Kami sampaikan kabar untuk anda

Periksa 12.756 spesimen, pemerintah dapatkan lagi kasus positif baru sebanyak 1.209 orang

Jakarta, detikriau.org – Pemerintah melakukan pemeriksaan sebanyak 12.756 spesimen dalam 24 jam terakhir, total spesimen yang sduah diperiksa sebanyak 928.238.

Seperti biasa, menurut juru bicara pemerintah perihal penaganan covid-19, dr Achmad Yurianto, menurunya jumlah spesimen yang diperiksa disebabkan beberapa laboratorium tidak melakukan pemeriksaan spesimen diakrenakan hari libur. Pemeriksaan hanya dilakukan oleh beberapa laboratorium jejaring kementrian Kesehatan.

“Dari spesimen yang diperiksa, kasus konfirmasi corona didapatkan sebanyak 1.209, total menjadi 64.958,” Disampaikan Yurianto dalam pernyataan pers yang disiarkan secara online melalui akun BNPB pada kanal youtube, senin (6/7)

JIka dilihat sebaran penambahan kasus baru positif covid-19, Jawa Timur menurut Yurianto masih tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak dengan 308 kasus baru, namun Jatim sekaligus juga melaporkan 104 pasien positif sembuh.

Selanjutnya adalah DKI Jakarta dengan232 kasus baru dan 373 sembuh, jawa Tengah 127 kasus baru dan 60 sembuh, Jawa Barat 126 kasus baru dan 16 sembuh, serta Sulawesi Selatan 84 kasus baru dan 79 sembuh.

“Total sembuh hari ini 814 orang, sehingga akumulatif kesembuhan menjadi 29.919,” DItambahkan Yurianto.

Lagi Yurianto menegaskan bahwa penambahan kasus positif yang cukup besar ini didapatkan dengan pelaksanaan trassing secara agresif diikuti dengan pengujian laboratorium secara massif.

Namun dikatakannya, penambahan kasus positif ini tidak diartikan juga terjadinya peningkatan hunian secara drastis di rumah sakit. Sampai hari  ini, Yurianto menyebutkan, kapasitas tempat tidur di rumah sakit baru terisi sekitar 50,3 persen.

Beberapa kasus positif baru yang didapat, sebagian tidak menunjukkan gejala yang mengharuskan dilakukannya perawatan di rumah skait, oleh karenanya hanya dimintakan untuk melakukan isolasi secara mandiri.

“Ini membuktikan masih ada orang dengan kasus positif diluaran yang belum didapatkan sehingga berdampak menjadi penular, oleh karena itu keharusan untuk menerapkan protokol kesehatan yang paling tepat agar tidak tertular. Setiap orang harus memetahui untuk menjaga jarak, menggunakan masker, dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun,” Diingatkan Yurianto

Kasus meninggal dunia hari ini bertambah lagi sebanyak 70 orang, total menjadi 3.241. Persentase kasus meninggal Nasiona 5,0% katanya memang masih diatas angka kematian golobal yang hanya 4,47 persen. Namun dengan melakukan trasing secara agresif diharapkan akan semakin banyak mendapatkan kasus positif yang kemudian dilakukakn perawatan serta untuk memutus rantai penularan.

“19 provinsi melaporkan penambahan kasus baru dibawah 10 orang dan 11 provinsi tidak ada penambahan kasus baru.”Kata Yurianto lagi

Saat ini, 455 kabupaten kota di 34 provinsi telah tedampak. Sedangkan orang yang masih dalam pemantauan berjumlah 38.748 dan yang masih dalam pengawasan sebanyak 13.360 orang.

Reporter: faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.