Kami sampaikan kabar untuk anda

Bawaslu Inhil Tangani Tiga Aduan dan Lima Kasus Temuan pada Pemilu 2019

Komisiner Bawaslu Inhil Andang Yudiantoro./ foto: detikriau.org/Bud

Tembilahan, detikriau.org – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hilir menerima dan meregister tiga perkara aduan dugaan tindakpidana pemilu dan lima kasus temuan pada pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2019.

Dari tiga aduan tersebut, satu kasus telah mendapatkan putusan tetap pengadilan,  satu perkara dihentikan dan satu perkara lagi saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Bawaslu Inhil.

Komisoner Bawaslu Inhil, Andang Yudiantoro menerangkan, satu perkara yang sudah inkrah adalah kasus keberpihakan salah seorang oknum kades kepada peserta pemilu.

“Kasusnya sudah diputus pengadilan. Tersangka juga sudah diganjar sanksi hukum,” Ujar Andang memberi keterangan kepada detikriau.org, ditemui dikantor Bawaslu Inhil jalan Trimas Tembilahan, senin (29/4)

Ditambahkannya, untuk kasus aduan yang dihentikan adalah terkait laporan adanya seorang pejabat Negara yang didugakan mempergunakan anggaran Negara dalam kegiatan kampanye. Penghentian kasus ini didasari hasil penyelidikan yang menyimpulkan tidak ditemukannya cukup bukti.

“Satu perkara aduan lagi saat ini masih berproses di Bawaslu, yakni kasus dugaan tindakpidana pemilu yang didugakan terjadi di lima Desa di Kecamatan Teluk Belengkong atas laporan saudara Surya Lesmana,” terang Andang

Disamping tiga perkara aduan itu, Mantan Ketua PWI Inhil ini juga menerangkan bahwa Bawaslu juga menemukan lima kasus dugaan pelanggaran pemilu.

“Ada lima temuan dugaan pelanggaran pemilu, tapi tak sempat diregister karena tidak cukup bukti.” Katanya

Tidak cukup bukti disini diterangkannya disebabkan tidak ditemukannya saksi yang bersedia untuk memberikan kesaksian untuk kasus-kasus temuan tersebut.

Dilanjutkan Andang, untuk dugaan pelanggaran pemilu, finalnya sudah selesai terhitung sejak tanggal 17 April 2019 yang lalu terkecuali untuk kasus yang terjadi dalam proses rekapitulasi penghitungan suara dan proses pengiriman surat ke Kelurahan.

“untuk itu masih bisa karena unsur yang berbunyi dalam Undang-Undang yang mengatur menyebutkan ‘sejak ditemukan atau diketahui’… tapi tentunya dalam jangka waktu yang tidak terlalu jauh.” Ucap Andang mengakhiri./ rd

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.