Kami sampaikan kabar untuk anda

Miliki e-ktp bisa dapatkan Rp800 ribu #Dirumahsaja. Benarkah?

Foto: tangkapan layar pesan WhatsApps/detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Beredar melalui pesan WhatsApp yang mengabarkan bahwa bagi pemilik e-ktp berhak mendapatkan uang tunai dalam kaitan covid-19. Besarannya tertulis Rp800 ribu. Rabu (22/4)

Untuk mendapatkannya, pemilik e-ktp diarahkan sipengirim pesan untuk meng-klik tautan yang dicantumkan.

Berikut pesan lengkapnya:

Yang udah punya E-KTP Udah bisa ambil uang Rp.800 rb/KTP Untuk biaya #Dirumahsaja Khusus yang sudah terdata di Dukcapil

Silahkan dibuka link nya untuk melihat daftar nama – nama yang mendapatkan bantuan.

https://s.id/ektp-covid19

detikriau.org kemudian mencoba untuk menelusuri link yang disediakan.

Tidak ada penjelasan apapun, selain sebuah foto dengan format jpeg bertuliskan kalimat dengan huruf kapital “NGIMPI !!!”

Mungkin saja sipengirim pesan hanya berniat “senda gurau” dengan mengirimkan pesan tersebut. Hanya saja dalam kondisi seperti saat ini sangatlah tidak tepat.

Sebelumnya, ide gurauan yang hanya berbeda pada besaran nilai rupiah yang dijanjikan juga pernah beredar melalui pesan WhatsApp.

Melansir laman Medcom.id, pesan dengan tawaran nilai rupiah yang lebih besar (Rp1 juta) itu dilabeli dalam kategori HOAKS.

Penelusuran Medcim.id:

Dari penelusuran kami, klaim bahwa di tengah pandemi virus korona atau covid-19, pemilik KTP elektronik mendapatkan kompensasi Rp1 juta, adalah salah. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menanggapi santai klaim tersebut. Zudan menilai klaim tersebut tidak perlu dianggap serius.

“Itu canda-canda. Lihat aja linknya,” kata Zudan, Minggu 29 Maret 2020.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, I Gede Suratha menambahkan narasi tersebut tidak benar. I Gede menegaskan pihaknya tidak pernah memiliki program tersebut.

“Njih (hoaks). Hati-hati,” kata Gede Suratha.

Kesimpulan:

Klaim bahwa di tengah pandemi virus korona atau covid-19, pemilik KTP elektronik mendapatkan kompensasi Rp1 juta, adalah salah.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Satire merupakan konten berunsur parodi atau sarkasme yang dibuat untuk menyindir atau mengkritik pihak tertentu. Satire tidak termasuk konten yang membahayakan, tetapi bisa mengecoh karena sebagian masyarakat menganggap informasi dalam satire sebagai kebenaran.

Seperti diketahui muncul pro dan kontra wacana lockdown di tengah masyarakat. Bagi mereka yang kontra terhadap wacana lockdown sangat khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Pasalnya jika sehari saja mereka tidak bekerja, mereka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan dasar. Sekadar makan saja, tidak bisa.

Sementara sejauh ini, telah ada upaya dari pihak pemerintah di daerah tertentu menanggung kebutuhan dasar para pihak terdampak korona. Namun masih sebatas orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan pasien positif ringan yang melakukan isolasi mandiri.

Reporter: Mulyadi

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.