Kami sampaikan kabar untuk anda

Duga Adanya Pelanggaran Pidana Pemilu, Caleg PDIP Lapor ke Bawaslu

Gedung kantor Bawaslu Inhil Jalan Trimas Tembilahan./Foto: detikriau.org/Fs

Tembilahan, detikriau.org – Calon Anggota DPRD Inhil dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Daerah Pemilihan Tiga (Kateman, Teluk Belengkong, Pulau Burung), Surya Lesmana melaporkan adanya dugaan penggelembungan suara pada Lima Desa di Kecamatan Teluk Belengkong yang menguntungkan salah seorang peserta pemilu.

Dugaan pelanggaran pidana pemilu ini menurut Surya baru diketahui pihaknya saat dilakukan proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat Kecamatan.

“Kita sudah laporkan ke Panwascam setempat. Saya menduga ada unsur kesengajaan terjadinya tindakpidana pemilu yang menguntungkan salah seorang caleg dengan cara melakukan penggelembungan suara,” Ujar Surya menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, kamis (25/4/2019)

Dugaan kuat terjadinya pelanggaran pemilu berdasarkan penelusuran pihaknya menurut Surya diindikasikan dengan adanya sejumlah TPS  dengan partisipasi pemilih 100% dan keseluruhannya hanya mencoblos untuk satu orang caleg dengan total jumlah 212 suara. “Termasuk dibeberapa TPS lainnya,” Ujar Surya juga

Tidak hanya itu, ditambahkan Surya, ada disalah satu Desa tercatat jumlah pemilih melebihi dari total jumlah penduduk Desa.

Bahkan Surya juga mengaku menemukan ada beberapa orang warga yang mengaku tidak berada di tempat saat hari pencoblosan, tetapi dalam Form C-7 (Absensi pemilih), nama warga tersebut ternyata tercantum dan sudah ditandatangani.

“artinya saya menduga ada pemilih siluman dengan menggunakan hak suara orang lain. Ini tindakan pidana.” Pertegasnya

Surya menerangkan bahwa dugaan pelanggaran pemilu terjadi di lima Desa yang disebutnya, Desa Hibrida Jaya, Desa Sumber Makmur Jaya, Desa Sumbar Sari Jaya, Desa Sapta Mulya Jaya, dan Desa Kelapa Patih Jaya di Kecamatan Teluk Belengkong.

“Kita sudah melengkapi laporan dengan menunjukkan beberapa saksi yang tidak berada di lokasi pada hari pencoblosan dan namanya ada di c7 termasuk beberapa dokumen pendukung lainnya.” Akhiri Surya

Sementara itu, Ketua Bawaslu Inhil, Muhammad Dong membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima adanya laporan dugaan pelanggaran pemilu ini.

M Dong juga menegaskan bahwa hari ini laporan itu dinilai sudah memenuhi syarat Formil dan Materil.

“Makanya hari ini laporannya kita register untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” Sampaikan M Dong menjawab komfirmasi detikriau.org, rabu

Untuk menentukan bisa atau tidaknya laporan dugaan tindakpidana pemilu ini ditingkatkan ke tahap penyidikan, mantan Komisoner KPU Inhil ini menerangkan Bawaslu Inhil memiliki waktu hingga 14 hari kedepan.

“Laporan yang kami tindaklanjuti arahnya pidana. Jika memang terbukti bersalah bisa digunakan sebagai bahan untuk ajukan gugatan ke MK,” Ujarnya

“Kalau permintaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) saat ini tidak bisa lagi, karena belum ada pembuktian.” Akhirinya./Am/red

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.