Kami sampaikan kabar untuk anda

Saksi Jokowi-Maruf Akui Moeldoko Sampaikan Istilah “Perang Total” Di Acara Internal

Jakarta – Saksi kedua dari pihak kubu 01 Jokowi-Maruf, Anas Nashikin mengaku mendengar ucapan “perang total” dari Ketua Harian TKN Jokowi-Maruf Moeldoko saat acara internal TOT (Training of Trainers) pelatihan saksi paslon 01 di kawasan Kelapa Gading, Jakarta.

Pada persidangan kelima sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, saksi Anas Nashikin mengalun mendengar ucapan istilah “perang total” dari Moeldoko.

Awalnya, tim kuasa hukum paslon 02 Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah menanyakan kepada saksi Anas terkait istilah “perang total”.

“Kita tadi malam, kemarin mendengar di televisi beberapa waktu lalu bahwa pak Moeldoko pernah berucap istilah ‘perang total’. Apakah dalam acara ToT tersebut saudara pernah mendengar lagi kata-kata beliau (Moeldoko) dengan istilah ‘perang total’?” tanya Nasrullah kepada Anas.

“Sejauh saya memahami, apa yang disampaikan oleh beliau (Moeldoko) adalah bentuk pemberian semangat, Yang Mulia,” jawab Anas.

Namun, majelis hakim MK Manahan Sitompul menjelaskan maksud pertanyaan tim kuasa hukum 02. Dimana, majelis hakim menegaskan kepada Anas untuk menjelaskan terkait materi yang disampaikan Moeldoko.

“Ya terlebih dahulu saudara (saksi) jelaskan dulu apakah istilah (perang total) itu pernah saudara dengarkan khusus daripada materi yang disampaikan oleh pak Moeldoko itu, ada? Istilah ‘perang total’ itu ada saudara dengarkan?” tanya Majelis Hakim Manahan.

“Perang total ya? Sepertinya pernah dengar,” jawab Anas dengan jawaban yang agak lama.

Setelah itu, Nasrullah mempertanyakan kepada saksi apakah Moeldoko menjelaskan maksud kata ‘perang total’ saat berbicara di acara ToT tersebut.

“Pernah dengar? Jadi dalam acara TOT itu beliau mengulang kembali kata-kata ‘perang total’, beliau uraikan tidak apa itu ‘perang total’ yang dia maksud kan? Jangan ngarang!” kembali tanya Nasrullah.

Dalam jawabannya, saksi Anas menjelaskan pemahaman yang dia pahami terkait istilah “perang total”. Dimana, istilah tersebut merupakan upaya memberikan semangat kepada para saksi 01 yang hadir di acara tersebut.

“Sejauh saya memahami begini, beliau menyampaikan bahwa upaya pemenangan itu diharapkan sebagai upaya yang serius, kalau dalam bahasa beliau dibahasakan seperti itu, kami memahaminya itu adalah sebagai himbauan kepada kami semua dan para saksi yang hadir sebagai peserta waktu itu adalah agar bekerja secara serius ditempatnya masing-masing,” jelas Anas.

“Soal bahasa dan istilah itu saya kira, kami memaknainya yaitu pesan saja bahwa kita diminta untuk bekerja secara serius itu saja yang kami pahami,” pungkasnya menambahkan./rmol

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.