Kami sampaikan kabar untuk anda

Konflik harimau dan Manusia Kembali Terjadi di Pelangiran. Dikabarkan Telan Korban Jiwa

Harimau sumatera, Bonita/ Foto: Ist/ arsip detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Konflik antara hewan buas dan manusia kembali terjadi di Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

Meski mengaku belum bisa memberikan keterangan secara lengkap, Kepala Desa Danau, Rayo, Kecamatan setempat dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selular, membenarkan.

Menurutnya, peristiwa naas yang disebutnya menelan korban manusia itu diperkirakan terjadi sekira pukul 16.00 Wib, kamis (24/10/2019)

“Iya. Kejadian sore tadi sekira pukul 16.00 Wib di area PT RIA. Maaf saya belum bisa memberikan keterangan secara lengkap, saat kejadian saya tidak berada di lokasi. Sekarang saya sedang rapat,” jawab Kades singkat.

Hingga berita ini dirilis, belum didapat komfirmasi dari pihak Kecamatan dan Kepolisian setempat.

Berdasarkan catatan detikriau.org, setidaknya tiga kali peristiwa keganasan harimau di Kecamatan Pelangiran pernah terjadi, dan menyebabkan empat korban meninggal dunia.

Peristiwa pertama terjadi pada tahun 2018 silam. Saat itu, harimau betina yang kemudian dinamai bonita memangsa dua orang warga. Korban pertama bernama Jumiati, karyawan perkebunan sawit dan seorang lagi tukang bangunan bernama Yusri.

peristiwa berikutnya menelan korban, M Amri (32), salah seorang pekerja PT RIA di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran..

Korban yang diketahui berasal dari Dusun Perasak Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat itu diserang harimau di Kanal Sekunder 41 PT RIA Desa Tanjung Simpang, Kamis (23/5/19) sekira pukul 12.00 WIB.

Selanjutnya peristiwa ketiga terjadi di Dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran pada minggu 25 agustus 2019 yang lalu.

Korban, Indra (36) diterkam raja hutan ini saat akan pergi mandi ke sumur yang hanya berjarak sekira 30 meteran dari rumah tempat tinggalnya, pada pukul 16.30 Wib.

Saat dievakuasi pada pukul 19.00 Wib, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh menggenaskan.

Laporan: faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.