Kami sampaikan kabar untuk anda

Lagi tiga pasien positif covid-19 di Inhil dinyatakan sembuh. Data Grafis Pasien Covid-19 Inhil Terus Turun

Jubir penanganan covid-19 Inhil, Trio Beni Putra (baju kaos hijau) mendampingi Bupati Inhil HM Wardan (menggunakan rompi berkaca mata) saat meninjau rumah sakit darurat covid-19 belum lama ini di Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Data grafis pasien Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir terus menurun. Hal ini tercermin dari jumlah Pasien Dalam Pengawasan atau PDP, Orang Dalam Pemantauan atau ODP dan pasien positif Covid-19 yang terus berkurang, Kamis (28/5/2020).

Hari ini tiga orang pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Inhil kembali dinyatakan sembuh dan telah diizinkan pulang.

Ketiga pasien tersebut, pasien Ar (26) berjenis kelamin laki-laki, warga Kecamatan Reteh, KH (16) laki-laki, warga Kecamatan Pelangiran, dan S (17) laki-laki, warga Kecamatan Keritang. Ketiga pasien yang dinyatakan sembuh tersebut merupakan santri Pondok Pesantren Al-fatah, Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur.

Dengan adanya penambahan tiga pasien Covid-19 sembuh, maka jumlah pasien positif Covid-19 yang semula 11 orang kini tersisa empat orang pasien yang masih menjalani isolasi demi mendapat perawatan.

Berdasarkan data pantauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, jumlah keseluruhan Pasien Dalam Pengawasan atau PDP di Kabupaten adalah sebanyak 75 orang dengan 66 orang diantaranya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang, 3 orang meninggal dunia dan 6 orang masih menjalani perawatan.

“Kabar bahagia bagi kita, yang mana dalam kurun waktu sekitar 1 bulan ini telah ada 7 orang pasien yang sembuh. Begitu pula dengan jumlah PDP yang terus turun,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra melalui keterangan tertulis.

Tidak hanya jumlah PDP yang mengalami tren penurunan, penurunan juga terjadi pada jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP di Kabupaten Inhil sebagaimana data pantauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil.

Hingga Kamis 28 Mei 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil mencatat, terdapat 10845 ODP, yang mana 10318 orang diantaranya dinyatakan selesai pemantauan dan menyisakan 527 ODP dalam proses pemantauan. Sementara, untuk ODP meninggal dunia adalah nihil.

“Kita patut mengapresiasi kinerja tim medis yang dengan segala daya dan upaya menekan angka pasien Covid-19. Kerja maksimal mereka dalam penanganan Covid-19 kini telah membuahkan hasil,” tutur Trio.

 

Ketua Tim Medis Penanganan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir, dr Alexis, sebelum dinyatakan sembuh, ketiga orang pasien positif Covid-19 sempat menjalani perawatan selama beberapa waktu di rumah sakit rujukan.

“Semua pasien ini dinyatakan sembuh setelah di lakukan pemeriksaan sampel Swab dan dahak dengan hasil negatif 2 kali berturut turut. Pasien saat ini sudah diedukasi dan dipulangkan dengan kondisis klinik baik,” kata dr Alexis.

Lebih lanjut, Dr Alexis berpesan, agar seluruh pasien positif Covid-19 yang masih menjalani masa isolasi dan perawatan dapat senantiasa optimis dan bersemangat demi kesembuhan./diskominfops_inhil/Am

Categorised in: Advetorial Pemkab Inhil, Inhil

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.