Kami sampaikan kabar untuk anda

Roda Alat Berat Digembosi, Pekerjaan Peningkatan Jalan di Tembilahan Terhenti

Tembilahan, detikriau.org – Paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Batang Tuaka, H Abd Manaf dan H Sadri di Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan terhenti. Dikabarkan, roda alat berat digembosi oleh sejumlah orang saat sedang melakukan pekerjaan scraft badan jalan.

“Sempat ramai tadi bang. Roda alat berat dikempiskan oleh sejumlah orang,” Ujar warga Jalan Batang Tuaka kepada detikriau.org di lokasi. Selasa (10/9)

Hanya saja menurut warga ini, ia tidak mengetahui secara pasti siapa orang-orang tersebut.

Pekerjaan scraft badan jalan batang tuaka yang terpaksa terhenti

“Siapa mereka, saya juga tidak kenal. Yang jelas pekerjaan terhenti karena ban kendaraan alat beratnya dikempiskan,” ditambahkannya

PPK kegiaatan Ali Martono dikomfirmasi membenarkan terhentinya pekerjaan. Namun ia mengaku belum bisa memberikan penjelasan secara rinci.

“Pak Kadis sekarang sedang dalam perjalanan menuju Tembilahan. Saya belum bisa memberikan keterangan,” Ujar Ali singkat melalui sambungan telepon selular.

Untuk sekedar mengabarkan, kerusakan ruas jalan Batang Tuaka, H Sadri dan H Abd Manaf sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.

Bentuk protes warga atas kerusakan badan jalan. Foto: Net

Menunjukkan sikap protes, disepanjang badan jalan tersebut hingga saat ini dihiasi warga menggunakan berbagai atribut, seperti menanami dengan berbagai pohon, potongan triplek yang bertuliskan kalimat-kalimat protes hingga replika batu nisan.

Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti saat meninjau kerusakan badan jalan belum lama ini.

Saat ini, untuk ruas jalan tersebut, Pemkab Inhil sudah menggelontorkan miliaran rupiah pekerjaan peninggkattan badan jalan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Warga sangat berharap pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik agar pengguna jalan kembali dapat menikmati badan jalan yang mulus.

“semoga Pemkab Inhil bisa menyelesasikan hambatan pekerjaan ini dengan baik agar jalan kami bisa mulus lagi.” Harap warga setempat./red

 

 

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.