Kami sampaikan kabar untuk anda

Tekan lonjakan kasus covid-19, Gubri minta perusahaan sementara tidak gunakan naker dari luar Riau

Gubernur Riau, Syamsuar saat meninjau pelaksanaan swab massal di Korem 031/Wirabima/ Foto: tangkapan layar tayangan video akun Diskominfotik Riau pada kanal youtube/detikriau.org

Pekanbaru, detikriau.org – Gubernur Riau Syamsuar meminta kepada perusahaan untuk sementara waktu tidak memasukan tenaga kerja dari luar Provinsi karena terbukti menjadi penyebab terjadinya lonjakan kasus positif covid-19 di Riau.

“Untuk kasus ini, Pemrov Riau telah menghubungi pimpinan perusahaan agar untuk sementara tidak usah mengambil tenaga kerja dari luar, dan memberdayakan saja tenaga kerja dari Riau,” Kata Syamsuar, mengutip ANTARA

Penambahan 38 kasus positif baru pada 22 juli 2020 yang lalu menjadi catatan penambahan kasus harian tertinggi, diantara dipicu dari kluster kasus import tenaga kerja luar provinsi Riau oleh perusahaan yang beroperasi di Dumai dan Siak.

Pemerintah Provinsi Riau, kata Syamsuar kini terus menggencarkan sosialisasi dan mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna menekan penularan COVID-19 itu.

Kepada warga Riau diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan menghindari terdampak penularan COVID-19, seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan tetap menjaga jarak, serta melaksanakan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Mengutip laman corona.riau.go.id, total kasus positif covid-19 di Riau per tanggal 24 juli 2020 pukul 07.00 Wib berjumlah 350 kasus. Dari total jumlah ini, 106 orang masih menjalani isolasi dan dirawat di rumah sakit, 233 orang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, serta 11 orang lainnya meninggal dunia.

Saat ini, laboratorium biomolekuler di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, yang menjadi tempat dilakukannya pengujian sampel swab di Riau untuk sementara menghentikan pengujian sampel disebabkan peralatan memasuki masa pemeliharaan.

“Saya tadi dapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, memang sekarang ini Labor kita perlu dilakukan pemeliharaan. Sehingga selama dua hari kedepan, petugas akan melakukan proses pemeliharaan dan perbaikan terhadap alat-alat yang ada di Labor itu,” kata Gubernur di Pekanbaru, kamis (23/7)

Gubri memprediksi proses pemeliharaan alat di labor biomolekuler tersebut akan selesai dalam dua hari. Setelah itu petugas labor bisa kembali melakukan pemeriksaan spesimen swab yang sudah masuk.

Reporter: Mulyadi

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.