Kami sampaikan kabar untuk anda

OTG juga dihitung, jumlah ODP Covid-19 di Inhil melonjak jadi 1278 orang

“siapa itu Orang Tanpa Gejala (OTG) dan apa pentingnya dilakukan pengendalian?”

juru bicara bidang medis Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Saut Pakpahan/ Foto: Diskominfops_Inhil/Istimewa

Tembilahan, detikriau.org – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) naik secara signifikan. Data per, 1 April 2020, jumlah ODP dilaporkan mencapai 1278 orang.

Padahal sehari sebelumnya, 31 maret 2020 data pada jam 10.00 Wib, jumlah ODP dilaporkan sebanyak 181 orang, dan pada malam harinya kembali bertambah menjadi 193 orang.

Berdasarkan keterangan juru bicara bidang medis Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Saut Pakpahan, perubahan data tersebut terjadi setelah adanya kesepakatan antara Gubernur Riau dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau.

Dalam kesepakatan itu, Orang Tanpa Gejala (OTG) juga masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Oleh sebab itu, jumlah ODP di Kabupaten Inhil naik drastis hingga hampir 7 kali lipat dari angka sebelumnya.

“Itu sebabnya laporan hari ini meningkat tajam, jumlah ODP di Inhil menjadi 1278 orang,” kata dr Saut, rabu (1/4/2020) di RSUD Puri Husada Tembilahan

Kesepakatan seperti yang terjadi di Riau, diungkapkan dr Saut sebenarnya juga telah dilakukan di Provinsi lain. Namun, khusus untuk di Riau baru diberlakukan per 1 April 2020.

Untuk itu, dr Saut mengharapkan agar masyarakat tidak khawatir dengan kenaikan angka ODP tersebut. Sebab, sebelumnya memang antara OTG dengan ODP tercatat dalam kategori berbeda.

“Masyarakat jangan khawatir, jangan panik. Sebelumnya, juga seperti data OTG ini memang juga sudah ada, tapi tidak dimasukkan dalam data ODP. Sekarang, setelah kesepakatan OTG dan ODP digabung,” akhirinya.

Dikutip melalui detikcom, Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat Mayjen TNI dr Tugas Ratmono menekankan pentingnya pengendalian terhadap orang tanpa gejala (OTG) virus Corona (COVID-19). Pengendalian itu dinilai penting agar OTG tidak lantas merasa tenang dan terbebas dari Corona.

“Pengendalian orang tanpa gejala ini sangat penting dilakukan dari seluruh komponen, dari seluruh pihak, supaya orang tanpa gejala tidak dianggap tenang-tenang dan harus diketahui dengan baik,” kata Tugas dalam konferensi pers di Grha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2020).

Menurut Tugas, orang tanpa gejala bisa saja merasa sehat. Namun, jika diketahui ada riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19, orang tersebut bisa berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Jika menunjukkan gejala Corona, orang tersebut harus menjalani karantina sesuai dengan prosedur.

“Sebenarnya kita mengenali bahwa ada yang dikelompokkan dalam klaster orang sehat, OTG mungkin sehat, tapi mungkin juga terpapar oleh COVID-19. Setelah diketahui ada kontak erat dengan COVID-19 kemudian positif, mungkin masih tanpa gejala, ini juga dalam pemantauan atau ODP,” jelas Tugas.

“Dan kalau sudah mulai gejala ini, harus mendatangi fasilitas kesehatan dan harus ditentukan apakah ini cukup dilakukan pemantauan dalam karantina yang disiapkan atau memang harus dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.

Menurut Tugas, semua orang harus memahami bahwa COVID-19 berbahaya. Tugas meminta semua pihak tetap menjaga jarak atau social distancing untuk mencegah virus ini menyebar.

“Di dalam mencegah atau menanggulangi orang tanpa gejala ini, sangat penting atau dipahami bersama, artinya semua orang harus menganggap bahwa COVID-19 adalah bahaya. Kedua, semua orang harus disiplin dalam mengendalikan diri atau karantina sendiri atau di rumah, melakukan social distancing,” sebut Tugas.

Reporter: Amrul

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.