Kami sampaikan kabar untuk anda

Ramadhan 1441 H,  Pemkab Meranti Tidak Melarang Pelaksanaan Ibadah Tarawih di Masjid

Meranti, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak akan menutup masjid atau melarang warganya untuk menggelar Sholat Tarawih saat Ramadhan yang dimulai tanggal 24 Juli 2020 nanti.

Namun untuk mencegah terjadinya peyebaran Virus Corona atau Covid-19, Pemkab. Meranti akan menerapkan sejumlah aturan yang wajib untuk dipatuhi.

Untuk menetapkan aturan itu, Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan Wakil Bupati H. Said Hasyim, menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda, Kepolisian Polres Meranti, Kejari Meranti, Tokoh Masyarakat/Ulama, serta OPD terkait.

Karena Pemda Meranti menyadari untuk menetapkan hal itu tidak bisa bekerja sendiri dan harus pula mengkaji berbagai masukan dari pihak-pihak terkait untuk menyatukan sudut pandang agar masyarakat Meranti dapat terlindungi dari penyebaran Virus Covid-19, namun pelaksanaan ibadah tetap dapat berjalan dan yang tak kalah penting tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

“Kita ingin ibadah tetap dapat dilaksanakan namun keselamatan umat juga tetap terjaga,” ujar Bupati Irwan, saat memimpin Rakor Antisipasi Penyebabaran Covid-19, di Bulan Suci Ramadhan, bertempat di Aula Kantor Bupati Meranti, Kamis (16/4/2020).

Berikut sejumlah aturan yang wajib diikuti oleh warga dan pengurus masjid yang ingin menggelar Sholat Tarawih berjamaah di Masjid pada Bulan ramadhan nanti sesui kesepakatan Rakor tersebut.

  1. Kepulauan Meranti tetap memperbolehkan warga dan pengurus masjid untuk melaksanakan Ibadah Sholat Tarawih berjamaah di masjid dan Mushola dengan tetap mematuhi SOP pencegahan penyebaran Covid-19.
  2. Bagi Mesjid dan mushola yang menggelar Sholat Tarawih berjamaah diminta untuk melaksanakan 8 Rakaat saja, bagi jemaah yang ingin lebih 8 rakaat diminta untuk menyambung dirumah masing-masing.
  3. Saat pelaksanaan Sholat Tarawih Berjamaah seluruh jemaah harus menggunakan Masker jika tidak akan diamankan oleh petugas agar tidak membahayakan jemaah lainnya.
  4. Tetap menjalankan Protap Physical dan Sosial Distancing.
  5. Semua Sajadah harus dilipat dan kepada Jemaah disarankan untuk membawa sajadah dari rumah.
  6. Pelaksanaan Ibadah Sholat Tarawih dan Tadarus di Masjid dibatasi maksimal hingga pukul 22.00 Wib.
  7. Bagi remaja yang berkerumun disekitar masjid akan dibubarkan.
  8. Jika jemaah merasa tubuhnya tidak sehat diminta untuk tidak melaksanakan ibadah Tarawih di Masjid cukup dirumah saja agar tidak menularkan penyakit kepada jemaah lainnya.
  9. Agar informasi ini dapat tersampaikan secara masiv dan diketahui oleh jemaah dan khalayak ramai diminta kepada pengurus masjid untuk memasang spanduk terkait aturan ini.

Sementara itu, Kapolres Meranti AKBP. Taufik Lukman mengatakan bahwa dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Polres Meranti akan menerapkan prosedur intervensi yakni pengamanan dengan ketegasan artinya bagi yang tidak mematuhi akan dikenakan sanksi.

Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr. Misri, menyebutkan bahwa untuk mendukung pelaksanaan ibadah sholat tarawih nanti, pihaknya akan memberikan ribuan masker kain yang akan dapat dipergunakan jamaah.

“Saat ini kami telah mengadakan ribuan masker kain untuk dipakai oleh jemaah ketika Sholat Tarawih nanti,” aku Misri.

Sekedar memberitahukan, turut hadir dalam rapat itu Ketua DPRD Meranti Jack Ardiansyah, Kapolres Meranti AKBP. Taufik Lukman, Ka. Kemenag Meranti Agustiar, Perwakilan Kejari Meranti, Pabung Bengkalis Mayor P. Girsang, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Legislator Meranti H. Khozim, Ketua MUI Meranti H. Mustafa, Kabag Kesra Meranti Hery Saputra SH, Kabag Hukum Sudandri SH, Kabag Kominfo Meranti Wan Fachriarmi, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH, Ketua KONI Meranti Hendrizal Bocang, Tokoh Masyarakat/Agama dan lainnya./*/eko

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.