Kami sampaikan kabar untuk anda

Warga Tembilahan Hilir heboh, MW ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk

Tembilahan, detikriau.org – Warga jalan Subrantas, gg pulai indah kelurahan Tembilahan Hilir Kecamatan Tembilahan dihebohkan dengan ditemukannya jasad seorang warga setempat MW (65) dalam kondisi sudah membusuk. Senin (11/5) malam. MW diyakini sudah meninggal dunia sejak satu atau dua hari sebelum jenazahnya ditemukan.

Kaporles Inhil AKBP Indra Duaman SIK melalui Kasubag Humas, AKP Warno Akman menjelaskan, diketahuinya keberadaan jasad korban berawal dari kedatangan saksi Marwan ke rumah korban berniat mengantarkan makanan.

“Setibanya di rumah MW, Saksi memanggil korban namun tidak ada jawaban dan pintu rumah dalam keadaan terkunci,” jelas AKP Warno. Selasa (12/5)

Saat itu Marwan mencium bau tidak enak yang berasal dari dalam rumah MW. Lantas, Marwan pun menghubungi saksi lain Juliansyah melalui telepon dan memintanya untuk datang ke rumah MW.

“Berselang beberapa menit, Juliansyah pun tiba di rumah MW. Bersama-sama merekapun masuk ke bagian dalam rumah MW,” sampaikan AKP Warno.

Lebih lanjut, AKP Warno mengatakan, kedua saksi pun langsung berjalan ke arah kamar dan memeriksa, namun tidak menemukan MW. Lalu, kedua saksi menuju ke bagian dapur. Disana, ditemukan korban dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa dengan bagian mulut, telinga, dan hidung mengeluarkan darah serta sudah dalam keadaan membusuk.

Dari hasil visum yang dilakukan oleh pihak RSUD Puri Husda Tembilahan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sejak satu atau dua hari sebelumnya. Pihak medis tidak dapat melakukan pemeriksaan luar dikarenakan tubuh korban telah membusuk.

AKP Warno menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, pada sabtu (9/5) sekira pukul 09.00 Wib, korban disebutnya diketahui dalam keadaan sakit dengan beberapa kali muntah.

Namun korban hanya melakukan pengobatan mandiri dengan mengkonsumsi obat merk Bodrex yang diberikan saksi Juliansyah yang tidak lain adalah adik korban.

Selanjutnya pada malam harinya, saksi sempat mengantarkan makanan kerumah korban, namun karena saat itu diduganya rumah dalam keadaan kosong, makanan yang diantarkan saksi hanya diletakkan didepan pintu rumah.

Pada minggu (10/5), sekira pukul 23.00 Wib, saksi mencoba menghubungi korban melalui handphone, tapi tidak mendapatkan jawaban.

“Keseharian saksi bekerja sebagai pedagang batu cincin dan tinggal dirumah seorang diri,” Akhiri AKP Warno./***

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.