Kami sampaikan kabar untuk anda

Uji Rapid Test 542 warga Inhil, 44 orang dinyatakan “reaktif”

Foto ilustrasi: Tempo.co

Tembilahan, detikriau.org – Tim medis Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Inhil, dr Saut pakpahan membenarkan bahwa hasil pengujian Rapid Test yang dilakukan terhadap 542 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 44 orang diantaranya menunjukkan hasil “reaktif”.

Pengujian rapid test terhadap warga Inhil yang memiliki kontak erat dengan pasien positif covid-19 itu disebutkan dr Saut dilakukan dalam rentang waktu sejak bulan April hingga Mei 2020.

“Tepatnya sampai hari ini. Benar, ada 44 ODP menunjukkan hasil  reaktif repid test,” Dijelaskan dr Saut Pakpahan menjawab komfirmasi detikriau.org, rabu (13/5/2020)

Dilanjutkan dr Saut, sesuai protap penangan covid-19, 44 ODP yang menunjukkan hasil reaktif rapid test tersebut, statusnya ditingkatkan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dilakukan pengambilan sampel swab tenggorokan untuk pengujian laboratorium.

“seluruh sampel swab sudah kita kirim ke Laboratorium. Sampai hari ini, 15 orang lagi yang masih belum keluar hasil uji swabnya.” Kata dr Saut Pakpahan yang juga menjabat sebagai Direktur RS Rujukan Covid-19 Puri Husada Tembilahan ini mengakhiri.

Sebelumya, dikutip melalui Tribun Pekanbaru, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menyebutkan bahwa sebanyak 112 orang warga Riau yang berstatus ODP menunjukkan hasil “reaktif” rapid test.

Dari total jumlah ini, 44 orang diantaranya merupakan warga Kab Inhil. Jumlah ini sekaligus menunjukkan hasil reaktif rapid test terbanyak di 12 kab/kota di Riau.

Pengujian di 11 kab/kota lainnya dirincikan, Kota Dumai 34 orang reaktif rapid test, Kota Pekanbaru 10, Meranti 2, Pelalawan 6, Rokan Hulu 1, Rokan Hilir 2, Indragiri Hulu 1, Kampar 2, Kuansing 2, Bengkalis 6 dan Siak  2.

Hingga selasa 12 Mei 2020, Mimi merincikan bahwa sebanyak 8.543 Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien positif telah dilakukan pemeriksaan dengan rapid test.

Dengan rincian, Pekanbaru 1.381 orang, Meranti 596 orang, Pelalawan 226 orang, Dumai 1.836 orang, Rokan Hulu 747 oranh, Rokan Hilir 726 orang, Indragiri Hulu 308 orang, Indragiri Hilir 542 orang, Kampar 743 orang, Kuansing 136 orang, Bengkalis 963 orang dan Siak 339 orang.

“Sebagian besar hasilnya negatif, yang positif hanya ada 112 orang, sisanya 8.431 itu negatif semua,” ujar Mimi

Pemprov Riau, dilanjutkan Mimi telah mendistribukan sebanyak 9.660 alat rapid test ke seluruh kabupaten kota di Riau.

Pendistribusian alat rapid test ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama sebanyak 7.420 unit dan tahap ke dua 2.240 unit.

reporter: faisal

 

Tagged as: , ,

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.