Kami sampaikan kabar untuk anda

Polda Riau gandeng Kejakti tangani karhutla korporasi

kondisi lahan pasca kebakaran,/ Foto: Internet

Pekanbaru – Kepolisian Daerah Riau menggandeng Kejaksaan Tinggi Riau dalam upaya menangani penyidikan perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjerat korporasi PT Teso Indah di Kabupaten Indragiri Hulu.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Fibri Karpiananto di Pekanbaru, Senin, mengatakan, saat ini penyidik polisi bersama jaksa tengah berada di areal konsesi milik perkebunan sawit tersebut.

“Hari ini masih cek TKP (tempat kejadian perkara) bersama jaksa,” kata Fibri.

Langkah serupa juga telah dilakukan Polda Riau saat menangani perkara karhutla yang melibatkan korporasi yang lahan konsesinya terbakar, PT Sumber Sawit Sejahtera di Pelalawan. Sejak awal, Fibri mengatakan polisi telah melibatkan personel korps Adhyaksa dalam proses penyelidikan hingga penyidikan korporasi.

Asisten Pidana Umum (Pidum) Kejari Riau, Syofyan Sele membenarkan bahwa anggotanya telah dilibatkan polisi dalam penanganan perkara karhutla. Salah satunya adalah saat jaksa langsung dilibatkan ke lokasi lahan terbakar untuk mempermudah proses penyidikan.

Terkait Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara PT Teso Indah, Sofyan mengaku sudah menerimanya. “Tadi (siang) baru saya terima dari sekretariat,” kata Sofyan.

Sofyan menyebutkan, akan menunjuk jaksa peneliti dalam perkara PT Teso Indah. “Nantinya jaksa akan meneliti berkas dari penyidik,” kata Sofyan.

Direktur Reskrimsus Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi, mengatakan perkara Karhutla PT Teso Indah telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan pada 15 Oktober 2019 lalu. Pada 16 Oktober, SPDP dikirim ke Kejati Riau.

Andri menjelaskan, dua blok PT TI yang terbakar lokasinya cukup berjauhan di Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat. Blok T, persisnya di areal 18 hingga 20, ada 37,25 hektare terbakar.

Selanjutnya Blok N, di areal 14 hingga 16 ada 31,8 hektare terbakar. Blok N ini dekat dengan tempat tinggal karyawan serta tidak sulit ditempuh.

Dalam perkara ini, PT Teso Indah diancam dengan Pasal 98 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ancaman pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun, denda maksimal Rp 10 miliar.

Selain itu juga dijerat dengan pasal 99 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ancaman hukuman minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp3 miliar.

“Modus operandinya perusahaan sengaja atau lalai tidak menyiapkan sarana dan prasarana, dana yang memadai, SOP dan sumber daya manusia atau pegawai untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan,” papar Andri.

 

Polda Riau sudah tetapkan 70 tersangka karhutla termasuk korporasi

Kepolisian Daerah Riau sudah menetapkan 70 tersangka untuk kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, termasuk di dalamnya tersangka korporasi.

“Total penegakan hukum karhutla tahun 2019 sebanyak 66 laporan polisi, dengan 70 tersangka terdiri dari 68 tersangka perorangan dan dua tersangka korporasi serta 27 kasus proses sidik, satu kasus P21 dan 22 kasus telah tahap dua,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Senin.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihak Reskrimsus telah menangani kasus karhutla korporasi dalam wilayah Riau diantaranya PT. SSS di Desa Kuala Panduk Kecamatan Meranti Kabupaten Pelalawan. Untuk kasus ini sudah ditetapkan dua tersangka, yakni perusahaan dan pejabat perusahaan sawit tersebut.

Kasus lainnya terkait korporasi yakni PT AP di Desa Batang Nilo Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, dan PT.GSM di Kelurahan Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasip, Kabupaten Siak.

Selain itu, Direskrimsus Polda Riau juga meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan untuk kasus dugaan karhutla di konsesi PT TI di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Sumber: ANTARA    Editor: Faisal

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.