Kami sampaikan kabar untuk anda

Pembunuh bersenjata karung isi batu di Siak dibekuk di Sumut

Siak – Masih ingat kasus pembunuhan petani sawit yang dihantam dengan karung berisi batu di KerinciKanan, Kabupaten Siak?

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Siak akhirnya berhasil menangkap pelakunya di Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara.

“Pelaku diamankan di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Sumut. Tim bergerak dan menangkap pelaku pada 10 Mei lalu, berkoordinasi dengan Polsek Sosa,” kata Kepala Satreskrim Polres Siak, AKP M. Faizal Ramzani, Selasa.

Setelah dilakukan penangkapan, kata Faizal pelaku mengakui dialah yang melakukan pembunuhan terhadap korban RG (46). Pelaku AS (51) beralamat di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, saat itu mendatangi korban di Simpang Lima, Bukit Agung, Kerinci Kanan, Siak.

Kronologis kejadian yang diakui pelaku bahwa dirinya merasa cemburu dengan istrinya memiliki hubungan gelap dengan korban. Dengan dilandasi api cemburu yang besar, pelaku menghabisi korban dengan menggunakan batu dimasukkan ke dalam karung beras.

“Kemudian diayunkan dan dihantamkannya ke kepala korban,” ujar Kasat.

Akibat perbuatannya, hukuman yang akan diterapkan kepada pelaku adalah Pasal 340 juncto 338 juncto 355 ayat 2 kitab undang-undang hukum pidana. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun.

Kejadian pembunuhan itu bermula pada 21 April lalu, saat pelaku mendatangi korban di perkebunan sawit, dan menganiaya korban dengan sebuah batu yang dimasukkan di dalam karung goni. Korban dipukul di bagian kepala hingga korban tidak sadarkan diri dan akhirnya tewas di rumah sakit.

Peristiwa menghebohkan warga setempat itu terjadi pada Selasa (21/04) sekitar pukul 08.30 WIB. Tempat Kejadian Perkara tepatnya di Areal Perkebunan Kelapa Sawit KT. Perkutut Kampung Bukit Agung Simpang Lima, Kecamatan Kerinci Kanan.

Pada kejadian tersebut istri pelakuMT (45) menemui korban untukmemberitahukan bahwa pelaku sedang mencari korban karena merasa tidak senang setelah mengetahui adanya isi pesan singkat antara dirinya dan korban itu.

Setelah berjumpa dengan korban, MT mengingatkan korban agar pulang. Namun bertepatan peringatan tersebut disampaikan tidak beberapa lama kemudian pelaku datang kemudian langsung mengejar dan memukul korban dengan menggunakan batu yang di bungkus dalam karung.

Korban mendapat luka robek di bagian kepala dan mengeluarkan banyak darah. Korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat tetapi nyawa korban tidak tertolong.

ANTARA/ pewarta: Bayu Agustari Adha

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.