Kami sampaikan kabar untuk anda

Nama-Nama Saksi Bocor. Surya Lesmana Duga Ada Upaya “Kaburkan” Alat Bukti Dugaan Pidana Pemilu di Teluk Belengkong

Surya Lesmana/ Net

Tembilahan, detikriau.org – Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk DPRD Inhil Asal Dapil IV, Surya Lesmana menduga ada pihak-pihak yang berupaya mengaburkan alat bukti yang diajukannya terkait laporan dugaan penggelembungan suara pada Pemilu 2019 yang lalu.

Dari sebelas orang saksi yang diajukannya ke pihak Bawaslu, beberapa diantaranya saat ini menurut Surya terkesan menarik diri dengan berbagai alasan.

“Saya menduga ada intervensi dari pihak-pihak tertentu yang merasa terancam dengan laporan saya.” Ujar Surya memyampaikan keterangan melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.org, sabtu (27/4)

Dugaan intervensi ini menurut Surya didasari atas hasil komunikasi dirinya dengan sejumlah saksi yang diajukan. Mereka mengaku mendapatkan telepon dari sejumlah orang . Meski tidak memperoleh informasi secara jelas pihak mana yang menghubungi, namun yang pasti menurut Surya intervensi ini menyebabkan sejumlah saksi menjadi gamang.

Bocornya nama-nama saksi yang diajukannya ke pihak Bawaslu juga menurut Surya menjadi tandatanya. Nama-nama saksi sebagai bukti utama itu katanya hanya diketahui oleh Ketua partainya di Kabupaten dan Bawaslu Inhil.

“Saya hanya heran, nama-nama  saksi yang saya ajukan ini hanya diketahui petinggi partai saya di Inhil dan pihak Bawaslu. Untuk media, saya tidak pernah memberikan keterangan. Kenapa bisa bocor dan ada pihak lain yang mengetahuinya,”pertanyakan Surya

Surya mengaku akan tetap memperjuangkan dan membongkar tindakan kecurangan yang disebutkan dilakukan secara massif dan terstruktur ini.

“saya menilai perbuatan curang ini secara terstruktur dan masif karena bukan hanya di satu TPS tetapi terjadi pada lima Desa di Kecamatan Teluk Belengkong. Saya akan tetap berjuang untuk membuktikan dugaan saya.” Akhiri Surya Lesmana yang juga diketahui hingga hari ini masih menjabat sebagai salah seorang anggota DPRD Inhil ini.

Sebelumnya kepada detikriau.org Surya mengaku dugaan pelanggaran pidana pemilu yang menguntungkan salah seorang caleg dengan cara melakukan penggelembungan suara ini baru diketahui pihaknya saat dilakukan proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat Kecamatan.

Dugaan kuat terjadinya pelanggaran pemilu berdasarkan penelusuran pihaknya menurut Surya diindikasikan dengan adanya sejumlah TPS  dengan partisipasi pemilih 100% dan keseluruhannya hanya mencoblos untuk satu orang caleg dengan total jumlah 212 suara.

Tidak hanya itu, ditambahkan Surya, ada disalah satu Desa tercatat jumlah pemilih melebihi dari total jumlah penduduk Desa.

Bahkan Surya juga mengaku menemukan adanya beberapa orang warga yang mengaku tidak berada di tempat saat hari pencoblosan, tetapi dalam Form C-7 (Absensi pemilih), nama warga tersebut ternyata tercantum dan sudah ditandatangani.

Surya menerangkan bahwa dugaan pelanggaran pemilu terjadi di Desa Hibrida Jaya, Desa Sumber Makmur Jaya, Desa Sumbar Sari Jaya, Desa Sapta Mulya Jaya, dan Desa Kelapa Patih Jaya di Kecamatan Teluk Belengkong.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Inhil, Muhammad Dong membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima adanya laporan dugaan pelanggaran pemilu ini.

M Dong juga menegaskan bahwa hari ini laporan itu dinilai sudah memenuhi syarat Formil dan Materil.

“Makanya hari ini laporannya kita register untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” Sampaikan M Dong menjawab komfirmasi detikriau.org, rabu (25/4)

Untuk menentukan bisa atau tidaknya laporan dugaan tindakpidana pemilu ini ditingkatkan ke tahap penyidikan, mantan Komisoner KPU Inhil ini menerangkan Bawaslu Inhil memiliki waktu hingga 14 hari kedepan.

“Laporan yang kami tindaklanjuti arahnya pidana. Jika memang terbukti bersalah bisa digunakan sebagai bahan untuk ajukan gugatan ke MK,” Ujarnya

“Kalau permintaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) saat ini tidak bisa lagi, karena belum ada pembuktian.” Akhirinya. [red]

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.