempelajari manfaat dari ekstrak tanaman stevia ini dalam hal pengaturan kadar gula darah dan tekanan darah.

4. Aman bagi anak-anak

Kasus obesitas pada anak kebanyakan disebabkan karena tidak terkontrolnya makanan mereka. Anak-anak rata-rata menyukai makanan manis, dan hal ini yang menjadi salah satu faktor mengapa berat badannya terus meningkat. Jika dibiarkan, maka anak yang obesitas memiliki peluang lebih tinggi untuk terserang penyakit kronis di usia dewasa.

Untuk mencegah hal tersebut, pemanis alami seperti stevia anak-anak dibutuhkan sebagai pengganti gula. Selain itu, badan kesehatan dunia seperti World Health Organization, Food & Drug Administration (FDA), serta Food and Griculture Organization of United Nations (UN), telah mengakui bahwa pemanis jenis ini aman untuk dikonsumsi semua kalangan, termasuk anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Apakah gula stevia aman untuk dikonsumsi?

Berbagai penelitian yang mempelajari keamanan senyawa stevioside dan rebaudioside pada gula stevia tidak menunjukkan efek negatif dari konsumsi senyawa-senyawa tersebut. Bahkan, terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi senyawa stevioside hingga 1500 mg/hari ternyata aman dan tidak menyebabkan efek samping.

Namun, tetaplah bijak dalam mengatur asupan makanan Anda. Hindari makanan tinggi gula dan ganti dengan gula stevia, namun tambahkan secukupnya saja karena dengan porsi sedikit pun rasanya sudah manis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

hellosehat.com

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.