Kami sampaikan kabar untuk anda

Tinggi lagi, kasus positif baru bertambah 1.624 orang, konfirmasi covid-19 akumulatif mejadi 59.394 kasus

Jakarta, detikriau.org – Pemerintah kembali melaporkan update data perkembagan pencatatankasus covid-19. Hari ini didapatkan sebanyak 1.624 kasus baru konfirmasi positif. Penambahan ini didapatkan dari pemeriksaan 23.519 spesimen dalam 24 jam terakhir, atau sejak tanggal 1 juni 2020 pukul 12.00 Wib hingga 2 juni 2020 pukul 12.00 Wib. Total spesimen yang sudah diperiksa berjumlah 849.155 spesimen dengan kasus konfirmasi positif akumulatif sebanyak 59.394 orang.

Jika melihat distribusi kasus positif baru, dikatakan juru bicara pemerintah, dr Achmad Yurianto, penambahan kasus terbanyak masih terdata di Jawa Timur dengan penambahan 374 kasus, namun sekaligus Jatim juga melaporkan 192 orang sembuh.

Selanjutnya DKI Jakarta dengan 190 kasus positif dan 191 sembuh, Sulawesi Selatan 165 kasus positif baru dan 50 sembuh, Jawa Tengah 153 kasus positif baru dan 98 sembuh, serta Kalimantan Selatan dengan 114 kasus positif baru dan 51 sembuh.

“Beberapa daerah justru ada yang melaporkan penmabahan kasus sembuh jauh diatas penambahan kasus baru,” Kata Yurianto dalam pernyataan pers melalui akun BNPB pada kanal youtube, kamis (2/7)

Contohnya, diterangkan Yurianto seperti Banten dengan 8 kasus positif baru namun melaporkan 222 pasien sembuh, Kemudian Kalimantan Timur dengan 6 kasus baru dan 14 sembuh, Riau 1 kasus baru dan 10 sembuh serta Kalimantan Utara tidak ada penambahan kasus tetapi melaporkan 6 orang pasien sembuh.

“Keseluruh pasien konfirmasi positif yang sudah dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir berjumlah 1.072 orang, total sembuh menjadi 26.667,” Kata Yurianto

“18 provinsi melaporkan kasus baru dibawah 10 dan 6 provinsi tanpa ada penambahan kasus baru, yaitu, Aceh, Bangka Belitung, Jambi, klaimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah,” ditambahkannya.

Jika dilihat dari jumlah kasus konfirmasi positif, setelah dianalasi dari tingkat hunian di rumah sakit, masih kata Yurianto, ternyata tidak ada peningkatan secara signifikan. Secara Nasional, tingkat hunian di rumah sakit masih berada pada kisaran 55,5%, artinya baru separoh yang dipergunakan.

Banyaknya kasus konfirmasi positif didaptkan dari trasing yang dilakukan secara agresif dan pengujuan laboratorium secara massif.

Sebagian kasus positif yang didapatkan menurut Yurianto tidak menunjukkan indikasi harus dirawat di rumah sakit, sehingga dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri agar tidak menjadi sumber penularan kepada orang lainnya.

“Sehingga penambahan kasus yang sedemian banyak tidak mesti seluruhny harus dirawat di rumah sakit.” Diperjelas Yurianto.

Kasus meninggal dunia juga dilaporkan bertambah 53 orang, total menjadi 2.987. Sementara itu untuk kasus orang yang masih dalam pemantauan berjumlah 40.778 orang dan yang masih dalam pemantauan (PDP) berjumlah 13.359 orang.

“34 provinsi dan 452 Kabupaten Kota sudah terdampak”. Akhirinya.

Reporter: faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.