Kami sampaikan kabar untuk anda

Pak Bupati, Anak Sungai di Tembilahan Dipenuhi Lumpur, Sampah dan Tumbuhan Liar

Kondisi parit 12 yang kini semakin sempit dan dangkal. Foto diambil dari jembatan gunung daek jalan Baharuddin Jusuf, Tembilahan, rabu (6/3)

Tembilahan, detikriau.org – Sejumlah anak sungai yang membelah Kota Tembilahan sebagian besar kondisinya tidak terawat. Diharapkan pemerintah untuk segera menyikapi.

Pantauan detikriau,org, sejumlah anak sungai yang lajim disebut “parit” dalam bahasa masyarakat setempat itu kini tampak dipenuhi dengan lumpur, sampah dan bahkan tumbuhan liar.

Turap beton yang dibangun dimasa kepemimpinan Bupati Inhil H Indra M Adnan menjadikan aliran anak sungai tampak rapi dan bersih. namun dengan semakin dangkal dan ditumbuhan tanaman liar, parit tidak lagi mampu berfungsi secara maksimal. Foto diambil dari jembatan 2 parit 13, Tembilahan. rabu (6/3)

Dengan kondisi seperti ini, hampir dipastikan, parit tidak akan mampu secara maksimal mengantar air menuju kesungai Indragiri. Akibatnya, genangan air yang naik saat pasang tinggi dan curah hujan akan semakin lama menggenangi daratan.

Belakangan, bukan hanya masalah lumpur, sampah dan tumbuhan liar, aliran parit kini juga banyak disalahgunakan oleh masyahrakat.

Badan parit yang dulunya relatif lebar, kini semakin menyempit dimanfaatkan untuk bangunan perumahan penduduk. Tanpa pengawasan, dikhawatirkan persoalan banjir yang setiap tahunnya menggenangi kota Tembilahan tidak akan pernah mampu dituntaskan.

“Pemerintah harus segera melakukan normalisasi aliran anak sungai ini, disamping tentunya mempertegas aturan agar masyarakat tidak mengalihfungsikan”. [red]

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan detikriau.org dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. detikriau.org berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.