Kami sampaikan kabar untuk anda

Pejabat Pusat dan Provinsi ke Tembilahan, APK Capres 01 Kembali Dipasang Langgar Aturan

Foto: arsip detikriau.org

detikriau.org – Penempatan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin di Tembilahan kembali melanggar aturan.

Kali ini lima lembar spanduk klaim dukungan masyarakat Inhil kepada pasangan Capres bernomor 01 itu dipasang hampir menutupi seluruh bagian lingkaran tugu perempatan di Jalan Swarna Bumi.

Menariknya, ketidakpatuhan aturan penempatan APK  ini bermunculan selalu bertepatan dengan kehadiran pejabat-pejabat dari tingkat Provinsi dan Nasional.

Ada yang menduga, pemasang APK sengaja untuk “mencuri perhatian”. Ruas jalan Swarna Bumi yang merupakan jalur utama menuju gedung perkantoran Bupati Inhil itu dipastikan akan dilewati oleh tamu-tamu dari luar daerah.

“Pemasangan APK di tugu jalan Swarna Bumi itu jelas tidak dibenarkan, saat ini dalam proses adm penertiban,” Ujar Ketua Bawaslu Inhil M Dong singkat menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan WhatsApp, senin (25/3)

Untuk diketahui, hari ini, Pemkab Inhil melaksanakan kegiatan seminar Nasional bertemakan ‘Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Produk Unggulan Daerah di Kabupaten Inhil’.

Kegiatan ini menghadirkan pihak Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Perindustrian RI.

Kegiatan seminar  dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar yang memang sejak sehari sebelumnya sudah berada di Tembilahan sehubungan dengan kunjungan pedananya ke Kabupaten Inhil pasca dilantik.

Sebelumnya, pelanggaran aturan penempatan APK Capres 01 di jalan Swarna Bumi ini juga menuai kritikan.

Saat itu, Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan hadir di Kota Tembilahan dalam rangka kegiatan  “Membangun Industri Kelapa Terpadu Berkelanjutan”.

Kehadiran orang dekat Presiden Jokowi saat itu didampingi Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution dan Walikota Pekanbaru Firdaus.[dro]

APK yang dipasang di Jalan Swarna Bumi saat kehadiran Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan di Tembilahan./Foto: arsip detikriau.org

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.