Kami sampaikan kabar untuk anda

Polsek Tembilahan Hulu angkut empat pasangan bukan muhrim dari warung jagung bakar

Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian sektor Tembilahan Hulu angkut empat pasangan bukan muhrim dari warung remang “jagung bakar” yang dtemukan saat melakukan imbauan “physical distancing” dalam rangka memutus rantai penularan covid-19 diwilayah hukumnya.

“Sebenarnya kita hanya melakukan patroli dan memberikan himbauan social distancing. Namun saat dilapangan kita malah mendapati mereka sedang asik didalam warung remang-remang,” ungkap Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Rhino Handoyo, SH kepada wartawan.

Di Polsek, terhadap keempat pasangan ini dilakukan pemeriksaan dan pembinaan dengan juga menghadirkan orang tua mereka dan selanjutnya diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa kedepannya.

Memutus rantai penyebaran wabah virus Corona, jajaran Polsek Tembilahan Hulu kata Kapolsek tiada hentinya melakukan operasi untuk melakukan sosialisasi terkait imbauan pemerintah serta maklumat Kapolri tentang physical atau social distancing.

Suksesnya upaya dalam kaitan hal itu sangat sulit untuk dicapai tanpa didukung dengan kesadaran dari masing-masing individu masyarakat.

“Kami bukan mencari kesalahan masyarakat, tetapi untuk kepentingan kita semua agar pandemik virus Corona dapat hilang dari negara kita. Agar masyarakat dapat melakukan aktifitas seperti biasanya lagi,” ujarnya.

Kapolsek juga menyampaikan kepada pemilik usaha warung remang untuk mematuhi imbauan pemerintah.

“Kita telah memperingatkan pemilik warung untuk memberikan penerangan (lampu) yang lebih dan hanya melayani pembelian dengan cara dibungkus sesuai imbauan Pemerintah.” Pungkasnya.

 

Sumber: medialokal.com   Editor: faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.