Kami sampaikan kabar untuk anda

TNI: Jenazah 3 Prajurit yang Gugur di Nduga Telah Dievakuasi

“tiga orang prajurit gugur sebagai kusuma bangsa atas nama Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji.”

Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu, 5 Desember 2018. Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya dan satu anggota TNI. ANTARA/Iwan Adisaputra

Jakarta-Pasukan Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum diserang Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten  Nduga, Provinsi Papua. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sisriadi mengatakan penyerangan terjadi saat Satgas Gakkum melakukanpengamanan pergeseran pasukan yang akan menjaga pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu di Nduga.

“Mereka mendapatkan serangan dari pihak KKSB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga pada Kamis, 7 Maret 2019 sekitar pukul 08.00 WIT,” kata Sisriadi dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Maret 2019.

Akibat serangan tersebut, tiga orang prajurit gugur sebagai kusuma bangsa atas nama Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji.

Menurut Sisriadi pasukan TNI Satgas Gakkum yang terdiri dari 25 orang itu baru tiba di Distrik Mugi dalam rangka mengamankan jalur pergeseran pasukan. Namun, kata dia, tiba-tiba pasukan itu diserang mendadak oleh sekitar 50-70 orang KKSB bersenjata campuran, baik senjata standar militer maupun senjata tradisional.

Sisriadi menuturkan pasukan berusaha memberikan perlawanan sehingga berhasil menguasai keadaan dan berhasil memukul mundur kelompok KKSB sampai menghilang ke dalam hutan.

“Prajurit TNI berhasil merampas lima pucuk senjata milik KKSB. Ditemukan satu orang mayat dan diperkirakan setidaknya tujuh hingga sepuluh orang anggota KKSB juga tewas, namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh teman-temannya,” kata Sisriadi.

Menurutnya pada pukul 15.00 WIT dua unit helikopter jenis Bell tiba dari Timika untuk melaksankan evakuasi  prajurit yang gugur. Namun, kata Sisriadi, sebelum mendarat helikopter tersebut kembali mendapatkan serangan dari KKSB. “Pasukan TNI membalas tembakan baik dari udara maupun dari darat sehingga heli berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman,” ujarnya.

sumber: Tempo.co

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.