Kami sampaikan kabar untuk anda

Pemerintah umumkan penambahan dua kasus baru positif Covid-19. Total menjadi enam orang

Pemerintah telah periksa 620 spesimen”

Jakarta – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto mengumumkan, kasus positif COVID-19 kembali bertambah dua orang, hingga  menjadi enam kasus.

“Hari ini dari hasil pemeriksaan laboratorium kita menambah lagi dua kasus positif,” kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu.

Dengan adanya tambahan dua kasus positif, maka jumlah orang positif COVID-19 di Tanah Air menjadi enam orang.

Dua orang tambahan yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu diklasifikasi sebagai kasus 05 dan 06.

Yurianto menjelaskan kasus 05 merupakan seorang pria berusia 55 tahun, diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan dari penelusuran klaster Jakarta.

Sedangkan kasus 06 merupakan pria 36 tahun, imported case dari Jepang. Yang bersangkutan terkena COVID-19 pada saat bekerja sebagai anak buah kapal Diamond Princess.

“Kondisi keduanya stabil, tidak butuh oksigen, tidak diinfus, sadar penuh, tidak demam, tidak batuk dan tidak pilek. Jadi kondisi dalam keadaan baik,” ujar Yurianto.

Dia mengatakan kedua orang itu diisolasi di RSPI Sulianti Saroso dan RS Persahabatan.

Adapun dua orang positif COVID-19 itu sebelumnya termasuk dalam daftar 23 orang diduga terjangkit COVID-19 atau suspect COVID-19.

Status positif keduanya diperoleh melalui hasil laboratorium Minggu siang.

Dengan demikian jumlah suspect COVID-19 berkurang menjadi 21 orang, sedangkan kasus positif COVID-19 menjadi enam orang.

 

Pemerintah telah periksa 620 spesimen Covid-19

Pemerintah sampai saat ini telah memeriksa sebanyak 620 spesimen virus corona atau COVID-19,  yang sebagian berasal dari 63 rumah sakit di 25 provinsi di Indonesia.

Update pemeriksaan spesimen yang sudah dilaksanakan sampai hari ini, total ada 620 spesimen. Spesimen yang dikirimkan dari rumah sakit ada 327 spesimen, yang berasal dari 63 rumah sakit di 25 provinsi,” ujar Yurianto dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan 620 spesimen dari 25 provinsi menunjukkan kewaspadaan pemerintah terkait COVID-19 sudah tersistematis sampai ke seluruh wilayah.

Spesimen berasal dari pemantauan terus menerus terhadap orang dalam pemantauan (ODP), yang kemudian ketika orang tersebut sakit dan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP), maka akan diisolasi untuk kemudian diambil spesimennya.

620 spesimen itu bukan jumlah spesimen yang ada per hari ini, melainkan jumlah spesimen yang sudah diperiksa sejauh ini.

Adapun bagi PDP yang hasilnya negatif dan sudah dibolehkan pulang, langkah berikutnya adalah melakukan isolasi diri atau self isolated. PDP yang negatif tersebut selama 14 hari di rumah diharuskan menggunakan masker, mengurangi kontak dekat dengan keluarga, dan kemudian diharapkan sementara untuk tidak keluar rumah.

Yang bersangkutan juga dipantau dinas kesehatan dan puskesmas setempat kondisi kesehatannya setiap hari sampai dengan hari ke-14.

“Kalau semuanya baik maka sudah seluruhnya kita nyatakan tidak bermasalah, bisa bersosialisasi seperti biasa,” jelas dia.

Namun Yurianto menekankan tidak ada satu jaminan bahwa PDP yang negatif dan sudah dibolehkan bersosialisasi, tidak akan kembali tertular COVID-19.

“Bisa saja kemudian ketularan lagi. Dan menjadi sakit lagi. Tidak ada laporan bahwa yang sudah sembuh kambuh. Yang ada, yang sudah sembuh sakit lagi karena ketularan lagi. Jadi bukan penyakitnya kambuh tapi ketularan lagi,” jelas dia.

Sumber: ANTARA   Editor: Fsl

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.