Kami sampaikan kabar untuk anda

Dr Indra Yovi: Berakhirnya PSBB bukan berarti semuanya sudah kembali seperti sediakala

“New Normal. Bidang ekonomi terlebih dahulu, … pendidikan yang terakhir. kemungkinan untuk sekolah di bulan juli,”

Pekanbaru, detikriau.org – Berakhirnya masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidaklah dimaknai bahwa kondisinya sudah kembali normal seperti sediakala, atau sebagaimana sebelum adanya penyebaran virus corona.

Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara penanganan covid-19 Riau, dr Indra Yovi dalam konfrensi pers di Pekanbaru, kamis.

Dikatakan Indra, dengan berakhirnya pemberlakukan PSBB, maka masyarakat akan mulai memasuki masa tatanan hidup baru atau New Normal.

Teknis penerapan New Normal harus diatur secara rinci. Jika nanti memang mulai diberlakukan, maka bidang pendidikan akan diberlakukan yang paling terakhir.

“Bidang ekonomi terlebih dahulu, baru, sosial, budaya, agama, dan pendidikan yang terakhir. kemungkinan untuk sekolah di bulan juli,” Disampaikan Indra

“Teknis New Normal harus diatur secara detil. Kita masih menunggu juknis untuk bidang agama dan pendidikan dari kementrian Agama dan Mentri Pendidikan”

“Namun perlu diingat bahwa dengan berakhirnya PSBB bukan berarti semuanya sudah kembali normal seperti sediakala, sebagaimana sebelum adanya penyebaran virus corona,” ditekankan Indra

Indra menekankan, jika nanti memasuki New Normal, nomor satu, bidang kesehatan harus tetap dan bahkan lebih diutamakan.

“misalnya saya mau ke masjid, nomor satu yang perlu diperhatikan adalah bidang kesehatannya dulu, artinya protokol kesehatan harus menjadi nomor satu. Seperti menggunakan masker, tempat ibadah harus menyediakan tempat cuci tangan, penataan rumah ibadah juga diatur yang tujuannya untuk menjaga agar tidak lagi menjadi klaster penyebaran baru.” Disampaikan Indra lagi

Meski belum ada juknisnya juga, kita berandai-andai kata Indra, jika diberlakukan untuk kembali membuka sekolah, protokol kesehatannya semisal, siswa harus mengenakan masker, setiap siswa sebelum memasuki kawasan sekolah harus di cek dulu suhu tubuhnya, sekolah harus menyediakan fasilitas cuci tangan. Kemudian di dalam satu ruang belajar dengan kapasitas 40 siswa, maka diatur hanya untuk 20 siswa sehingga ada pembagian jadwal sekolah, seperti satu rombel masuk pagi dan satunya sore. Setiap jam, disampaikan melalui pengeras suara agar seluruh siswa diharuskan kembali mencuci tangan dengan sabun.

“Artinya protokol kesehatan menjadi yang paling didulukan atau diutamakan, baru kegiatannya,” Sebut Indra lagi

Indra kembali menekankan bahwa New normal bukan berarti kondisinya sudah menjadi baik seperti sebelum pandemic covid-19. Tapi justru harus lebih berhati-hati. Bukan juga dimaknai bahwa masyarakat sudah bisa melepaskan diri dari protokol kesehatan.

“PSBB selesai bukan berati semuanya selesai, tapi justru kedisiplinan kita harus lebih ditingkatkan lagi.”

“Pujian atas keberhasilan Riau dalam menangani penyebaran covid-19 justru menjadi tantangan. Seperti raihan sebuah piala kemenangan. Tentu harus kita pertahankan. Caranya dengan lebih meningkatkan kedisiplinan.”

Memastikan kedisplinan ini, Indra menyebutkan bahwa nantinya diseluruh Kabupaten Kota di Riau, aparat TNI dan POLRI akan All Out lakukan pengawasan.

“Jadi sekali lagi saya ingatkan, tetap patuhi protokol kesehatan. Yang paling utama, gunakan masker, meskipun hanya masker kain, atau bahkan hanya lembaran kain baju. Dengan menggunakan masker, setidaknya 70 persen kita sudah mampu menghindari dari terjangkiti virus corona.” Akhiri Indra.

reporter: fsl

.

 

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.