Kami sampaikan kabar untuk anda

Selain Jalan M Boya, empat ruas jalan ini jadi perluasan kawasan “wajib masker”

Bupati Inhil HM Wardan dan Wakil Bupati H Syamsuddin Uti saat memimpin rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Inhil baru-baru ini di Tembilahan./Foto: Bidang Publikasi gugus tugas

Tembilahan, detikriau.org – Setelah jalan M Boya Tembilahan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Inhil memperluas pemberlakuan kawasan wajib penggunaan masker disejumlah ruas jalan lainnya, yaitu di jalan Haji Said, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Jendral Sudirman (depan BNI) Kec Tembilahan serta Jalan Sederhana Kecamatan Tembilahan Hulu.

Disampaikan juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Inhil Trio Beni Putra, kewajiban penggunaan masker di empat perluasan ruas jalan itu mulai diberlakukan hari ini, selasa tanggal 5 Mei 2020.

“hari ini pengawasan penerapan aturan penggunaan masker di empat ruas jalan tersebut sudah dilakukan gabungan tim gugus tugas dari pihak Polres, Kodim 0314 dan Dinas Perhubungan Inhil,” Disampaikan Trio melalui pesan Whats App, selasa malam

Dikatakan Trio, penerapan aturan dalam kaitan meminimalisir dampak penularan virus corona ini tidak hanya diberlakukan kepada seluruh pengguna kendaraan, tetapi juga kepada pejalan kaki dan pedagang disekitar lokasi jalan.

“Kita berharap masyarakat dapat mematuhi dan mentaati anjuran pemerintah untuk memutus rantai penularan covid-19,” Harap Trio

Trio juga menyampaikan, selain kewajiban untuk mempergunakan masker (dalam kondisi meninggalkan rumah karena ada urusan yang benar-benar penting), masyarakat juga dipesankan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun menggunakan air yang mengalir.

Diluaran, mungkin saja ada orang yang sudah tertulari dan ketika ia bersih atau batuk, cairan liur atau droplet mencemari berbagai benda disekitarnya dan tanpa sengaja tersentuh orang lainnya yang masih sehat.

Tangan yang tanpa sengaja menyentuh droplet orang yang sudah terjangkiti covid-19 selanjutnya menyentuh bagian mulut, hidung dan mata.

“itu salah satu penyebab terjadinya penularan. Oleh karenanya, sesering mungkin mencuci tangan menjadi suatu keharusan. Namun jika tidak ada yang sangat mendesak, lebih aman untuk tetap berada di rumah.” Akhiri Trio.

 

Reporter; Amrul

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.