Kami sampaikan kabar untuk anda

Tak Hanya Potong Dana Pokir, DPRD Meranti Minta Dana Pilkada Meranti Dialihkan Ke Tim Gugus Tugas

“Serius Lakukan Penganggaran Untuk Penangan Covid-19”

MERANTI, detikriau.org –  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Kepulauan Meranti,  Ardiasnyah menegaskan bahwa pihaknya serius lakukan penganggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Kota Sagu ini.

Ia juga menyampaikan agar dana yang diperuntukan pada Pilkada Meranti di KPUD dan Bawaslu nantinya agar dapat dialihkan guna penanganan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Selain memotong dana pokok pikiran (pokir), kita juga minta dana yang diperuntukan pada Pilkada Meranti yang ada untuk dikembalikan dulu, lalu di alihkan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 sesuai dengan aturan dan regulasi yang tepat”, ujar pria yang akrab disapa Jack ini.

Alokasikan dana Pokir tersebut, ditambahkan Jack, sebagai langkah awal dan tahap pertama untuk penanganan Covid-19.

“Kami mengapresiasi terhadap kerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Meranti. Dan kami akan serius lakukan penganggaran untuk penaganan Covid-19 ini, tetapi tentunya diimbangi penanganan yang  sesuai SOP.  Jangan sampai memandai-mandai dalam penerapan kebijakan tersebut,” tegas Jack.

Tak hanya sampai disitu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti ini juga menyebutkan, bahwa pihaknya telah melakukan berbagai rapat koordinasi bersama Tim Gugus Tugas dan Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kamis (9/4/2020, red) kemarin, kita sudah lakukan rapat kordinasi berbagai hal terkait penanganan Covid-19 di ruang rapat Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Kapolres Kepulauan Meranti (AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, red), Kepala Dinas Kesehatan (dr Misri Hasanto Mkes, red),  Camat Tebing Tinggi (Rayan Pribadi,  red) dan anggota fraksi serta komisi DPRD Kepulauan Meranti,” terang Jack.

“Kita doakan wabah ini cepat berlalu. Dan tentunya kita berharap penarapan social distancing atau kebijakan pencegahan lainya bisa dilakukan secara tegas oleh pihak kepolisian tetapi tetap diimbangi dengan kearifan lokal,” sebut Jack.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti, dr Misri mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyisir setiap kegiatan guna mengantisipasi adanya doble anggaran.

“Kami minta anggota DPRD untuk mantau terkait RAB yang telah kami hitung seperti pembelian APD dan Alat-alat kesehatan yang telah disusun oleh konsultan, ” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti ini.

Terkait juknis dan aturan penyelenggaraan jenazah korban Covid-19, dr Misri mengatakan, terhadap korban meninggal,  pihaknya akan melakukan penanganan sesuai dengan petunjuk dan arahan kementrian dan WHO.

“Kita sudah mempersiapkan buku petunjuk pedoman penyelenggaraan penanganan Covid-19 ini sesuai arahan, petunjuk dan SOP yang berlaku dari kementrian dan WHO, ” tutur dr Misri.

Selain itu,  dikatakan dr Misri lebih lanjut, pihaknya juga terus melakukan pendataan termasuk menggunakan Sytem DBT (Data Basis Terpadu), meski diakuinya masih terdapat beberapa kelemahan yang terdapat pada system tersebut.

“System ini perlu kerjasama berbagai pihak seperti kecamatan dan desa untuk melakukan crosscheck (pemeriksaan kembali, red) terhadap warganya dan menyesuaikan dengan data yang ada di posko Covid-19,” ungkap dr Misri.

Ditempat berbeda,  Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedi Yuhara Lubis, menambahkan, perlunya pemantauan antisipasi masuknya penyebaran virus corona di seluruh pelabuhan tikus yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Setelah kita tinjau kelapangan beberapa waktu lalu, terlihat beberapa pelabuhan kecil yang diduga sebagai tempat masyarakat yang keluar masuk daerah dan tidak terpantau, sehingga dipandang perlu untuk dilakukan pengawasan dan pemeriksaan,” beber Dedi./ADV/eko

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.