Kami sampaikan kabar untuk anda

Positif covid-19 di Sumbar 31 kasus. 6 orang sembuh dan 3 meninggal dunia

“Gubernur Sumatra Barat Ajukan PSBB”

Foto: screenshot laman corona.sumbarprov.go.id/detikriau.go.id

Sumbar, detikriau.org – Pencatatan Kasus komfirmasi positif covid-19 di Sumatra Barat pertanggal 10 april 2020, dimuat dilaman corona.sumbarprov.go.id bertambah lagi menjadi 31 kasus.

dimana 14 orang dirawat di rumah sakit, 8 orang isolasi diri dirumah dan 6 orang dinyatakan sembuh, serta 3 orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Untuk kasus PDP secara total berjumlah 106 orang. 21 dirawat, 10 isolasi rumah, dan 75 orang dinyatakan negatif.

Sedangkan untuk pencatatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terlampir sebanyak 4.573 orang. 1.324 orang masih dalam pemantauan dan 3.249 orang sudah selesai.

Melansir Liputan6.com. satu orang pasien positif yang meninggal dunia pada kamis 9 april 2020 sempat menjalani perawatan selama 2 hari di RSUP M Djamil Padang. Ketika dirujuk pasien masih berstatus PDP.

Sementara dua pasien meninggal dunia lainnya tercatat pada tanggal 28 maret dan 7 April 2020.

Semua pasien meninggal dunia berjenis kelamin perempuan dan satu diantaranya dalam kondisi hamil.

Gubernur Ajukan PSBB

Melihat perkembangan kasus pandemi corona di provinsinya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sudah mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat.

“Di Sumbar telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang cukup signifikan, saya rasa perlu menetapkan PSBB,” kata Irwan.

Namun, untuk menetapkan PSBB, pihaknya perlu persetujuan dari pusat. Jika disetujui, maka ia akan mempersiapkan aturannya sesegera mungkin.

Untuk tempat isolasi PDP sudah disiapkan, totalnya ada 407 tempat tidur dari beberapa gedung di Sumbar. Pihaknya juga telah meninjau tempat isolasi tersebut bersama dinas kesehatan.

Menurut gubernur, perkiraan puncak penyebaran virus corona di Sumbar diprediksi terjadi pada akhir Mei 2020. Kemudian mulai menurun pada Agustus.

Kemudian yang harus diwaspadai, lanjutnya, adalah kepulangan perantau yang sebagian besar berada di daerah pandemi seperti Jakarta, sehingga perlu diantisipasi agar penyebaran virus corona tidak masuk ke Sumbar.

“Saya minta masyarakat harus bisa bekerjasama untuk memutus rantai penyebaran virus corona Covid-19,” dia menambahkan.

Reporter: Faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.