Kami sampaikan kabar untuk anda

Kehabisan darah, SH tewas dengan luka tebasan parang

Tembilahan, detikriau.org , HR (21) diancam dengan kurungan tujuh tahun penjara atas tindakannya menghabisi nyawa rekannya sendiri, SH (22). Kejadian naas yang terjadi pada senin, 6 juni 2020 di Parit Sejanda Lajar Desa Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir, Riau itu berlatar belakang persoalan kendaraan roda dua.

Dalam press conference di Mapolres Inhil, Kamis (16/7/2020), Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Indra Lamhot Sihombing menerangkan bahwa kejadian bermula sekita pukul 13.00 Wib saat korban meminjam sepeda motor milik pelaku.

Awalnya, menurut AKP Indra, pelaku enggan meminjamkan, namun karena merasa takut setelah korban memaksa, kendaraanpun terpaksa harus direlakan.

Peristiwa naas baru terjadi saat korban mengembalikan sepeda motor sekira pukul 18.00 Wib. Pelaku ketika itu sedang memikul sekarung ubi kayu dengan berjalan kaki.

Saat korban datang menghampiri, pelaku meletakkan karung ubi yang dipikulnya dengan cara menghempaskan ketanah dihadapan korban.

Sikap pelaku ini rupanya membuat korban tersinggung dan kemudian mencabut sebilah belati yang terselit dipinggangnya sembari menantang berkelahi.

“Melihat korban mencabut pisau dan takut didahului ditikam, pelaku seketika meraih parang dan mengayunkan tebasan kearah bagian paha belakang sebelah kiri korban sebanyak satu kali” Kata AKP Indra.

Mengetahui korban rubuh, pelaku sempat meminta pertolongan kepada ayah dan adiknya, namun nyawa korban tidak dapat lagi tertolong dan meninggal dunia disekitar pukul 19:00 wib.

“Diduga korban meninggal disebabkan banyak mengeluarkan darah di TKP,” tambah AKP Indra.

Sebagai Barang Bukti, Polisi mengamankan sebilah parang dengan panjang 80cm, serta satu bilah pisau sepanjang 11cm, berikut satu helai baju kaos oblong lengan pendek serta satu helai celana jeans pendek warna biru yang terdapat noda darah.

“Mempertangungjawabkan perbuatannya pelaku dikenai pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.” Akhiri AKP Indra./Am

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.