Kami sampaikan kabar untuk anda

Berada di penyangga daerah pesisir, RSUD Puri Husada Tembilahan jadi rujukan pasien suspect Corona

Kepala Dinas Kesehatan Inhil, H Zainal Arifin S.Km, M.Kes/Foto: Net

Tembilahan, detikriau.org – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan menjadi salah satu dari tiga rumah sakit rujukan pasien suspect virus corona Covid-19 di Provinsi Riau.

Penetapan Rumah Sakit plat merah milik Pemkab Inhil lebih kepada pertimbangan letak georafis Inhil sebagai penyangga daerah pesisir yang banyak “pelabuhan tikus”.

“Inhil sebenarnya bukan merupakan pintu masuk primer pendatang dari luar negri seperti halnya Pekanbaru dan Kota Dumai. Penunjukan kita lebih kepada pertimbangan letak geografis sebagai penyangga daerah pesisir yang banyak terdapat pelabuhan tikus yang menjadi pintu masuk pendatang luar ke Riau melalui salah satunya Kota Batam, Kepulauan Riau,” Ujar Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selular, selasa

Menurut Zainal, secara keseluruhan Kementrian Kesehatan menunjuk 132 Rumah Sakit rujukan pasien corona.

Untuk Riau, disamping RSUD Puri Husada, dua rumah sakit lainnya adalah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dan RSUD Dumai.

Sebagai rumah sakit rujukan, Zainal juga menerangkan bahawa saat ini RSUD Puri Husada memiliki dua tenaga dokter spesialis paru yang mampu mendiagnosa Corona.

Disamping SDM, RSUD PH juga memiliki ruang isolasi dan ICU yang dilengkapi alat bantu pernafasan seperti ventilator serta alat pendukung medis lainnya yang dipersiapkan untuk melakukan penangan pasien suspect virus corona.

Zainal juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyikapi Covid-19 secara berlebihan seperti salah satunya dengan beramai-ramai membeli masker meskipun dengan harga yang jauh diatas normal.

Penggunaan masker menurutnya lebih disarankan kepada masyarakat yang dalam beberapa waktu belakangan pernah berkunjung ke luar negri, atau berkunjung ke tempat-tempat yang menjadi pintu masuk pendatang dari Negara lain seperti halnya pelabuhan udara di Jakarta, Pekanbaru ataupun Batam.

“Orang-orang seperti ini yang dianjurkan untuk menggunakan masker. Bagi masyarakat yang tidak pernah bersentuhan dengan hal tersebut, tentulah tidak perlu khawatir secara berlebihan,” Imbuh Zainal

“Alhamdulillah untuk Riau sampai hari ini belum ada masyarakat terpapar corona” Katanya juga.

Diakhir pernyataannya, Zainal juga menyampakan bahwa Dinkes Inhil sudah menyiapkan masker diseluruh Puskesmas di Kabupaten Inhil. Hanya saja masker-masker itu khusus diperuntukan untuk orang yang dalam kondisi sakit termasuk orang yang mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Akhirinya./Fsl

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.