Kami sampaikan kabar untuk anda

Orangtua Harun Akan Tempuh Jalur Hukum

Photo :
VIVA/Fajar GM
Didin Wahyudin/, orangtua Harun, korban berusia 15 tahun kerusuhan 22 Mei 2019

Jakarta – Orangtua Muhammad Harun Al Rasyid (15), siswa SMP yang diduga menjadi korban penembakan di Slipi dalam peristiwa kerusuhan 22 Mei, akan menempuh jalur hukum untuk mengusut sebab kematian putra mereka.

Menurut ayah Harun, Didin Wahyudin (45), Harun meninggal dunia karena diduga dibunuh dan disiksa.

“Dari berangkat sehat, kok pulang-pulang sudah jadi mayat. Jadi saya merasa ini harus saya tuntut ke jalur hukum. Karena ini sudah pembunuhan. Ini pembunuhan, penyiksaan, yang benar-benar dilakukan,” ujar Didin di kediamannya, Jumat, 24 Mei 2019.

Menurut Didin, hasil visum dari pihak rumah sakit yang tidak bisa secara jelas mengungkapkan penyebab kematian anaknya. Hal itu tidak bisa ia terima. Menurutnya hasil visum mengindikasikan bahwa Harun meninggal karena hal yang tidak ingin diungkap oleh pihak yang berwenang.

“Yang jelas anak saya dibunuh, disiksa,” ujarnya.

Didin menyampaikan, rumah sakit yang menangani Harun adalah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Almarhum Harun dibawa ke rumah sakit milik aparat keamanan itu setelah tim penyelamat membawa Harun ke Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, dari lokasi kerusuhan.

Didin enggan menuding pihak yang ia anggap bertanggung jawab. Proses hukum harus berjalan secara adil untuk mengungkap pihak itu. “Saya tidak tahu siapa itu. Yang jelas, saya akan tuntut semua ini,” ujarnya menegaskan.

Didin menyampaikan, ia mengharapkan bantuan pihak-pihak yang tergerak atas peristiwa kematian putranya. Ia yakin keadilan bisa ia raih atas kematian putra yang ia sayangi.

“Anak saya dibunuh secara kejam dengan secara tidak berperikemanusiaan. Untuk itu saya akan menuntut secara hukum dengan bantuan siapa saja yang mau membantu saya.”/VIVA

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.