Kami sampaikan kabar untuk anda

1.671 tambahan kasus baru covid-19, total menjadi 74.018

“18 provinsi melaporkan penambahan kasus baru dibawah 10 orang dan 6 provinsi nihil,”

Jakarta, detikriau.org – Dalam 24 jam terakhir pemerintah melakukan pemeriksaan sebanyak 23.310 spesimen, sehingga total pemeriksaan menjadi 1.038.988 spesimen.

Dari pemeriksaan ini dijelaskan juru bicara pemerintah, dr Achmad Yurianto,  kembali didapatkan tambahan kasus baru konfirmasi positif covid-19 sebanyak 1.671 orang, total menjadi 74.018.

“Ada tambahan kasus baru sebanyak 1.671 orang, total menjadi 74.018,” DIkatakan Yurianto dalam konfrensi pers yang disiarkan secara online mellaui akun BNPB pada laman youtube, sabtu (11/7)

Sebaran penambahan kasus terbanyak hari ini didapatkan dari Jawa Timur dengan 409 kasus baru dan 318 sembuh. Selanjutnya adalah DKI Jakarta dengan 378 kasus baru dan 215 sembuh, Sulawesi Selatan 180 kasus baru dan 176 sembuh, Jawa Tengah 100 kasus baru dan 50 sembuh, Sumatera Utara 87 kasus baru dan 16 sembuh, Kalimantan Selatan 79 kasus baru dan 75 sembuh, serta Jawa Barat dengan 73 kasus baru dan 28 sembuh.

“18 provinsi melaporkan penambahan kasus baru dibawah 10 orang dan 6 provinsi lainnya nihil penambahan kasus baru,” Diterangkannya

Dirincikan Yurianto, untuk 6 provinsi yang tidak ada penambahan kasus baru adalah Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur.

Kasus sembuh, juga dilaporkan Yurianto bertambah 1.190 orang, total sembuh menjadi 34.719, dan kasus meninggal dunia bertambah 66 orang, total menjadi 3.535.

“460 Kabupaten Kota dan 34 Provinsi terdampak penyebaran covid-19, ODP yang masih dalam proses pemantauan 34.887 dan PDP 13.752″

Yurianto menerangkan bahwa berdasarkan penelitian, salah satu factor yang paling banyak menyumbang penambahan kasus baru konfirmasi positif adalah disebabkan tidak disiplinnya menggunakan masker. Oleh karenanya diingatkannya kemballi agar masyarakat mematuhi untuk menggunakan masker.

“menggunakan face shield tapi tidak menggunakan masker sama dengan halnya orang yang menggunakan payung, dimana payung bisa menghindari tetesan air dari atas tapi tidak dari samping. Oleh karenanya menggunakan masker menjadi suatu keharusan.” Akhirinya.

Reporter: faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.